... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iraq Adili 11 Wanita Asing Anggota ISIS, Satu Divonis Mati

KIBLAT.NET, Baghdad – Pengadilan Iraq di ibukota Baghdad, Senin (19/02), memvonis mati seorang wanita warga negara Turki atas tuduhan bergabung Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS). Sedikitnya sepuluh wanita lainnya dari berbagai warga negara divonis seumur hidup.

Mereka didakwa dengan pasal anti terorisme. Baghdad sendiri telah memvonis mati ratusan narapidana dengan pasal ini. Mayoritas warga Sunni.

Sehari sebelumnya (Ahad, 18/02), pengadilan Baghdad juga memvonis penjara seorang wanita muda asal Jerman, Linda Wensel. Wensel yang saat berangkat ke Iraq berusia 17 tahun ini terkena hukuman lima tahun. Dia terkena dua tuduhan; bergabung ISIS dan memasuki Iraq secara ilegal.

Sebulan yang lalu, tiga wanita juga divonis karena terkait ISIS. Mereka dijatuhi hukuman seumur hidup karena dituduh membantu ISIS. Satu di antaranya warga negara asing.

Sejumlah sumber di Iraq berbicara, adanya ratusan wanita dan anak-anak anggota keluarga pejuang ISIS bekewarganegaraan Eropa, Asia dan Arab. Mereka ditahan di penjara Departemen Keadilan di Baghdad.

Juru bicara Mahkamah Agung Iraq, Abdul Sattar Al-Birqdar, mengatakan bahwa Pengadilan Pidana Pusat di Baghdad tengah menangani kasus sekelompok wanita anggota ISIS dari berbagai negara, di antaranya Turki dan Azerbaijan.

“Pengadilan telah mengeluarkan sepuluh hukuman seumur hidup terhadap sepuluh wanita setelah karena kasus terorisme, sementara satu lainnya yang merupakan warga negara Turki dijatuhi hukuman mati dengan cara digantung,” jelas Birqdar.

Dia menambahkan bahwa vonis tersebut dengan ketentuan Pasal IV / 1 undang-undang anti-terorisme, dalam pengertian Pasal II 1/3. Terpidana masih memiliki hak mengajukan banding di pengadilan kasasi.

Dalam hal ini, Anggota Asosiasi Advokat Iraq, Muhammad Khalid Tohma, menunjukkan bahwa keputusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Pidana Iraq yang mengkhususkan diri dalam kasus terorisme dapat masih menerima banding dalam jangka waktu tidak lebih dari satu bulan. Jika terpidana tak mengajukan banding, vonis tersebut berlaku.

Tohma menambahkan, terpidana warga negara asing bisa menjalani hukumannya di negara masing-masing karena Iraq memiliki kesepakatan dengan negara-negara tersebut. Terkait pelaksanaan hukuman mati, Tohma yakin tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Pelaksanaannya tergantung negosiasi dengan negara terkait.

Sumber: Al-Araby Al-Jadid
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Faizal Assegaf Dicopot dari Presidium Alumni 212, Ini Sebabnya

Presidium Alumni 212 menyesalkan pernyataan Faizal Assegaf yang membandingkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Habib Rizieq Shihab ketika menghadapi masalah hukum.

Selasa, 20/02/2018 11:29 0

Indonesia

Zulkifli Hasan: Penyerangan Pemuka Agama untuk Adu Domba

Penganiayaan terhadap pemuka agama adalah sebuah upaya untuk mengadu domba antar umat beragama. Demikian dikemukakan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Selasa, 20/02/2018 11:07 0

Artikel

Menilik Bangkitnya Jihad Umat Islam dalam Perang Salib

Pada awal abad ke-12, pesukan salib tidak hanya berhasil mengambil alih kota suci Yerusalem. Tetapi juga petak-petak besar dari wilayah Syam milik umat Islam. Situs tersuci ketiga Islam, Masjid Al-Aqsha, berada di tangan pasukan salib.

Selasa, 20/02/2018 10:48 0

Indonesia

Kyai Ma’ruf Amin Berharap Baznas Hanya Gunakan Fatwa MUI

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin menyampaikan pesan khusus kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Senin, 19/02/2018 20:14 0

Indonesia

Baznas Gandeng LAZ 5 Ormas untuk Salurkan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggandeng Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berbasis ormas Islam untuk menyalurkan dan mendayagunakan dana zakat.

Senin, 19/02/2018 19:49 0

Indonesia

DPR Minta BIN, Polisi dan TNI Dalami Kasus Penyerangan Tokoh Muhammdiyah

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa KH Hakam Mubarok, pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

Senin, 19/02/2018 19:38 0

Indonesia

Pengasuh Pondok Muhammadiyah Diserang, Kokam Minta Warga Waspada

Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Senin, 19/02/2018 19:37 0

Indonesia

Pekan Depan, Terpidana Penista Agama Ahok Akan Jalani Sidang PK

Hal itu dibenarkan oleh Karo Hukum dan Humas MA RI. Ahok akan menjalani sidang PK pertama pada Senin, 26 Februari 2018.

Senin, 19/02/2018 17:09 0

Indonesia

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Kematian Muhammad Jefri

Komisi III DPR RI akan memanggil Kapolri untuk menjelaskan kematian terduga teroris Muhammad Jefri. Densus 88 menangkap Jefri pada Rabu (07/02/2018), dan sehari setelahnya ia dikabarkan meninggal.

Senin, 19/02/2018 15:21 0

Video Kajian

Manusia Lebik Buruk daripada Hewan, Kok Bisa?

KIBLAT.NET – Manusia Lebik Buruk daripada Hewan, Kok Bisa? Manusia mulia karena dibekali dengan akal...

Senin, 19/02/2018 11:46 0

Close