MUI: Solusi Suriah Adalah Lengsernya Bashar Assad

KIBLAT.NET, Jakarta – Solusi utama dalam krisis Suriah adalah lengsernya Bashar Assad tanpa campur tangan negara adidaya. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengemukakan, dalang di balik krisis yang berlangsung tujuh tahun itu adalah Rusia dan Amerika Serikat.

“Masalah Suriah adalah masalah yang sudah melibatkan banyak negara, resminya memang antara Bashar Assad dan oposisi. Akan tetapi ini sudah menjadi proxy war antara Bashar Assad di belakangnya ada Rusia, Iran dan Cina sedangkan oposisi ada Saudi, Amerika dan Turki,” kata Wakil Ketua Umum MUI, Yunahar Ilyas.

“Masing-masing punya kepentingan sendiri,” lanjut dia pada Selasa (27/2/2018).

Yunahar menilai ada dua pihak yang dapat menyelesaikan krisis tersebut. Pertama lembaga yang paling tinggi yaitu PBB dengan mengundang negara OKI dan juga liga Arab.

“Apabila opsi itu tidak bisa, serahkan saja masalah ini kepada Arab karena orang Arab itu lebih mudah menyelesaikan masalah. Asalkan tidak diikuti atau dicampuri orang lain,” imbuh dia.

Ketum PP Muhammadiyah itu menegaskan agar memberi tekanan kepada Rusia dan Amerika untuk penyelesaian krisis tersebut. “Dua negara adidaya inilah penyebab jatuhnya korban dari rakyat Suriah, beberapa juta mengungsi dan 8.800 ribu orang sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Kuncinya, kata dia, adalah terletak pada posisi Bashar Assad. “Jadi pihak oposisi maunya berdamai apapun bentuknya dengan negara yang dikelola bersama tapi mereka tidak mau memberikan tempat Basar Assad. Sayangnya Bashar Assad haus akan mewarisi kekuasaan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Komisi III DPR Setuju Listyo Sigit Jadi Kapolri

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat