... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasukan Assad di Ghouta Timur Bukan Memerangi Teroris, Tapi Warga Sipil

Foto: Korban sipil serangan militer Bashar Assad di Ghouta Timur

KIBLAT.NET, Berlin – Rezim Bashar Assad telah membantai penduduk sipil di Ghouta Timur, Suriah. Pemerintah Jerman meminta Rusia dan Iran untuk menghentikan tindakan tersebut.

Berbicara pada sebuah konferensi pers di Berlin, jubir Kanselir Jerman Angela Merkel mengutuk serangan udara rezim Assad baru-baru ini yang membunuh sejumlah besar warga sipil di Ghouta Timur.

“Ini bukan perang melawan terorisme, ini adalah kampanye militer melawan penduduk sipil negara itu,” kata juru bicara Steffen Seibert pada Rabu (21/02).

Seibert menyatakan bahwa rezim Assad sengaja menargetkan infrastruktur dan rumah sakit sipil. Akses kemanusiaan ke wilayah tersebut juga dihalangi untuk memaksa pejuang oposisi menyerah.

Seibert meminta pemerintah Rusia dan Iran untuk menggunakan pengaruhnya. “Di mana Rusia dan di mana Iran, yang mengumumkan di Astana bahwa mereka akan memastikan gencatan senjata di Ghouta Timur?” tanyanya.

Diketahui, Iran dan Rusia termasuk negara yang menjamin pemberlakuan gencatan senjata di Ghouta Timur.

“Tanpa dukungan kedua sekutu ini, rezim Assad tidak akan memiliki kekuatan militer yang dimilikinya sekarang. Dan tanpa dukungan ini, rezim tersebut akan menunjukkan kemauan lebih untuk menegosiasikan solusi politik dalam proses PBB,” jelas dia.

Jerman menuntut agar rezim Assad segera mengakhiri pembantaian di Ghouta Timur dan tidak menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Sumber: Anadolu
Redaktur: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Habib Rizieq Soroti Kasus Korupsi Honggo hingga PK Ahok

Meski tak jadi pulang ke Indonesia, Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Muhammad Rizieq Shihab tetap mengapresiasi segenap panitia dan umat Islam yang hadir dalam acara istighosah dan penyambutan dirinya di Masjid Baitul Amal, Cengkareng. 

Kamis, 22/02/2018 12:28 0

Suara Pembaca

Solidaritas Muslim Salurkan Donasi untuk Keluarga Anggota FPI Klaten 

Donasi diserahkan melalui keluarga Sulis di rumah orangtuanya di Klaten Jawa Tengah yang dibersamai oleh Ketua FPI Klaten.

Kamis, 22/02/2018 11:31 0

Indonesia

Fahira Idris Ingatkan Infrastruktur Jangan untuk ‘Jualan’ Keberhasilan

Maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, menjadi sorotan sekaligus catatan buruk pemerintah. Pasalnya, kecelakaan dalam pengerjaan infrastruktur kerap menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik.

Rabu, 21/02/2018 20:06 0

Indonesia

Mabes Polri Janji Ungkap Kasus Rekayasa Orang Gila Serang Ulama 2 Minggu Lagi

Kabareskrim Mabes Polri berjanji mengungkap kasus serangan ulama oleh orang gila dalam dua minggu

Rabu, 21/02/2018 19:04 0

Analisis

Perang Tipu Daya dan Isu Kepulangan Habib Rizieq

Penjelasan Sun Tzu, lagi-lagi membuat kita terpaksa mengerti bahwa sasaran tipu daya itu adalah lawan, bukan kawan kita sendiri. Sehingga untuk merencanakan sebuah gerakan desepsi perlu sebuah skenario yang utuh dan perencanaan yang matang.

Rabu, 21/02/2018 16:13 1

Indonesia

Amien Rais: Di Balik Kasus Penyerangan Ulama Ada Siluman

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Amien Rais mempertanyakan kinerja Polri dalam mengusut dalang di balik kasus penyerangan terhadap ulama.

Rabu, 21/02/2018 13:31 0

Video Kajian

Konsep Unggul, Tapi Umat Kalah, Mengapa?

KIBLAT.NET – Konsep Unggul, Tapi Umat Kalah, Mengapa? Bila dibandingkan, menurut penjelasan Ustadz Farid, umat...

Rabu, 21/02/2018 13:17 0

Indonesia

Kasus Penyerangan Ulama Tak Kunjung Tuntas, API Jabar Ultimatum Kapolri

Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mundur jika tidak bisa menuntaskan kasus penyerangan terhadap ulama yang semakin marak.

Rabu, 21/02/2018 12:17 0

Indonesia

Ini yang Dilakukan TPM Tindaklanjuti Kasus Kematian Jefri

Ardilla, istri almarhum Muhammad Jefri meminta bantuan Tim Pengacara Muslim (TPM) untuk mengusut tuntas kematian suaminya yang dinilai janggal.

Rabu, 21/02/2018 11:57 0

Indonesia

100 Lebih Ahli Hukum Akan Berkumpul Bela Habib Rizieq

Advokat GNPF Ulama, Nasrullah Nasution mengungkapkan, ada lebih dari 100 orang pakar hukum yang akan membela Habib Rizieq Syihab.

Rabu, 21/02/2018 11:09 0

Close