... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

BI: BBM Dimahalkan Agar Orang-orang Kembali Jalan Kaki

KIBLAT.NET, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup signifikan, akan tetapi akomodasi biaya kebutuhan rakyat akan energi (BBM, LPG dan Listrik) akan terus meningkat di era Presiden Joko Widodo. Pasalnya anggaran subsidi kebutuhan energi dipangkas guna dialokasikan maksimal pada sektor infrastruktur.

Demikianlah diungkapkan Dadang Muljawan, Direktur Kebijakan Makro Prudential Bank Indonesia (BI) pada seminar nasional bertajuk Islamic Capital Market And Economic Devolepment di Kampus D, Universitas Gunadarma, Depok, Kamis (1/3/2018).

“Upaya Jokowi untuk meningkatkan infrastruktur cukup berani dengan mencabut anggaran belanja subsidi energi. Dengan kemajuan infrastruktur ini maka perekonomian Indonesia ikut maju. Pak Jokowi ingin rakyatnya tidak manja dengan subsidi, sehingga sengaja BBM dimahalkan agar orang-orang kembali berjalan kaki,” kata Dadang.

Dadang menjelaskan alasan memfokuskan pembangunan infrastruktur adalah di mana Indonesia sudah cukup tertinggal 20 tahun dalam dunia infrastruktur. Penyebabnya semenjak Indonesia mengalami krisis keuangan di era 1997, anggaran belanja APBN untuk infrastruktur dipangkas habis untuk mencukupi kebutuhan pangan.

“Saat ini kenaikan anggaran belanja negara tertinggi dihitung dari 2014-2018 adalah sektor Pendidikan dari Rp333,4 T menjadi Rp444,1 Triliun, Infrastruktur naik cukup besar dari Rp156,7 T menjadi Rp410,7 T, Kesehatan dari Rp59,7 T menjadi Rp111,0 T, anggaran kebutuhan energi dipangkas habis dari Rp356,3 T menjadi Rp94,5 T,” ungkapnya.

Diketahui di era Jokowi, pemerintah begitu getol membangun infrastruktur. Proyek pembangunan dilakukan di mana-mana. Namun harga kebutuhan pokok warga terus merangkak naik akibat pencabutan subsidi sedikit demi sedikit.

BACA JUGA  Soal Pelarangan Cadar, Haris Azhar: Argumentasinya Apa?

Terkait proyek-proyek yang digulirkan, pemerintah terkesan terburu-buru dalam menyelesaikannya. Sehingga banyak prosedur pembangunan diabaikan sehingga menyebabkan bangunan roboh dalam waktu singkat atau dalam proses pengerjaan. Korban pun berjatuhan.

Pengamat melihat, pengebutan pengerjaan proyek di era Jokowi ini demi “kejar tayang”. Proyek-proyek itu diduga akan dijadikan bekal untuk kampanye calon presiden 2019.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Sa’i Nyeleneh di Tanah Suci: Politisasi Umrah atau Kebodohan yang Disengaja?

Kita tidak bisa membayangkan jika, ke depan nanti jamaah umrah atau haji dari Indonesia melantunkan syair Indonesia Raya atau lagu Iwak Peyek dengan dalih cinta tanah air.

Kamis, 01/03/2018 20:34 0

Afghanistan

Usai Bertempur, Taliban Gelar Selebrasi Kemenangan di Kandahar

Dalam rilis video terbarunya, Imarah Islam (Taliban) mendokumentasikan aksi amaliyat “serangan malam” ke sebuah basis militer Afghan di provinsi Kandahar.

Kamis, 01/03/2018 19:02 1

Belanda

Pengadilan Belanda Kurangi Hukuman Terpidana Penyerang Masjid

Hukuman itu dikurangi karena pengadilan menganggap bahwa tindakan melempar bom molotov tidak membahayakan orang-orang di dalam dan di luar masjid.

Kamis, 01/03/2018 16:24 0

Opini

Tragedi Sa’i dan Keadaban Bangsa

KIBLAT.NET – Mendadak viral video yang menampilkan sekelompok jama’ah Umrah dari Indonesia menyanyikan lagu syubanul...

Kamis, 01/03/2018 14:37 0

Amerika

Ritel AS Naikan Batas Usia Beli Senjata Pasca Penembakan di SMA

raksasa ritel AS Walmart memberlakukan langkah itu setelah Dick Sporting Goods menyatakan akan menghentikan penjualan senjata bergaya penyerangan.

Kamis, 01/03/2018 14:22 0

Suriah

Warga Ghouta Timur Tolak Gunakan “Jalur Kemanusiaan” Rusia

“Jalannya terbuka lebar, akan tetapi sampai saat ini, di hari kedua, tak ada satupun yang datang,” kata sumber militer Suriah kepada kantor berita AFP, seperti dinukil Al-Sarq Al-Ausath, Rabu.

Kamis, 01/03/2018 11:45 0

Palestina

Tentara Israel Bunuh Diri di Kompleks Markas Militer

Tentara tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit Rambam di Haifa dengan menggunakan pesawat terbang sebelum akhirnya dokter mengumumkan telah tewas.

Kamis, 01/03/2018 11:19 0

Suriah

PBB: Gencatan Senjata di Ghouta Timur Belum Teraplikasi

korban tewas dan luka-luka masih terjadi di distrik Chifoniya, Gouta Timur, akibat bom gas klorin.

Kamis, 01/03/2018 08:36 0

Suriah

Gerakan Jihadis Baru Terbentuk di Suriah, Ini Seruan Pertamanya

Dewan Syariatnya merupakan para komandan Organsiasi Al-Qaidah yang diutus ke Suriah. Mereka adalah Abu Julaybib Thubas, Abu Khudaijah Al-Urduni, Sami Al-Uraydi, Abu Al-Qassam dan Abu Abdurrahman Al-Makky. Komandan-komandan tinggi lainnya mayoritas pernah bergabung dengan Jabhah Nusrah, sebelum memutuskan memisahkan diri dari Al-Qaidah.

Kamis, 01/03/2018 07:21 0

Arab Saudi

Kecelakaan Tunggal Tewaskan Jemaah Umrah Asal Tangerang

Sepasang jemaah umrah asal Serpong, Tanggerang mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Khulaish, 150 km dari Jeddah. Kecelakaan terjadi saat perjalanan dari Madinah menuju Makkah pada pukul 15.20 waktu Arab Saudi.

Rabu, 28/02/2018 17:26 0

Close