... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ACT Berencana Bangun Pusat Kemanusiaan di Perbatasan Turki-Suriah

KIBLAT.NET, Jakarta – Konflik di Suriah sudah memasuki tahun ketujuh, dan sampai saat ini belum ada nuansa untuk berdamai. Entah sampai kapan tanah yang dimaktubkan dalam hadits akhir zaman itu terus dilanda konflik. Demikian diungkapkan oleh wakil presiden lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Syuhelmaidi Syukur.

Untuk mengatasi kemanusiaan yang belum terang kapan akhirnya, ACT berencana membangun pusat kemanusiaan di Suriah, yang rencananya akan diinisiasi dan dikelola oleh warga Indonesia.

“Kita pertama misinya adalah penyelamatan cepat berupa bantuan pada fase tanggap darurat. Selain itu, Kami juga tengah mempersiapkan program bantuan jangka panjang. Program tersebut bernama Indonesia Humanitarian Center (IHC),” ungkap Syukur saat ditemui Kiblat.net, di kantornya, Menara 165, Jakarta Timur, Senin (26/02/2018).

Digulirkannya program jangka panjang ini, kata Syukur, salah satu alasannya untuk menyuplai kebutuhan logistik pengungsi Suriah yang serba terbatas. IHC disebut Syukur akan fokus pada penyediaan bantuan dasar seperti pangan dan medis. Untuk tahap awal, bantuan logistik yang akan disediakan berjumlah 1.000 ton pangan.

Pusat kemanusiaan Indonesia ini direncanakan didirikan di perbatasan Turki –Suriah. Nantinya, selain untuk menampung logistik bagi pengungsi, juga akan jadi pusat medis, dan menyediakan alat seputar kemanusiaan seperti ambulance, truk dan alat berat lainnya.

“Melihat ekskalasi kemanusiaan ini, 7 tahun ini tidak ada kata sepakat untuk menghentikan perang ini. Karenanya ACT sebagai lembaga kemanusiaan, dan Indonesia sebagai bangsa yang besar, harus membuktikan bagaimana kita bisa membantu krisis kemanusiaan saudara kita di luar negeri dalam langkah panjang, dan semoga kita dimudahkan menyelesaikan masalah di dalam negri,” ungkap Syukur.

BACA JUGA  KPK Temukan Sejumlah Peluang Tindak Pidana Korupsi pada Kartu Prakerja

Filosofi IHC, sebut Syukur, bagaimana ketika Indonesia membantu manusia di kejauhan, maka Allah akan membantu bangsa Indonesia. Ketika Indonesia memudahkan urusan negara orang, maka Allah akan memudahkan urusan bangsa.

Untuk proses pendirian IHC, saat ini tim ketiga ACT yang khusus untuk persiapan IHC sedang menyiapkan lahan yang nantinya akan dijadikan tempat berdirinya IHC. Lebih spesifik, Syukur mengatakan bahwa IHC akan bertempat di sekitar Raihanli, yaitu perbatasan Suriah dan Turki.

“Kita juga sedang menyiapkan soal perizinannya. Target kita, dalam jangka enam bulan ke depan, sudah ada wujud yang bisa dilaporkan ke khalayak umum. IHC di Suriah ini sama seperti di Rohingnya, kita bangun tempat untuk jangka panjang aksi kemanusiaan,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Jalan Jihad Ipar Az-Zarqawi, dari Afganistan Hingga Suriah

Seorang Khalid yang menjadi tangan kanan Zarqawi bahkan menjadi adik iparnya ternyata lebih condong kepada Al-Qaidah. Keputusan ini cukup mengejutkan bagi beberapa orang

Selasa, 27/02/2018 05:00 0

Video News

Kesaksian Relawan ACT Tentang Kondisi Ghouta Terkini

Sebagai tahap awal, ACT telah memberangkatkan Tim SOS for Syria XIV pada Jumat (23/02/2018) dan Sabtu (24/02/2018).

Senin, 26/02/2018 17:38 0

Afghanistan

Serangan Taliban Targetkan Markas Militer di Provinsi Farah

Jumlah korban di pihak tentara nasional Afghan (ANA) simpang siur. Menteri Pertahanan mengklaim kehilangan 18 tentara yang tewas dan beberapa luka-luka.

Senin, 26/02/2018 15:57 0

News

JITU Tegaskan Tak Berafiliasi dengan Partai Apapun

Organisasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU) buka suara soal tuduhan keji bahwa JITU merupakan organisasi jurnalis muslim yang memproduksi hoax dan terkait dengan partai tertentu. Menurut Ketua JITU, Pizaro, fitnah tersebut dibuat untuk menjatuhkan JITU.

Senin, 26/02/2018 15:31 0

Suriah

Peta Kontrol Faksi-faksi yang Berjuang di Ghouta Timur

Faylaq Ar-Rahman (faksi Free Syrian Army atau FSA) dan Jaisyul Islam (faksi Islamis yang beorientasi paham “salafi”) menjadi faksi paling menonjol dan memiliki wilayah paling luas. Keduanya pernah terlibat ketegangan hingga berujung bentrok bersenjata.

Senin, 26/02/2018 14:30 0

Suara Pembaca

Pemuda, Miras dan Zat Adiktif yang Memabukkan

Jika dulu orang hanya mengenal miras untuk mabuk, tetapi saat ini anak muda kita sudah banyak yang sangat kreatif, bayangkan saja mereka bukan cuma bisa fly dengan menenggak miras, tetapi ajaibnya sekarang ini mereka bahkan bisa mabuk dengan menggunakan; lem Aibon, bensin, atau pampers dan pembalut wanita.

Senin, 26/02/2018 13:08 0

Opini

Narkoba, Ancam Stabilitas Negara

Jumlah pengguna narkoba di Indonesia hingga November 2015 mencapai 5,9 juta orang.

Senin, 26/02/2018 11:05 0

Suriah

600 Pasukan Kurdi Gabung Militer Turki di Afrin

Brigade Kurdi Hawks sendiri dibentuk oleh Divisi Hamza, mencakup 400 pejuang Kurdi dari Azaz dan 200 elemen Arab, yang juga dikenal sebagai 'baret merah'.

Senin, 26/02/2018 10:52 0

Artikel

Narasi Angka dan Al-Quran: Kajian Integrasi Matematika dalam Pelaksanaan Shalat

Matematika adalah bahasa simbol dalam perhitungan arah kiblat dan waktu salat, artinya dalam perhitungan arah kiblat dan waktu salat diperlukan sebuah bahasa dan simbol sebagai alat komunikasinya.

Senin, 26/02/2018 10:27 0

Iran

Iran: Gencatan di Ghouta Timur Tak Berlaku bagi “Jabhah Nusrah”

“Perang terhadap Jabhah Nusrah berlanjut sampai sebagian wilayah di Ghouta Timur steril,” kata Baqeri, seperti dilansir Al-Jazeera pada Ahad (25/02).

Senin, 26/02/2018 10:13 0

Close