... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengadilan Belanda Kurangi Hukuman Terpidana Penyerang Masjid

Foto: Pelemparan bom molotov di masjid.

KIBLAT.NET, Den Haag – Sebuah pengadilan di Belanda mengurangi hukuman empat narapidana yang terlibat dalam serangan bom molotov di sebuah masjid di Enschede pada tahun 2016.

“Lima terpidana dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena melakukan aksi pembakaran dengan maksud terorisme pada tahun 2016,” kata Pengadilan Banding pada Selasa (27/02/2018).

Pengadilan sekarang telah mengurangi hukuman dua terpidana menjadi 36 bulan dan dua lainnya menjadi 30 bulan penjara. Sementara narapidana kelima tidak mengajukan banding atas hukumannya.

Ia menambahkan bahwa hukuman itu dikurangi karena pengadilan menganggap bahwa tindakan melempar bom molotov tidak membahayakan orang-orang di dalam dan di luar masjid. Pengadilan juga mengatakan bahwa narapidana hanya ingin menakut-nakuti.

Sebuah masjid di utara kota Drachten, Belanda, diserang pada 11 Februari. Masjid dengan mayoritas jamaah orang Maroko itu di bawah naungan Yayasan Drachten Islamic Center.

Manajer yayasan, Khalid Bennaceur mengungkapkan kronologi teror bom tersebut. “Anggota masyarakat yang datang untuk shalat di pagi hari mengatakan bahwa mereka mencium bau terpentin di dalam masjid. Kemudian, ketika kami datang untuk shalat pada siang hari, kami menyadari bahwa ada bekas dinding terbakar dan jendelanya telah rusak di sisi belakang masjid,” jelasnya.

Pada bulan September 2017, sebuah masjid di sebelah tenggara Belanda menjadi target kelompok ekstremis sayap kanan.

Sumber: Anadolu
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Begini Cara Syam Organizer Salurkan Bantuan Indonesia untuk Ghouta

Menanggapi krisis kemanusian yang terjadi di Ghouta Timur, Suriah, Syam Organizer (SO) menjalin kerjasama dengan lembaga kemanusiaan Turki untuk mendistribusikan bantuan.

Kamis, 01/03/2018 16:07 0

Indonesia

KAMMI Serukan Penggalangan Solidaritas Kemanusiaan untuk Rakyat Suriah

KAMMI menyebut rezim pemerintah Bassar al Asad telah melakukan genosida sistemis

Kamis, 01/03/2018 16:06 0

Opini

Tragedi Sa’i dan Keadaban Bangsa

KIBLAT.NET – Mendadak viral video yang menampilkan sekelompok jama’ah Umrah dari Indonesia menyanyikan lagu syubanul...

Kamis, 01/03/2018 14:37 0

Indonesia

Krisis Ghouta Timur, Pemerintah Indonesia Diminta Tegur Bashar Assad

Pemerintah Indonesia diminta melakukan pembicaraan dengan OKI menyikapi krisis kemanusiaan di Ghouta Timur

Kamis, 01/03/2018 13:47 0

Indonesia

Luncurkan Buku, Dahnil Anzar: Politik Kita Dipenuhi Nalar Rente

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meluncurkan buku berjudul Nalar Politik Rente

Kamis, 01/03/2018 12:46 0

Indonesia

Kekerasan Seksual Anak Merebak, KPAI Minta Guru Jadi Pelindung di Sekolah

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis fakta mengejutkan tentang kekerasan seksual terhadap anak.

Kamis, 01/03/2018 12:12 0

Indonesia

DDII: Internasionalisasi Haji Picu Situasi Chaos

Internasionalisasi dua tanah suci sejak dahulu dipopulerkan oleh pemimpin spiritual tertinggi Syiah sekaligus pemimpin Revolusi Iran, Khomeini.

Kamis, 01/03/2018 10:44 0

Indonesia

Aa Gym Seru Bangsa Indonesia Bantu Ghouta Timur

"Lakukan apa yang bisa dilakukan, bantulah mereka dengan donasi, ya paling tidak dengan doa," ungkapnya saat ditemui Kiblat.net usai bertemu Duta Besar Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi di Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Kamis, 01/03/2018 06:01 0

Indonesia

Saksi Fakta: Info Komunisme di PDI-P Dapat Dipertanggungjawabkan

Saksi fakta yang dihadirkan oleh tim penasihat hukum Alfian Tanjung, Ahmad Sukatmajaya mengatakan bahwa semua data yang diungkapkan oleh Alfian Tanjung sangat sesuai dengan apa yang terjadi hari ini.

Rabu, 28/02/2018 19:59 0

Indonesia

Komentari Sa’i Mars Banser, Dubes Saudi Singgung Kelompok Syiah

Osama juga mengungkit, hal serupa juga pernah dilakukan oleh pengikut Syiah saat beribadah di Baitullah Mekkah beberapa waktu lalu.

Rabu, 28/02/2018 19:20 0

Close