Ulama Palestina Sebut Serangan ke Ghouta Bagian Konspirasi Yahudi

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota Ikatan Ulama Internasional Komite Al-Quds, Syaikh Sameer Saeed menyebutkan bahwa penyerangan di Ghouta bukan secara tiba-tiba.

“Jadi penghancuran yang terjadi di Ghouta ini bukan tiba-tiba. Tapi terencana dan bagian dari strategi, ini adalah konspirasi dan strategi zionis untuk menghancurkan negeri-negeri Islam di sekitar Al-Quds,” katanya kepada Kiblat.net di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta pada Selasa (27/02/2018).

Menurutnya, Yahudi mempunyai strategi menghancurkan negara-negara Islam sekitar Palestina agar tidak ada pemimpin Muslim yang peduli dengan penderitaan Muslim Palestina.

“Irak diserang, sekarang Suriah. Supaya tidak ada pemimpin Muslim yang mampu membantu Palestina,” jelasnya.

Selain itu, ia juga memaparkan bahwa di Ghouta semua bangunan dihancurkan tidak ada yang tersisa. Bahkan, kata dia, bukan hanya menghancurkan bangunan, tapi juga semua orang di Ghouta dibunuh.

“Tidak hanya bangunan yang diserang. Tapi juga semua orang dibunuh. Kita lihat bagaimana mereka membunuh, mengebom, dari anak anak perempuan dan orang tua. Bom itu terlarang secara internasional justru digunakan untuk menghantam rakyat,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat