... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tim Advokasi Keluarga MJ Dihadang , Maneger Nasution: Itu Premanisme

Foto: beberapa warga yang menghadang Tim Pembela Kemanusiaan

KIBLAT.NET, Jakarta- Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menyesalkan penghadangan yang diterima Tim Pembela kemanusiaan (TPK) saat hendak mengadvokasi istri Muhammad Jefri. Ia menegaskan bahwa setiap orang punya hak untuk masuk ke setiap daerah selama di teritori Indonesia.

“Publik sungguh sangat menyesalkan aksi premanisme itu. Adalah hak konstitusional setiap warga negara untuk memasuki, pergi, menetap, dan meninggalkan seluruh teritori NKRI,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Kamis (22/02/2018).

Ia juga menegaskan bahwa jika ada perbedaan pandangan terhadap sesuatu, masih tersedia cara yang lebih elegan dan beradab, yaitu dengan dialog. Bukan dengan cara-cara premanisme.

“Tidak boleh ada kelompok yang memeriksa identitas orang tanpa hak, apalagi dengan memaksa. Mereka tidak punya mandat menghadang orang. Mereka tidak punya mandat memeriksa identitas orang, apalagi dengan memaksa, itu premanisme,” tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa Kepolisian harus mengusut tuntas kasus premanisme itu secara profesional dan mandiri. Bahkan, polisi perlu untuk meminta pertanggungjawaban pelaku, mengungkap aktor intelektual, dan motifnya sesuai hukum yang berlaku.

“Negara khususnya Kepolisian tidak boleh tunduk kepada pelaku-pelaku premanisme. Negara harus memastikan bahwa peristiwa yang sama tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” tegasnya.

Dalam hal ini, ia juga menilai bahwa aroma by design dan sekenario adu dombanya sangat terasa. Namun, ia meminta kepada masyarakat tidak terpancing dan terprovokasi, hindari main hakim sendiri.

BACA JUGA  Pentagon Bantah Wacana Penambahan 14.000 Pasukan di Timur Tengah

“Mari hadirkan kepercayaan kepada kepolisian, seberapa tipis pun sisa-sisa trust (kepercayaan.red) itu untuk menghentikan dan memproses praktik premanisme itu,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ICMI: Jangan Ada Beda Perlakuan dalam Kasus Penyerangan Tokoh Agama

Ketua umum ICMI Jimly Asshiddiqie menegaskan penyerangan terhadap tokoh agama adalah sesuatu yang serius

Kamis, 22/02/2018 20:59 0

Indonesia

Indonesia Dukung Deklarasi Cotonou untuk Al-Quds

Pertemuan Tahunan ke-6 OIC-Broadcasting Regulatory and Authority Forum (IBRAF) di Cotonou, Benin, ditutup dengan disepakatinya Cotonou Declaration on Al Quds

Kamis, 22/02/2018 19:09 0

Indonesia

Saksi Ahli JPU: Alfian Tanjung Tak Dapat Dipidana Karena Cuitannya

Alfian Tanjung dilaporkan karena cuitan di Twitter tentang “85% Kader PKI ada di PDIP”.

Kamis, 22/02/2018 16:15 0

Indonesia

Komnas HAM: Serangan ke Tokoh Agama Pengaruhi Pilkada

Komnas HAM masih mendalami fenomena penyerangan terhadap tokoh agama tersebut.

Kamis, 22/02/2018 15:23 0

Editorial

Editorial: (Densus) Belajar dari Kasus Siyono

Dari kasus MJ di atas, rupanya terlihat ada perubahan strategi yang dilakukan oleh Densus 88 dalam penanganan korban penyiksaan. Bukan strategi interogasi dengan penyiksaan yang dikendurkan, namun pengetatan dalam pengawalan korban. Korban yang telah hilang nyawanya ini jangan sampai bersuara keras lagi seperti mayat Siyono yang masih nyaring bunyinya.

Kamis, 22/02/2018 14:27 1

Indonesia

Habib Rizieq Soroti Kasus Korupsi Honggo hingga PK Ahok

Meski tak jadi pulang ke Indonesia, Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Muhammad Rizieq Shihab tetap mengapresiasi segenap panitia dan umat Islam yang hadir dalam acara istighosah dan penyambutan dirinya di Masjid Baitul Amal, Cengkareng. 

Kamis, 22/02/2018 12:28 0

Suara Pembaca

Solidaritas Muslim Salurkan Donasi untuk Keluarga Anggota FPI Klaten 

Donasi diserahkan melalui keluarga Sulis di rumah orangtuanya di Klaten Jawa Tengah yang dibersamai oleh Ketua FPI Klaten.

Kamis, 22/02/2018 11:31 0

Indonesia

Fahira Idris Ingatkan Infrastruktur Jangan untuk ‘Jualan’ Keberhasilan

Maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, menjadi sorotan sekaligus catatan buruk pemerintah. Pasalnya, kecelakaan dalam pengerjaan infrastruktur kerap menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik.

Rabu, 21/02/2018 20:06 0

Indonesia

Mabes Polri Janji Ungkap Kasus Rekayasa Orang Gila Serang Ulama 2 Minggu Lagi

Kabareskrim Mabes Polri berjanji mengungkap kasus serangan ulama oleh orang gila dalam dua minggu

Rabu, 21/02/2018 19:04 0

Analisis

Perang Tipu Daya dan Isu Kepulangan Habib Rizieq

Penjelasan Sun Tzu, lagi-lagi membuat kita terpaksa mengerti bahwa sasaran tipu daya itu adalah lawan, bukan kawan kita sendiri. Sehingga untuk merencanakan sebuah gerakan desepsi perlu sebuah skenario yang utuh dan perencanaan yang matang.

Rabu, 21/02/2018 16:13 1

Close