... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Tetapkan Ansharul Islam di Sahel Afrika sebagai Organisasi Teroris

Foto: Mujahidin Mali.

KIBLAT.NET, Burkina Faso – Departemen Luar Negeri AS pada hari Selasa (20/02/2018) kembali menambahkan kelompok jihadis asal Burkina Faso, yaitu Ansharul Islam yang terkait dengan al-Qaidah di Mali, ke dalam daftar penetapan khusus organisasi teroris global. Menurut Deplu AS, Ansharul Islam terlibat dalam berbagai serangan di bagian utara Burkina Faso di dekat perbatasan Mali.

Ansharul Islam dibentuk pada tahun 2016 di kawasan hutan Mondoro, Mali, oleh Boureima Dicko, seorang imam setempat yang juga dikenal dengan nama Ibrahim Dicko. Awalnya, Dicko ingin menghubungkan kelompoknya itu dengan Ansharuddin yang bernaung di bawah AQIM (al-Qaeda in the Islamic Maghreb) pada tahun 2013. Belum sempat mewujudkan keinginannya tersebut, Dicko tertangkap oleh pasukan Perancis dan kemudian dibebaskan pada tahun 2015. Awal 2017, Dicko dikabarkan terbunuh, lalu posisinya digantikan oleh adiknya, yaitu Ja’far.

Ja’far sempat bergabung dengan Katibah Macina (MLF) di bawah Ansharuddin di selatan Mali sebelum aktif di Ansharul Islam. Menurut sebuah sumber, pemimpin Katibah Macina, Amadou Kouffa, berperan penting dalam melatih Ansharul Islam.

Ansharul Islam sendiri memulai debutnya dengan sebuah serangan pada bulan Desember 2016 di kota Nassoumbou, Burkina Faso utara, yang memakan korban sedikitnya 12 tentara tewas. Insiden yang merupakan serangan terbesar di Burkina Faso itu juga melibatkan anggota-anggota Katibah Macina dan Katibah Serma. Keduanya di bawah struktural Ansharuddin. Selanjutnya, Ansharul Islam mulai banyak terlibat dalam berbagai serangan di Mali bagian tengah yang berkolaborasi dengan kedua unit katibah tersebut. Deplu AS secara khusus menyebut rekam jejak serangan Ansharul Islam.

BACA JUGA  Khalifa Haftar Seru Pasukan Ambil Alih Tripoli

Ansharul Islam memperoleh pelatihan dan dukungan yang sangat besar dari Katibah Macina dan Katibah Serma. Pada bulan Maret 2017, Ansharuddin beserta unit-unit underbow-nya, AQIM di Sahara, dan al-Murabithun bergabung dan melebur menjadi kelompok baru, yaitu JNIM (Jama’ah Nusrah lil Islam wal Muslimin). Belum ada data sejauh apa peran Ansharul Islam di dalam tubuh konglomerasi jihadis (JNIM) tersebut. Menurut sebuah sumber yang sama, Ansharul Islam masih sangat terkait dengan JNIM, baik secara ideologi, operasional, maupun logistik.

JNIM dan kelompok-kelompok yang tergabung di dalamnya sudah lama beroperasi di Burkina Faso dengan melancarkan amaliyat-amaliyat seperti penculikan terhadap pemimpin musuh dan serangan-serangan berprofil tinggi di ibukota Ouagadougou. Ansharus Islam mereprestasikan sebuah unit atau front baru yang membawa misi al-Qaidah dalam menebarkan ideologi dan operasi militer di Burkina Faso.

Ansharul Islam dan JNIM menjadi entitas yang paling bertanggung jawab atas berbagai serangan jihadis selama 2017. Intensitas aksi-aksi mereka terus meningkat sejak 2016, dan diprediksi ke depan belum ada tanda-tanda menurun grafiknya. Menyikapi fenomena ini, AS menyalahkan komunitas penduduk setempat yang mereka tuding banyak membantu dalam proses perekrutan dan regenerasi jihadis.

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Habib Rizieq Soroti Kasus Korupsi Honggo hingga PK Ahok

Meski tak jadi pulang ke Indonesia, Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Muhammad Rizieq Shihab tetap mengapresiasi segenap panitia dan umat Islam yang hadir dalam acara istighosah dan penyambutan dirinya di Masjid Baitul Amal, Cengkareng. 

Kamis, 22/02/2018 12:28 0

Suara Pembaca

Solidaritas Muslim Salurkan Donasi untuk Keluarga Anggota FPI Klaten 

Donasi diserahkan melalui keluarga Sulis di rumah orangtuanya di Klaten Jawa Tengah yang dibersamai oleh Ketua FPI Klaten.

Kamis, 22/02/2018 11:31 0

Indonesia

Fahira Idris Ingatkan Infrastruktur Jangan untuk ‘Jualan’ Keberhasilan

Maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, menjadi sorotan sekaligus catatan buruk pemerintah. Pasalnya, kecelakaan dalam pengerjaan infrastruktur kerap menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik.

Rabu, 21/02/2018 20:06 0

Indonesia

Mabes Polri Janji Ungkap Kasus Rekayasa Orang Gila Serang Ulama 2 Minggu Lagi

Kabareskrim Mabes Polri berjanji mengungkap kasus serangan ulama oleh orang gila dalam dua minggu

Rabu, 21/02/2018 19:04 0

Analisis

Perang Tipu Daya dan Isu Kepulangan Habib Rizieq

Penjelasan Sun Tzu, lagi-lagi membuat kita terpaksa mengerti bahwa sasaran tipu daya itu adalah lawan, bukan kawan kita sendiri. Sehingga untuk merencanakan sebuah gerakan desepsi perlu sebuah skenario yang utuh dan perencanaan yang matang.

Rabu, 21/02/2018 16:13 1

Indonesia

Amien Rais: Di Balik Kasus Penyerangan Ulama Ada Siluman

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Amien Rais mempertanyakan kinerja Polri dalam mengusut dalang di balik kasus penyerangan terhadap ulama.

Rabu, 21/02/2018 13:31 0

Video Kajian

Konsep Unggul, Tapi Umat Kalah, Mengapa?

KIBLAT.NET – Konsep Unggul, Tapi Umat Kalah, Mengapa? Bila dibandingkan, menurut penjelasan Ustadz Farid, umat...

Rabu, 21/02/2018 13:17 0

Indonesia

Kasus Penyerangan Ulama Tak Kunjung Tuntas, API Jabar Ultimatum Kapolri

Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mundur jika tidak bisa menuntaskan kasus penyerangan terhadap ulama yang semakin marak.

Rabu, 21/02/2018 12:17 0

Indonesia

Ini yang Dilakukan TPM Tindaklanjuti Kasus Kematian Jefri

Ardilla, istri almarhum Muhammad Jefri meminta bantuan Tim Pengacara Muslim (TPM) untuk mengusut tuntas kematian suaminya yang dinilai janggal.

Rabu, 21/02/2018 11:57 0

Indonesia

100 Lebih Ahli Hukum Akan Berkumpul Bela Habib Rizieq

Advokat GNPF Ulama, Nasrullah Nasution mengungkapkan, ada lebih dari 100 orang pakar hukum yang akan membela Habib Rizieq Syihab.

Rabu, 21/02/2018 11:09 0

Close