... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bawaslu Urusi Khutbah Jumat, Muhammdiyah: Kebesaran Baju!

Foto: Gedung Bawaslu

KIBLAT.NET, Jakarta – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan membuat materi dakwah terkait penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada). Materi tersebut dibuat sebagai pengawasan terhadap khutbah Jumat agar tak menyinggung SARA terkait pilkada.

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menolak rencana Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk membatasi dan mengawasi khutbah Jumat. Ia menegaskan bahwa Bawaslu tidak punya kompetensi untuk mengawasi khutbah Jumat.

“Ide itu sangat menggelikan. Mandat Bawaslu itu mengawasi hajatan politik. Tapi kok punya syahwat mengurusi kurikulum khutbah Jumat segala? Apakah Bawaslu punya kompetensi soal materi khutbah Jumat?,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Ahad (11/02/2018).

“Bawaslu itu tidak punya mandat ‘mengawasi’ mimbar Jumat. Bawaslu ‘kebesaran baju’,” sambungnya.

Untuk itu, kata dia, Bawaslu harus menjelaskan soal ini ke publik. Sehingga tidak berkembang pergunjingan di publik bahwa Bawaslu dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.

“Jangan-jangan ada kelompok politik tertentu yang sedang menggunakan tangan Bawaslu dengan “ide” yang menggelikan itu? Hanya tuhan dan Bawaslu sendiri yang tahu. Tentu saja publik berharap hal itu tidak benar,” tuturnya.

Selain itu, ia juga meminta agar Bawaslu fokus menunaikan mandatnya menjadi ‘wasit’ pemilukada yang profesional. Menurutnya, Bawaslu harus memastikan bahwa KPU/KPUD menyelenggarakan seluruh tahapan Pemilu Pemilukada secara independen.

“Pastikan KPU atau KPUD memfasilitasi seluruh warga negara menggunakan hak-hak konstitusionalnya. Pastikan netralitas ASN dan TNI/Polri. Pastikan tidak ada money politic dan ujaran kebencian,” tukasnya.

BACA JUGA  Ma’had Aly An-Nuur: 1 Ramadhan 1439 H Jatuh pada 17 Mei 2018

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Bawaslu Urusi Khutbah Jumat, Muhammdiyah: Kebesaran Baju!”

  1. Irfan Hidayat

    BAWASLU memangnya perpanjangan tangan kelompok dan golongan mana? Dan kenapa hanya khotbah jumat yang ingin diatur? kenapa bukan khotbah di gereja, vihara atau tempat ibadah lainnya? Apakah BAWASLU termasuk kaum yang selama ini tergolong Islamophobia dengan orang islam?

    Ganti nama saja menjadi Badan Pengawas Orang Islam!

  2. Romusha

    Jangan hanya umat islam terus, yg non muslim juga diawasi donk khutbahnya, ingat Pilkada Jakarta kemarin khutbah2 di gereja semuanya 100% dukung ahok

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Jadi Tahu: Ulah Orang Gila Merugikan, Bagaimana Hukumnya?

Jadi Tahu: Ulah Orang Gila merugikan, Bagaimana Hukumnya? Bila ulah orang gila merugikan orang lain, misalnya mencuri, melukai orang lain, bahkan membunuh? Apalagi, baru-baru ini, banyak kabar beredar, orang gila menyerang ulama dan membawa senjata tajam, Apakah wajar orang gila melakukan tindakan seperti itu?

Ahad, 11/02/2018 09:52 0

News

Erdogan Klaim Visi Turki Sama dengan Khilafah Utsmaniyah

Republik Turki merupakan kelanjutan dari Khilafah Utsmaniyah. Kata Presiden Recep Tayyip Erdogan saat memberi sambutan dalam acara peringatan seratus tahun meninggalnya Sultan Abdul Hamid II, Sabtu (10/02/2018).

Ahad, 11/02/2018 09:16 0

Amerika

Trump Ingin Gelar Parade Militer, Begini Saran Anggota Senator

"Kenapa sulit menang di Afghanistan, karena presiden terus membuat definisi-definisi (kemenangan) yang mustahil bisa diwujudkan,” kata Paul.

Sabtu, 10/02/2018 17:40 0

Fikih

Gila dan Pura-pura Gila dalam Perspektif Fikih

Di dalam tulisannya Safar Ahmad Al-Hamdani menjelaskan kondisi-kondisi orang yang pura-pura gila. Ada kondisi pura-pura gila diperbolehkan dalam kajian fikih.

Sabtu, 10/02/2018 16:29 0

Amerika

DK PBB Kaji Usulan Gencatan Senjata 30 Hari di Suriah

Rancangan resolusi gencatan sementara yang disusun oleh Swedia dan Kuwait itu dibagikan kepada Negara anggota DK PBB yang berjumlah 15 negara pada Jumat.

Sabtu, 10/02/2018 13:14 0

Suara Pembaca

Racun Budaya Valentine

Atas dasar apakah kaum muslim rela diracun dengan budaya liberal berkedok hari kasih sayang?

Sabtu, 10/02/2018 13:14 0

Yaman

Lima Komandan Pemberontak Syiah Hutsi Tewas di Al-Jawf

Lima komandan Syiah Hutsi tewas dalam bentrokan dengan tentara Yaman

Sabtu, 10/02/2018 09:38 0

Suriah

4.000 Keluarga di Ghouta Timur Tinggal di Bunker Bawah Tanah

Lebih dari 4.000 keluarga sipil di Ghouta Timur tinggal di ruang bawah tanah untuk menghindari pemboman

Sabtu, 10/02/2018 08:11 0

Suriah

Ghouta Timur Dibombardir Rezim, Ratusan Warga Suriah Terbunuh

Serangan selama empat hari di Ghouta Timur menyebabkan sedikitnya 200 warga Suriah menianggal dunia

Jum'at, 09/02/2018 21:11 0

Opini

Banjir Lagi, Jakarta Butuh Lebih Dari Sekadar Pemimpin Mumpuni

Banjir sudah menjadi langganan ibu kota. Setiap  pergantian pemimpin, masyarakat tak henti berharap solusi tuntas persoalan banjir. Pertanyaannya, apakah cukup sosok pemimpin mumpuni menyelesaikan banjir Jakarta?

Jum'at, 09/02/2018 17:54 0

Close