... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kekerasan Seksual Anak Merebak, KPAI Minta Guru Jadi Pelindung di Sekolah

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis fakta mengejutkan tentang kekerasan seksual terhadap anak. Hanya dalam dua bulan di tahun 2018, 52 anak telah menjadi korban kekerasan seksual di Jawa Timur dengan 21 pelaku.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kiblat.net, Rabu (28/02/2018), Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan jumlah tersebut belum termasuk kasus terbaru di Jawa Timur yang melibatkan 65 anak sebagai korban.

“Beberapa kasus terjadi di lingkungan sekolah yang dilakukan oknum guru,” ungkap Retno.

Hasil investigasi KPAI di Jawa Timur mengungkapkan pelaku kekerasan seksual adalah oknum guru. Guru yang dikenal berperilaku baik, sehingga tidak ada kecurigaan terhadap perilaku menyimpang mereka.

Pemerintah Kabupaten Jombang bersinergi dengan pihak terkait bertindak cepat dalam menangani kasus tersebut. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap 24 dari 25 anak korban dengan dibantu dan didampingi pihak sekolah, P2TP2A Jombang dan NGO Perlindungan anak. Selain itu, program rehabilitasi psikologis terhadap korban hingga tuntas akan dilakukan oleh pemkab tanpa pembiayaan.

Kepada KPAI, Kepolisian Jombang mengaku sudah menyelesaikan pemeriksaan dan berkas P21 sudah siap . Pelaku akan dikenakan pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 65 KUHP.

Tak hanya di Jombang, kasus kekerasan seksual oleh oknum guru juga terjadi di Surabaya. Oknum guru SD berusia 28 tahun melakukan kekerasan seksual terhadap 65 anak didiknya yang masih berusia 6-9 tahun dalam kurun waktu 2014-2017.

BACA JUGA  Uji Coba Vaksin Covid-19, Erick Thohir: Sebagai Menteri Agak Belakangan Lah

“Saat ini kasus ditangani oleh Polda Jawa Timur,” ujar Retno.

KPAI mengapresiasi kinerja jajaran Polda Jawa Timur yang bertindak sigap dalam memproses kasus tersebut. Tersangka sudah ditahan sejak 22 Februari lalu, hanya sehari setelah 4 orang tua korban melapor ke kepolisian.

Kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap anak korban serta konseling ke 42 korban dari 65 siswa. Hasil konseling menunjukkan 35 korban mengalami trauma berat dan akan dibantu pemulihannya oleh tim psikologi dari Rumah Sakit Polda Jawa Timur hingga tuntas.

Menyikapi kasus-kasus tersebut, KPAI mengimbau agar para guru memperhatikan hak dan kewajiban anak dalam memberikan perlindungan yang optimal dari berbagai aspek.

“Guru seharusnya menjadi penolong dan pelindung bagi anak didiknya di sekolah, bukan justru membahayakan anak-anak,” ujar Retno.

Menurut catatan kepolisian, kekerasan seksual terhadap anak di Jawa Timur sangat tinggi. Pada tahun 2016 tercatat 719 korban anak dengan 179 pelaku. Sedangkan tahun 2017 tercatat 393 korban anak dengan 6 pelaku.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Warga Ghouta Timur Tolak Gunakan “Jalur Kemanusiaan” Rusia

“Jalannya terbuka lebar, akan tetapi sampai saat ini, di hari kedua, tak ada satupun yang datang,” kata sumber militer Suriah kepada kantor berita AFP, seperti dinukil Al-Sarq Al-Ausath, Rabu.

Kamis, 01/03/2018 11:45 0

Palestina

Tentara Israel Bunuh Diri di Kompleks Markas Militer

Tentara tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit Rambam di Haifa dengan menggunakan pesawat terbang sebelum akhirnya dokter mengumumkan telah tewas.

Kamis, 01/03/2018 11:19 0

Suriah

PBB: Gencatan Senjata di Ghouta Timur Belum Teraplikasi

korban tewas dan luka-luka masih terjadi di distrik Chifoniya, Gouta Timur, akibat bom gas klorin.

Kamis, 01/03/2018 08:36 0

Suriah

Gerakan Jihadis Baru Terbentuk di Suriah, Ini Seruan Pertamanya

Dewan Syariatnya merupakan para komandan Organsiasi Al-Qaidah yang diutus ke Suriah. Mereka adalah Abu Julaybib Thubas, Abu Khudaijah Al-Urduni, Sami Al-Uraydi, Abu Al-Qassam dan Abu Abdurrahman Al-Makky. Komandan-komandan tinggi lainnya mayoritas pernah bergabung dengan Jabhah Nusrah, sebelum memutuskan memisahkan diri dari Al-Qaidah.

Kamis, 01/03/2018 07:21 0

Arab Saudi

Kecelakaan Tunggal Tewaskan Jemaah Umrah Asal Tangerang

Sepasang jemaah umrah asal Serpong, Tanggerang mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Khulaish, 150 km dari Jeddah. Kecelakaan terjadi saat perjalanan dari Madinah menuju Makkah pada pukul 15.20 waktu Arab Saudi.

Rabu, 28/02/2018 17:26 0

Inggris

Riset Membuktikan, Minum Alkohol Merusak DNA dan Picu Kanker

Mereka menemukan lebih banyak detail bagaimana alkohol meningkatkan risiko pengembangan 7 jenis kanker, termasuk kanker payudara dan usus.

Rabu, 28/02/2018 13:52 0

Artikel

Disharmoni Kebijakan Perdagangan dan Kebijakan Industri: Faktor Pendorong Deindustrialisasi

KIBLAT.NET – Dalam beberapa pekan terakhir, Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan perdagangan yang banyak menyedot perhatian...

Rabu, 28/02/2018 13:19 0

News

Menlu Inggris Desak Aktor Tragedi Ghouta Harus Bertanggungjawab

KIBLAT.NET, London – Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson menegaskan bahwa aktor penyebab tragedi kemanusiaan yang...

Rabu, 28/02/2018 13:07 0

News

Komisi I Minta Pemerintah Proaktif Tangani Krisis Suriah

Ia menilai bahwa ini hal yang layak untuk dicoba. Sebab, bisa saja lewat Indonesia konflik yang berkepanjangan ini dapat didamaikan.

Rabu, 28/02/2018 12:27 0

Opini

Jika Palestina di Hati Pemerintah Indonesia, Suriah di Mana?

Apa yang dialami oleh umat Islam di Palestina, seluruh dunia mengutuk atas penjajahan tersebut. Berbagai kecaman dilontarkan kepada negara-negara yang anti terhadap Israel.

Rabu, 28/02/2018 11:40 0

Close