... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sekjen PBB: Ghouta Timur Seperti “Neraka di Atas Bumi”

Foto: Kondisi di Ghouta Timur [foto: CNN]

KIBLAT.NET, New York – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menggambarkan situasi di Ghouta Timur seperti “neraka di atas bumi”. Hal itu diungkapkannya setelah pengumuman gencatan senjata selama 30 hari di seluruh Suriah.

“Ghouta timur tidak bisa menunggu,” kata Guterres, Senin (26/02).

“Ini adalah saat yang penting untuk menghentikan neraka di atas bumi ini,” imbuhnya menggambarkan situasi di wilayah yang terkepung sejak 2013 itu.

Gambaran ini diungkapkan setelah PBB mengumumkan gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah, kecuali wilayah yang dikontrol ISIS dan faksi oposisi yang dituding berafiliasi dengan Organisasi Al-Qaidah. Akan tetapi, Ghouta Timur masih menjadi sasaran mesin pembunuh rezim Assad dan Rusia meski gencatan diumumkan.

Pada bagiannya, delegasi kemanusiaan Suriah, Emir Zaid bin Ra’ad Al-Husain, memperingatkan Guterres pentingnya menerapkan gencatan senjata di seluruh wilayah. Sudah tujuh tahun Suriah terjerembab dalam pembantaian.

“Sudah tujuh tahun gagal mengehntikan kekerasan (di Suriah), dan selama itu pembantaian massal berlangsung,” ungkapnya.

Gempuran di Ghouta Timur tak berhenti meski gencatan senjata telah diumumkan PBB. Bahkan, banyak laporan menyebutkan rezim Assad menggunakan senjata terlarang, salah satu senjata kimia.

Sumber: CNN
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ACT Berencana Bangun Pusat Kemanusiaan di Perbatasan Turki-Suriah

Untuk mengatasi kemanusiaan yang belum terang kapan akhirnya, ACT berencana membangun pusat kemanusiaan di Suriah, yang rencananya akan diinisiasi dan dikelola oleh warga Indonesia.

Selasa, 27/02/2018 06:47 0

Indonesia

PKS Nilai Menaikkan Harga BBM Diam-diam Kebijakan Semena-mena

Menurutnya, setiap kenaikan harga terutama BBM jelas memberatkan masyarakat dan bisa berdampak. Bahkan, berpotensi menurunnya daya beli masyarakat dan potensi inflasi yang tinggi.

Selasa, 27/02/2018 06:20 0

Profil

Jalan Jihad Ipar Az-Zarqawi, dari Afganistan Hingga Suriah

Seorang Khalid yang menjadi tangan kanan Zarqawi bahkan menjadi adik iparnya ternyata lebih condong kepada Al-Qaidah. Keputusan ini cukup mengejutkan bagi beberapa orang

Selasa, 27/02/2018 05:00 0

Indonesia

Fahira Idris: Pemblokiran Akun UAS, Keresahan Musuh atas Persatuan Umat

Walau sudah bisa diakses kembali, kebijakan instagram yang sempat memblokir akun Ustadz Abdul Somad (UAS) yang saat ini mempunyai pengikut 1,7 juta, memancing protes luas publik.

Senin, 26/02/2018 18:57 0

Indonesia

GNPF Ulama Bogor Curiga PK Ahok Jadi Manuver Politik

Sidang PK (peninjauan kembali) terpidana penista agama Basuki Tjahja Purnama dinilai sebagai tindakan naif dan tidak berkeadilan. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua GNPF Ulama Bogor, Willyddin Abdul Rasyid Dhani.

Senin, 26/02/2018 18:26 0

Video News

Kesaksian Relawan ACT Tentang Kondisi Ghouta Terkini

Sebagai tahap awal, ACT telah memberangkatkan Tim SOS for Syria XIV pada Jumat (23/02/2018) dan Sabtu (24/02/2018).

Senin, 26/02/2018 17:38 0

Indonesia

ACT Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Ghouta Suriah

Imam menegaskan faktanya tragedi kemanusiaan tengah berlangsung di Ghouta Timur. Manusia-manusia paling rentan, khususnya anak-anak, setiap saat terancam meregang nyawa.

Senin, 26/02/2018 16:38 0

Indonesia

PKS Desak Pemerintah Lakukan Langkah Konkret untuk Ghouta

Anggota Komisi I ini berharap dunia internasional bisa mengambil langkah multilateral untuk menghentikan tragedi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, pemerintah Indonesia juga harus mengambil langkah konkret.

Senin, 26/02/2018 16:18 0

Suara Pembaca

Pemuda, Miras dan Zat Adiktif yang Memabukkan

Jika dulu orang hanya mengenal miras untuk mabuk, tetapi saat ini anak muda kita sudah banyak yang sangat kreatif, bayangkan saja mereka bukan cuma bisa fly dengan menenggak miras, tetapi ajaibnya sekarang ini mereka bahkan bisa mabuk dengan menggunakan; lem Aibon, bensin, atau pampers dan pembalut wanita.

Senin, 26/02/2018 13:08 0

Indonesia

Gencatan Senjata PBB di Ghouta, Oposisi: Kami Akan Balas Jika Diserang

Sayangnya, rezim Assad secara rutin menyebut lawan-lawannya di Suriah sebagai "teroris" yang harus dimusnahkan.

Senin, 26/02/2018 11:30 0

Close