... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komnas HAM Diminta Investigasi Kematian Muhammad Jefri

Foto: Mantan Komisioner Komnas HAM RI 2012-2017, Maneger Nasution

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Komisioner Komnas HAM RI 2012-2017, Maneger Nasution, meminta Komnas HAM berinisiatif melakukan investigasi mendalam terkait meninggalnya terduga teroris Muhammad Jefri (MJ) selama di penahanan Densus 88.

“Sebaiknya, dalam kasus ini, Komnas HAM melakukan investigasi untuk memastikan penanganannya seperti apa, apakah sudah sesuai prosedur atau tidak,” ungkapnya baru-baru ini di Jakarta.

Manager menilai, Komnas HAM mempunyai wewenang untuk menilai apakah Polisi ketika menangani kasus Muhammad Jefri ini sudah profesional atau tidak. Apakah selama penanganan itu terjadi abuse of power atau perlakuan yang berlebihan.

“Karena itu mestinya Komnas HAM mengambil inisiatif untuk melakukan investigasi untuk memastikan tentang penanganan kasus Muhammad jafri ini sudah sesuai proses hukum atau tidak,” ungkapnya.

Ia pun mengaku tidak menyetujui tindakan terorisme karena menurutnya dilarang dalam seluruh agama, namun penindakan yang dilakukan aparat lah yang penting untuk dikritisi.

“Bahwa kita tidak setuju dengan terorisme, iya. Karena terorisme adalah musuh seluruh agama apapun, yang kita kritik adalah cara penanganannya,” tukasnya

Densus 88 menangkap Muhammad Jefri awal bulan ini di Indramayu. Sehari kemudian, dia dikabarkan meninggal. Kepada keluarga, pihak berwenang mengabarkan bahwa Jefri meninggal karena penyakit komplikasi. Keluarga merasa ada yang tidak wajar. Pasalnya, Jefri tidak memiliki riwayat penyakit kronis. Bahkan sebelum ditahan, bapak satu anak itu dalam keadaan sehat.

BACA JUGA  Hina Moeldoko Lewat FB, Muhammad Basmi Diciduk Polisi

Jasad Jefri sendiri dikebumikan di rumah orang tuanya di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Tak boleh ada yang melihat jenazahnya kecuali tiga anggota keluarga. Proses pemulangan hingga pemakaman dijaga ketat aparat.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Laporan Syamina: Goyahnya Tata Dunia Liberal

Amerika Serikat dan sekutu-sekutu demokratisnya telah mengalahkan fasisme dan kemudian komunisme, dan membawa manusia menuju "akhir sejarah."

Kamis, 15/02/2018 08:06 0

Irak

PBB: Butuh 10 Tahun untuk Bersihkan Bom di Mosul

"Perkiraan kami dibutuhkan lebih dari satu dekade untuk mensterilkan Mosul barat. Kerapatan dan kompleksitas bahan peledak tidak memungkinkan dibersihkan dalam beberapa bulan atau beberapa tahun,” katanya dalam sebuah konferensi pers di Jenewa.

Kamis, 15/02/2018 07:38 0

Eropa

Koalisi AS Bahas Nasib Warga Asing Anggota ISIS yang Tertawan

Ke-14 menteri itu adalah menteri pertahanan Perancis, Italia, Kanada, Australia, Turki, Jerman, Belgia, Amerika Serikat, Norwegia, Belanda, Iraq, Selandia Baru, Spanyol dan Inggris.

Rabu, 14/02/2018 17:51 0

Tarbiyah Jihadiyah

Makna Kekalahan Bagi Seorang Mujahid

Kemenangan dan kekalahan adalah sunnah perjuangan. Bentuk-bentuk kemenangan bukanlah hanya berupa kemenangan materi yang kasat mata, tetapi ada makna-makna kemenangan penting lainnya. Pembahasan makna kemenangan ini telah dikupas dalam tulisan sebelumnya di sini diinisiasi dari tulisan syaikh Yusuf Al-Ayiri rahimahullah.

Rabu, 14/02/2018 15:46 0

Analisis

Menandai Jalan Pulang Amerika dari Afghanistan

Media-media corong propaganda Amerika terus berusaha dan memanfaatkan setiap momen untuk menampilkan gambaran atau imej bahwa misi militer AS di Afghanistan sukses. Namun apabila kita melihat realita di lapangan, situasinya sungguh sangat bertolak belakang.

Rabu, 14/02/2018 15:20 0

Irak

Iraq Kehilangan 40 Persen Sektor Pertanian Akibat Perang Lawan ISIS

"Sedikitnya 12 juta warga Iraq, yang menempati sepertiga populasi penduduk Iraq, tinggal di daerah pedesaan. Mereka bergantung pada pertanian untuk penghidupan," kata FAO

Rabu, 14/02/2018 14:54 0

Investigasi

Warga Akui Proses Pemakaman Muhammad Jefri Tak Lumrah

Hidayat mengatakan dirinya mengetahui kabar duka MJ sejak Jumat sore (09/02/2018), di mana rumah Mukri, ayah MJ sudah ramai dengan anggota kepolisian. Akan tetapi dirinya terkejut saat pagi sepulang melaut ternyata MJ sudah dikuburkan.

Rabu, 14/02/2018 14:10 0

Opini

Kisah LGBT dan Sebatang Ilalang

Isu lesbian, gay, biseksula dan transgender (LGBT) kembali mencuat ke permukaan. Hal ini terkait putusan MK yang menolak permohonan uji materi pasal 284, 285, dan pasal 292 KUHP dan juga kicauan Zulkifli Hasan bahwa ada lima fraksi di DPR yang mendukung LGBT

Rabu, 14/02/2018 13:28 0

Investigasi

Lihat Mayat Kakaknya, Tangis Adik Muhammad Jefri Seketika Pecah

Topik, Ketua RT 10, tempat keluarga Muhammad Jefri (MJ) bermukim mengaku ikut serta menjemput mayat MJ dari Jakarta bersama Lurah dan Kapolsek. Tiba di Jakarta ia bersama rombongan diantarkan ke sebuah hotel yang tidak ia ketahui pasti lokasinya.

Rabu, 14/02/2018 12:12 0

Arab Saudi

Keluarga Akhirnya Diizinkan Temui Syaikh Salman Al-Audah

Abdullah menjelaskan bahwa keluarga merasa tenang setelah melihat kesehatan Syaikh Salman dalam keadaan baik. Kondisinya normal seperti biasa. Bahkan terlihat atmosfer positif dari raut wajahnya

Rabu, 14/02/2018 11:15 1

Close