... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia Pasok Suriah Senjata Sebelum Pembantaian Ghautah Timur Dimulai

KIBLAT.NET, Damaskus – Militer Suriah dilaporkan menerima pasukan senjata dan amunisi sebelum gempuran sengit ke Ghautah Timur di pedesaan Damaskus terjadi. Harian online Suriah, Zaman Al-Wasl, pada Rabu (21/02) melaporkan bahwa Moskow mengirim senjata dan bom udara kepada militer Assad sehari sebelum penyerangan intens di Ghauta Timur.

Sebagian besar amunisi dan senjata ini dikirim ke bandara militer Al-Dumayr, 30 mil (45 km) di sebelah timur ibukota dan terletak di gerbang timur pinggiran Ghautah.

Tak hanya lewat udara, pasokan senjata itu juga dikirim via darat. Kendaraan militer Rusia yang dilengkapi dengan rudal dan persenjataan lainnya terpantau menuju Sayqal, Khalkhalah, dan al-Nasiriyah pada hari Sabtu. Kendaraan itu bertolak dari pangkalan militer Rusia di Lattakia.

Tidak hanya itu, pemerintah Putin juga mengirimkan bom eksplosif tinggi, peluru “FAB” anti-imunisasi kaliber 100-120, kaliber 250 dan kaliber 500.

Bahkan, bom fragmentasi eksplosif tinggi (OFAB) dan bom cluster (CBK) yang dirancang dari dari bom Tipe 250-500, Pyrolysis dan Fosfor juga termasuk didalam pengiriman tersebut.

Terkait operasi di Ghautah Timur, Menlu Rusia Sergei Lavrov tidak menyembunyikan maksud Assad dan sekutu-sekutunya untuk mengulangi skenario Aleppo di wilayah timur Damaskus dalam sebuah pernyataan pers baru-baru ini.

Gempuran di Ghautah Timur meningkat sejak Ahad (18/02). Dilaporkan sudah ratusan korban tewas dan ribuan luka-luka akibat kampanye militer itu. Ghautah Timur sendiri merupakan wilayah oposisi terakhir yang jaraknya paling dekat dengan pusat pemerintahan rezim Assad di Damaskus. [hun]

Sumber: Zaman Wasl
Redaktur: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Rusia Pasok Suriah Senjata Sebelum Pembantaian Ghautah Timur Dimulai”

  1. Muhammad Adi Nugroho

    ghautah timur lokasi 1 cm dari ibukota: rusia memasok pesawat pembom untuk menghacurkan musuhnya: siapa yang menang antara ke 2 belah pihak? dari jawaban pertanya-an untuk ke 2nya: siapa yang membayar utang ini: kalau salah satu menjawab saya yang membayar dengan uang pribadi: dialah yang akan masuk surga kemudian hari.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Fahira Idris Ingatkan Infrastruktur Jangan untuk ‘Jualan’ Keberhasilan

Maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, menjadi sorotan sekaligus catatan buruk pemerintah. Pasalnya, kecelakaan dalam pengerjaan infrastruktur kerap menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik.

Rabu, 21/02/2018 20:06 0

Indonesia

Mabes Polri Janji Ungkap Kasus Rekayasa Orang Gila Serang Ulama 2 Minggu Lagi

Kabareskrim Mabes Polri berjanji mengungkap kasus serangan ulama oleh orang gila dalam dua minggu

Rabu, 21/02/2018 19:04 0

Analisis

Perang Tipu Daya dan Isu Kepulangan Habib Rizieq

Penjelasan Sun Tzu, lagi-lagi membuat kita terpaksa mengerti bahwa sasaran tipu daya itu adalah lawan, bukan kawan kita sendiri. Sehingga untuk merencanakan sebuah gerakan desepsi perlu sebuah skenario yang utuh dan perencanaan yang matang.

Rabu, 21/02/2018 16:13 1

Indonesia

Amien Rais: Di Balik Kasus Penyerangan Ulama Ada Siluman

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Amien Rais mempertanyakan kinerja Polri dalam mengusut dalang di balik kasus penyerangan terhadap ulama.

Rabu, 21/02/2018 13:31 0

Video Kajian

Konsep Unggul, Tapi Umat Kalah, Mengapa?

KIBLAT.NET – Konsep Unggul, Tapi Umat Kalah, Mengapa? Bila dibandingkan, menurut penjelasan Ustadz Farid, umat...

Rabu, 21/02/2018 13:17 0

Indonesia

Kasus Penyerangan Ulama Tak Kunjung Tuntas, API Jabar Ultimatum Kapolri

Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mundur jika tidak bisa menuntaskan kasus penyerangan terhadap ulama yang semakin marak.

Rabu, 21/02/2018 12:17 0

Indonesia

Ini yang Dilakukan TPM Tindaklanjuti Kasus Kematian Jefri

Ardilla, istri almarhum Muhammad Jefri meminta bantuan Tim Pengacara Muslim (TPM) untuk mengusut tuntas kematian suaminya yang dinilai janggal.

Rabu, 21/02/2018 11:57 0

Indonesia

100 Lebih Ahli Hukum Akan Berkumpul Bela Habib Rizieq

Advokat GNPF Ulama, Nasrullah Nasution mengungkapkan, ada lebih dari 100 orang pakar hukum yang akan membela Habib Rizieq Syihab.

Rabu, 21/02/2018 11:09 0

Indonesia

Update: HRS Batal Pulang ke Indonesia Hari Ini

"Saya ingin menyampaikan amanat sambutan dari Habib Rizieq Syihab yang direkam di Arab Saudi," ungkap Sobri Lubis kepada ratusan massa.

Rabu, 21/02/2018 08:58 0

Indonesia

Dua Ribu Personel Gabungan TNI-Polri Bersiaga di Soetta

"Sebanyak 2000 personel gabungan TNI, Polri Aviation Security (Avsec) Angkasa Pura II, mas," kata Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bandara Soekarno Hatta, Ipda Prayogo saat dikonfirmasi, Rabu (21/2/2018) pagi.

Rabu, 21/02/2018 08:27 0

Close