... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Orang Gila Teror Ulama, Peran Lembaga Intelijen Dipertanyakan

Foto: Sekretaris Jenderal Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) Djuju Purwantoro

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekretaris Jenderal Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) Djudju Purwantoro menilai fenomena pidana pembunuhan dan intimidasi kepada ulama dan ustadz yang akhir-akhir ini kembali terjadi merupakan peristiwa hukum serius bagi umat muslim.

Djudju melihat ada upaya kriminalisasi dan intimidasi yang terstruktur dan masif kepada umat Islam. Hal itu dilakukan oleh suatu kekuatan yang belum jelas, bahkan tidak diperjelas oleh pihak berwajib ataupun penguasa.

“Rangkaian peristiwa pembunuhan dan upaya kriminalisasi kepada para ulama dan ustadz kok seperti ada skenario dan ada sutradaranya saja,” ungkap Djuju melalui rilisnya, Jumat (23/02/2018).

Menurutnya, peristiwa tersebut seperti efek domino, tersebar dari satu daerah ke daerah lain utamanya di wilayah Jabar. Sementara, tidak tampak sedikitpun adanya peringatan dini terutama dari aparat keamanan atau lembaga intelijen di negeri ini, dalam upaya antisipasi atas tindak pidana kriminal yang menyasar elemen umat Islam.

Secara hukum, Djuju melihat fenomena itu sebagai hal yang aneh dan diluar prosedur (due process of law). Keanehan yang dimaksud adalah para pelaku yang tertangkap langsung saja dituduh sebagai orang gila, walaupun belum dilakukan pemeriksaan secara medis dengan teliti dan detail.

“Apakah kalau memang benar orang gila, kok mereka bisa memilih atau menyasar korbannya hanya kepada ulama atau ustadz. Secara kasat mata seperti ada pembiaran dan diskriminasi atas kasus tersebut,” ungkapnya.

BACA JUGA  Lagi, Kementerian Perdagangan Bakal Impor Jagung

Ia mempertanyakan peran lembaga inteligen dalam situasi saat ini. Badan intelijen dinilainya tidak memiliki indera kekritisan dalam menghadapi musibah yang jelas-jelas menimpa para ulama dan ustadz pemeluk agama mayoritas negeri ini.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Uni Eropa Siapkan Langkah-langkah Hadapi Ancaman Sanksi AS

Uni Eropa memperingatkan pada hari Selasa (20/02/2018) bahwa mereka akan mengambil “langkah-langkah yang tepat” untuk melindungi kepentingannya apabila AS menerapkan sanksi dengan menetapkan tarif tinggi bagi ekportir Eropa.

Jum'at, 23/02/2018 16:55 0

Opini

Muhammad Jefri, Densus 88, dan Bu Dendy

Ada kesamaan antara Bu Dendy dengan Densus 88, mudah tersulut emosi, mudah memvonis, dan bertindak di luar kewenangannya

Jum'at, 23/02/2018 14:52 0

Suriah

Kesaksikan Dokter di Ghouta: Kami Melihat Pembantaian Besar

“Saya belum pernah manyaksikan gempuran sedahsyat ini,” imbuhnya.

Jum'at, 23/02/2018 14:49 1

Khazanah

Duduk Seperti ini dilarang Saat Mendengarkan Khutbah, Mengapa?

KIBLAT.NET - Dalam pelaksanaan shalat Jumat, seorang muslim tidak hanya fokus pada hal-hal yang diwajibkan saja. Namun ia juga harus memerhatikan perkara sunnah atau adab-adab lainnya agar keutamaan shalat jumat bisa diraih dengan sempurna. Salah satunya, ketika mendengarkan khutbah kita dilarang untuk duduk dengan melipat kedua kaki ke perut.

Jum'at, 23/02/2018 10:28 0

Eropa

Rusia Sudah Uji Coba 200 Jenis Senjata Baru di Suriah

Ini sebagai pesan kepada dunia internasional bahwa Rusia memiliki senjata yang mumpuni.

Jum'at, 23/02/2018 08:48 0

Irak

Baghdad Pulangkan Empat Wanita dan 27 Anak-anak ISIS Asal Rusia

"Mereka tertipu untuk bergabung dengan Da'ash (ISIS)," kata seorang juru bicara kementerian kepada wartawan, seperti dinukil Reuters

Jum'at, 23/02/2018 07:35 0

News

Tim Advokasi Keluarga MJ Dihadang , Maneger Nasution: Itu Premanisme

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menyesalkan penghadangan yang diterima Tim Pembela kemanusiaan (TPK) saat hendak mengadvokasi istri Muhammad Jefri. Ia menegaskan bahwa setiap orang punya hak untuk masuk ke setiap daerah selama di teritori Indonesia.

Kamis, 22/02/2018 21:26 0

Editorial

Editorial: (Densus) Belajar dari Kasus Siyono

Dari kasus MJ di atas, rupanya terlihat ada perubahan strategi yang dilakukan oleh Densus 88 dalam penanganan korban penyiksaan. Bukan strategi interogasi dengan penyiksaan yang dikendurkan, namun pengetatan dalam pengawalan korban. Korban yang telah hilang nyawanya ini jangan sampai bersuara keras lagi seperti mayat Siyono yang masih nyaring bunyinya.

Kamis, 22/02/2018 14:27 1

Suriah

Pasukan Assad di Ghouta Timur Bukan Memerangi Teroris, Tapi Warga Sipil

Rezim Assad sengaja menargetkan infrastruktur dan rumah sakit sipil. Akses kemanusiaan ke wilayah tersebut juga dihalangi untuk memaksa pejuang oposisi menyerah.

Kamis, 22/02/2018 14:05 0

Afrika

AS Tetapkan Ansharul Islam di Sahel Afrika sebagai Organisasi Teroris

Ansharul Islam dibentuk pada tahun 2016 di kawasan hutan Mondoro, Mali, oleh Boureima Dicko, seorang imam setempat yang juga dikenal dengan nama Ibrahim Dicko.

Kamis, 22/02/2018 13:43 0

Close