... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Uni Eropa: Rusia dan Iran Restui Pembantaian di Ghouta Timur

Foto: Warga sipil Suriah korban pembantaian di Ghouta Timur yang dilakukan rezim Nushairiyah pimpinan Bashar Assad

KIBLAT.NET, Brussel – Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk menyebut Rusia dan Iran telah merestui rezim Assad untuk melakukan pembantaian di Ghouta Timur.

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan informal para pemimpin Uni Eropa di Brussels, Tusk mengatakan bahwa pemerintah Rusia dan Iran telah membiarkan kebrutalan yang dilakukan rezim Assad.

“Rezim Assad secara brutal menyerang pria, wanita dan anak-anak yang tidak bersalah. Para pendukungnya termasuk Rusia dan Iran hanya membiarkan ini terjadi,” katanya pada Jum’at (23/02).

Selanjutnya, Tusk mendesak Rusia-Iran untuk menghentikan serangan rezim Assad ke wilayah Ghouta Timur. Penguasa Suriah diminta memberikan akses bantuan bagi warga sipil.

“Kami mendesak mereka untuk menghentikan kekerasan ini. Uni Eropa meminta gencatan senjata segera, dan untuk memberikan akses kemanusiaan yang mendesak untuk perlindungan warga sipil,” ungkapnya.

Perlu diketahui, pernyataan ini muncul setelah adanya pembantaian yang dilakukan rezim Assad di Ghouta Timur selama enam hari. Sampai saat ini, Observatorium HAM Suriah melaporkan bahwa korban tewas telah mencapai angka 400 orang dan 2.100 lainnya mengalami luka-luka.

Meski situasi di Suriah begitu pemprihatinkan, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia tetap mengatakan bahwa Rusia tidak akan mendukung sebuah proposal gencatan senjata PBB. Dia menyebut gencatan senjata itu “tidak realistis”. (Ima)

Redaktur: Dio Alifullah
Sumber: Anadolu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Uni Eropa: Rusia dan Iran Restui Pembantaian di Ghouta Timur”

  1. Dedy

    Penyerangan Ghouta adalah serangan pada kelompok: Empat kelompok utama TI, Failaq Ar-Rahman, Ahra Ash-Sham dan Komite Pembebasan Levant (LLC) yang juga dikenal dengan nama Front An-Nusra, yang memiliki hubungan dengan Alqaidah.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Empat Bentuk Kezaliman Terhadap Ulama yang Harus Anda Ketahui

Wakil Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis) Ustadz Jeje Zaenudin menyebut ada 4 kategori kezaliman terhadap ulama

Sabtu, 24/02/2018 09:45 0

Artikel

Politik Kebencian Negara Terhadap Umat Islam, dari Amerika Sampai Indonesia

Laporan tahunan Amnesty International menyoroti politik kebencian telah menyebar ke seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia

Jum'at, 23/02/2018 23:51 0

Indonesia

Viktor Sakiti Umat Dibebaskan, Alfian Ingatkan PKI Ditahan

Tokoh reformasi ini mengungkapkan, saat ini perasaan umat Islam sangat sensitif. Terlebih, setelah melihat kasus Viktor Laiskodat yang jelas menantang akan membunuh umat Islam dengan kata-katanya.

Jum'at, 23/02/2018 21:02 0

Indonesia

Ahok Ajukan PK, Begini Tanggapan Pelapor

Salah satu saksi pelapor dalam kasus penistaan agama Ahok, Pedri Kasman mengungkapkan bahwa pengajuan PK ke Mahkamah Agung (MA) merupakan hak Ahok sebagai warga negara.

Jum'at, 23/02/2018 20:30 0

Indonesia

Akan Dirawat di RSCM, Begini Kondisi Ustadz ABB

Anggota Tim Pengacara Muslim (TPM), Farid Ghozali mengungkapkan kondisi Ustadz Abu Bakar Ba'asyir yang terbaru. Menurutnya, Ustadz Abu saat ini mengalami sakit pada bagian kaki.

Jum'at, 23/02/2018 20:02 0

Opini

Masih Ada Harapan di Ghouta Timur

Jangan pernah sekalipun berpikir bahwa harapan itu tidak mungkin terwujud, sekalipun di tempat sekacau Ghouta Timur

Jum'at, 23/02/2018 19:40 0

Tazkiyah

Melawan Seorang Atheis dengan Batang Rumput

Seorang atheis yang tidak yakin adanya Allah menemui seorang ulama. Ia keluarkan semua kepandaiannya untuk membantah para ulama dan mereka membuat perjanjian untuk mengadakan pertemuan khusus di depan umum.

Jum'at, 23/02/2018 19:30 0

Indonesia

Kata Pengamat Soal Utang Menumpuk hingga Robohnya Proyek Infrastruktur

Pengamat Ekonomi, Dr. Enny Sri Hartati mengungkapkan kekhawatiran terhadap utang yang semakin menumpuk. Tak hanya oleh pemerintah, BUMN pun menurut Enny mempunyai utang yang tak kalah mengkhawatirkan.

Jum'at, 23/02/2018 18:55 0

Indonesia

TPM Bantah Perawatan Ustadz ABB Hasil Musyawarah Jokowi-KH Ma’ruf Amin

Anggota Tim Pengacara Muslim (TPM), Farid Ghozali membantah bahwa perawatan ini karena campur tangan Kyai Ma'ruf Amin dan Presiden Jokowi.

Jum'at, 23/02/2018 18:09 0

Indonesia

Utang Negara Tak Tingkatkan Produktivitas Pemerintah

Dr. Enny Sri Hartati mengungkapkan, hutang negara tidak menaikan produktivitas pemerintah. Berbeda dengan negara lain semisal Amerika dan Jepang.

Jum'at, 23/02/2018 18:01 0

Close