... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ICMI: Jangan Ada Beda Perlakuan dalam Kasus Penyerangan Tokoh Agama

Foto: Ketua umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie

KIBLAT.NET, Jakarta – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mendesak polisi untuk segera menindak kasus penyerangan tokoh agama. Aparat diminta sama dalam memperlakukan semua kasus, sehingga tak berpihak pada kelompok tertentu.

Ketua umum ICMI Jimly Asshiddiqie menegaskan penyerangan terhadap tokoh agama adalah sesuatu yang serius. Pasalnya, telah terjadi 21 kasus penyerangan dalam waktu yang tak terlalu lama.

“Maka mudah sekali masyarakat menduga ini terorganisir,” kata Jimly kepada wartawan di kantor ICMI Jakarta, Rabu (21/02/2018).

Dia pun meminta aparat untuk betindak dengan tegas sesuai aturan yang berlaku. Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengingatkan polisi agar tidak berpihak pada kelompok tertentu dalam memproses kasus penyerangan terhadap pemimpin agama.

Polisi sampai saat ini masih memproses kasus penyerangan yang dilakukan terhadap ulama. Dalam beberapa kejadian, para pelaku disebut gila atau mengalami ganguan kejiwaan. Namun, hal berbeda dilakukan dalam kasus penyerangan gereja di Sleman. Polisi diberitakan menerjunkan tim Densus 88 dalam menangani kasus tersebut.

“Aparat melalukan ini jangan memberi kesan berpihak kepada salah satu, supaya 21 kasus itu diperlakukan sama. Supaya tidak ada umat beragama yang menganggap diperlakukan berbeda,” kata Jimly.

Terkait penyerangan terhadap ulama, polisi diminta tak segera menyebut pelakunya orang gila. Jimly meminta polisi tetap memproses pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Yang penting kita bawa dulu ke pengadilan,” tandasnya.

BACA JUGA  Mediasi Pertama Gugatan Perdata terhadap Yusuf Mansur Gagal

Reporter: Imam S.
Editor: Wildan Mustofa


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: (Densus) Belajar dari Kasus Siyono

Dari kasus MJ di atas, rupanya terlihat ada perubahan strategi yang dilakukan oleh Densus 88 dalam penanganan korban penyiksaan. Bukan strategi interogasi dengan penyiksaan yang dikendurkan, namun pengetatan dalam pengawalan korban. Korban yang telah hilang nyawanya ini jangan sampai bersuara keras lagi seperti mayat Siyono yang masih nyaring bunyinya.

Kamis, 22/02/2018 14:27 1

Suriah

Pasukan Assad di Ghouta Timur Bukan Memerangi Teroris, Tapi Warga Sipil

Rezim Assad sengaja menargetkan infrastruktur dan rumah sakit sipil. Akses kemanusiaan ke wilayah tersebut juga dihalangi untuk memaksa pejuang oposisi menyerah.

Kamis, 22/02/2018 14:05 0

Afrika

AS Tetapkan Ansharul Islam di Sahel Afrika sebagai Organisasi Teroris

Ansharul Islam dibentuk pada tahun 2016 di kawasan hutan Mondoro, Mali, oleh Boureima Dicko, seorang imam setempat yang juga dikenal dengan nama Ibrahim Dicko.

Kamis, 22/02/2018 13:43 0

Suara Pembaca

Solidaritas Muslim Salurkan Donasi untuk Keluarga Anggota FPI Klaten 

Donasi diserahkan melalui keluarga Sulis di rumah orangtuanya di Klaten Jawa Tengah yang dibersamai oleh Ketua FPI Klaten.

Kamis, 22/02/2018 11:31 0

Suriah

Rusia Pasok Suriah Senjata Sebelum Pembantaian Ghautah Timur Dimulai

Harian online Suriah, Zaman Al-Wasl, pada Rabu (21/02) melaporkan bahwa Moskow mengirim senjata dan bom udara kepada militer Assad sehari sebelum penyerangan intens di Ghauta Timur.

Kamis, 22/02/2018 09:50 1

Suriah

Warga Ghautah: Kami Menunggu Antrian Mati

“Kami menunggu antrian mati,” ujarnya kepada Reuters. Dia menambahkan bahwa itulah ungkapan yang bisa kami katan.

Kamis, 22/02/2018 09:27 0

Eropa

Uni Eropa Ancang-ancang Hadapi Ancaman Sanksi AS

Uni Eropa memperingatkan, Selasa (20/02), akan mengambil “langkah-langkah yang tepat” untuk melindungi kepentingannya apabila AS menerapkan sanksi, dengan menetapkan tarif tinggi bagi ekportir Eropa. Hal itu dinyatakan UE menyusul rencana Trump yang akan menerapkan kebijakan proteksionisme perdagangan.

Kamis, 22/02/2018 08:25 0

Suriah

PBB Desak Stop Pembantaian di Ghautah Timur

"Yang ingin saya tekankan terhadap semua pihak yang terlibat adalah untuk segera menangguhkan semua kegiatan perang di Ghautha Timur," katanya pada Rabu (21/02).

Kamis, 22/02/2018 08:14 0

News

Penyidik Polri Jadi Saksi Fakta, Pengacara Alfian Tanjung Heran

Saksi fakta yang dihadirkan adalah Davit Permana. Davit merupakan penyidik yang memeriksa Alfian Tanjung pertama kali. Sontak tim penasihat hukum Alfian Tanjung keberatan. Karena seharusnya penyidik menjadi pihak yang independen dan tidak menjadi saksi fakta yang memberatkan terdakwa.

Rabu, 21/02/2018 21:00 0

News

Sebelum Ditangkap Densus, Muhammad Jefri Tak Pernah Keluhkan Sakit

Trisno mengungkapkan bahwa dalam pertemuan itu, keluarga istri MJ menyampaikan kronologi penangkapan versi keluarga. Ia menegaskan bahwa saat ditangkap oleh Densus 88, keluarga tidak diberi pemberitahuan terlebih dahulu. Dan dalam keadaan sehat.

Rabu, 21/02/2018 20:45 0

Close