Tingkatkan Kualitas Santri, FP2I Banyumas Gelar Lomba Lintas Pesantren

KIBLAT.NET, Purbalingga – Dalam rangka meningkatkan kualitas peserta didik pondok pesantren, Forum Pemerhati Pendidikan Islam (FP2I) Banyumas pada Kamis (22/02/2018) menggelar perlombaan dengan tema ‘Lomba Lintas Pesantren’. Lombah ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Islam Nurul huda, Purbalingga, Jawa tengah.

Peserta lomba dari berbagai almamater, di antaranya Ponpes Nurul Huda, Al-Manshuroh, Al-Muaddib, Nurul Ummah, Al-Husna dan Khoiru Ummah.

Ustadz Muhammad Fatih, Ketua FP2I Banyumas, mengatakan bahwa tujuan diadakannya lomba semacam ini intinya untuk menggali potensi yang dimiliki oleh para santri. Sehingga ke dapannya diharapkan mampu memberi inspirasi baru bagi santri yang lain.

“Kegiatan ini adalah sebagai salah satu evaluasi bagi masing-masing pesantren. Dengan adanya lomba semacam ini, nantinya pesantren-pesatren tahu mana kelebihannya dan kekurangannya. Dengan adanya evaluasi seperti ini nantinya dapat terwujud hajat pendidikan, pengaderan dan dakwah kaum Muslimin semakin baik,” ungkapnya di Ponpes Nurul Huda, Purbalingga pada Kamis (22/02/2018).

Akan tetapi, Staf pengajar Ponpes Nurul Huda ini menandaskan tidak menutup kemungkinan terjadinya saling merasa ungguh antara satu pesantren dan pesantren yang lain selama perlombaan. Untuk itu, pihaknya sudah mengantisipasi dan memahamkan kepada pesantren yang ikut lomba bahwa ini bukan ajang mencari musuh.

“Kita sampaikan kepada para asatidz serta santrinya bahwa sesama pesantren itu bukanlah musuh,” tegasnya.

Fatih menambahkan bahwa lomba-lomba semacam ini akan terus digalakkan. Harapan besar dari gelaran seperti ini memberikan sumbangsih kepada dakwah Islam karena didukung SDM yang mumpuni.

BACA JUGA  MHH Muhammadiyah Nilai Info Komnas HAM Soal Penembakan Laskar Tak Seimbang

Untuk diketahui, dalam Lomba Lintas pesantren tersebut terdapat beberapa macam perlombaan diantaranya Tahfidz Qur’an, PBB, Tata boga, Cerdas Cermat Keislaman (CCK), Drama berbahasa arab, Pidato 4 bahasa, Qiroatul Kutub (membaca kitab), hafalan Hadist dan diakhiri dengan Outbond. Acara ini juga nantinya akan berlangsung selama 2 hari, dimulai pada hari Kamis 22 Februari hingga Sabtu (24/02/2018) mendatang.

Reporter: Afriza DS
Editor: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat