... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bantu Assad Tekan Rakyatnya, Militer Iran Gunakan 9 Bandara Ini

Foto: Peta penyebaran milisi Iran

KIBLAT.NET, Damaskus – Orang-orang Suriah ramai membicarakan berdirinya sebuah pangkalan udara Iran untuk mengontrol kepentingan strategis Teheran di Suriah pada masa depan. Seorang sumber yang dihubungi reporter Zaman el-Wasl, membantah laporan itu. Namun, ia mengungkapkan hal lain terkait sejumlah pangkalan udara tempat Iran mengkoordinasikan pasukannya melawan pejuang Suriah:

  • Wilayah Damaskus

Pertama: Bandara Internasional Damaskus adalah markas permanen untuk sebuah unit militer Iran. Misi utama unit ini adalah untuk melindungi bangunan dan tempat penyimpanan kargo di bandara di bawah kendali Iran sejak 2013. Bandara itu juga menampung dua sampai empat pesawat kargo C-130 Iran yang secara permanen hadir untuk mengangkut tentara, amunisi dan peralatan militer dari Bandara Internasional Damaskus ke bandara dan pangkalan udara lain di Suriah. Bandara Internasional Damaskus menjadi tempat pendaratan bagi sebagian besar pesawat kargo militer Iran ketika memasuki Suriah.

Kedua: Pangkalan udara Beli adalah pangkalan udara militer pertama yang digunakan Iran di Suriah sejak dimulainya kampanye militer terhadap warga Suriah. Satu atau dua skuadron pesawat tak berawak Iran telah ada di dalamnya sejak awal 2012.

Sumber itu menjelaskan bahwa warga Iran di pangkalan Beli memiliki bangunan sendiri dan mengendalikan bagian timur laut bandara tersebut. Detasemen pesawat Iran dikirim ke semua bandara dan basis Suriah dari pangkalan udara ini.

BACA JUGA  Konferensi Astana Kembali Digelar, Oposisi Fokus Lindungi Idlib

Ketiga: Pangkalan udara Mezze adalah pangkalan udara ketiga yang telah ada di Iran sejak pertengahan 2012 dengan tujuan memproduksi bom birmil. Satu skuadron pesawat tak berawak (drone) Iran berada di bagian timur laut pangkalan tersebut.

Keempat: Pangkalan udara al-Sin menjadi tempat militer Iran mulai bulan April 2017, ketika markas itu dijadikan markas untuk peluncuran pasukan milisi Iran menuju al-Tanf dan selatan bandara al-Sin menuju Palmyra. Kehadiran Iran di bandara al-Sin terus berlanjut hingga saat ini.

  • Wilayah Homs dan Hama

Kelima: Di wilayah pusat, sumber itu berbicara tentang pangkalan udara al-Dabaa di Homs yang dikendalikan oleh milisi Hizbullah pada bulan Juni 2013 setelah pertempuran untuk al-Qusayr. Al-Dabaa digunakan sebagai pusat pelatihan bagi pasukan Afghanistan Syiah dan juga milisi Iran. Bagian dari bandara tersebut masih di bawah kendali Iran dan Hizbullah.

Keenam: Di pangkalan udara T-4 di Homs, militer Iran memiliki kantor pusat komando serta akomodasi semi permanen untuk milisi Syiah untuk mempertahankan bandara pada tahun 2016.

Sumber itu mengatakan bahwa semua tenda yang dibangun di pangkalan udara ini berasal dari tenda-tenda milik United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) yang biasanya digunakan untuk menampung pengungsi. Sumber itu menegaskan setelah penarikan ISIS menarik diri dari bandara, pasukan Iran ditempatkan di dalamnya.

Ketujuh: Di pangkalan udara al-Shayrat, di provinsi Homs, kehadiran militer Iran terbatas pada detasemen pesawat yang telah lama berada di sana sejak 2013.

BACA JUGA  Pembunuhan Misterus Kembali Terjadi di Idlib

Kedelapan: Sementara itu, kehadiran Iran di pangkalan militer Hama dimulai sejak pertengahan 2012. Iran mengirimkan teknisi untuk mengawasi pembuatan laras peledak di dalamnya. Kehadiran Iran di pangkalan udara meningkat sehingga bisa menjadi tuan rumah pasukan milisi infanteri Iran pada tahun 2015. Pangkalan udara tersebut menjadi titik awal milisi Syiah menuju daerah utara Hama. Pangkalan udara telah digunakan untuk pesawat kargo Iran untuk mendarat sejak 2016.

Dia menambahkan bahwa sebuah detasemen drone Iran secara permanen berada di bandara untuk mensurvei daerah utara Hama dan pedesaan selatan Idlib dan desa-desanya untuk mengumpulkan informasi mengenai daerah-daerah tersebut.

  • Wilayah Aleppo

Kesembilan: Bandara Al-Nayrab (Bandara Internasional Aleppo) adalah salah satu tempat paling menonjol bagi milisi Iran sejak 2013 sampai sekarang. Milisi yang berpartisipasi dalam pertempuran di Aleppo dan daerah pedesaannya menempati lebih dari separuh bangunan militer dan bandara sipi. Sumber itu menambahkan bahwa bandara tersebut mencakup markas milisi dan merupakan tempat tinggal permanen bagi sejumlah milisi Iran.

Sumber: Zaman el-Wasl
Redaktur: Ibas Fuadi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bawaslu Urusi Khutbah Jumat, Muhammdiyah: Kebesaran Baju!

Maneger Nasution menegaskan bahwa Bawaslu tidak punya kompetensi untuk mengawasi khutbah Jumat.

Ahad, 11/02/2018 13:25 2

Indonesia

Polisi Klaim Teror Orang Gila di Bandung Tak Saling Berkaitan

Polrestabes Kota Bandung mengklaim bahwa dua peristiwa tindak kriminal penganiayaan ustadz dan penodongan senjata tajam di kota Bandung murni tindak kriminal. Sehingga tidak ada kaitan apapun antar peristiwa.

Ahad, 11/02/2018 12:48 0

Indonesia

Tulisan Wartawan Dikriminalisasi, JITU: Bentuk Kemunduran Reformasi

Jurnalis Islam Bersatu (JITU) sangat menyayangkan upaya yang ditempuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan melaporkan Asyari Usman ke Kepolisian. Asyari dianggap mencemarkan nama baik ketua umum PPP Romahurmuziy dalam tulisannya. 

Ahad, 11/02/2018 12:12 0

Indonesia

MIUMI Tegaskan Pentingnya Tema Kepemimpinan Umat Islam

Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menilai kepemimpinan merupakan tema penting umat Islam yang saat ini sangat perlu untuk diseriusi.

Ahad, 11/02/2018 11:38 0

Indonesia

Wartawan Dipolisikan Karena Tulisan, Nasir: Parpol Jangan Anti Kritik

Wartawan senior, Asyari Usman diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (09/02/2018) malam. Asyari dijadikan tersangka, setelah kuasa hukum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melaporkannya atas tindak pidana pencemaran nama baik.

Ahad, 11/02/2018 11:07 0

Video Kajian

Jadi Tahu: Ulah Orang Gila Merugikan, Bagaimana Hukumnya?

Jadi Tahu: Ulah Orang Gila merugikan, Bagaimana Hukumnya? Bila ulah orang gila merugikan orang lain, misalnya mencuri, melukai orang lain, bahkan membunuh? Apalagi, baru-baru ini, banyak kabar beredar, orang gila menyerang ulama dan membawa senjata tajam, Apakah wajar orang gila melakukan tindakan seperti itu?

Ahad, 11/02/2018 09:52 0

Indonesia

Jurnalis Muslim Harus Perbanyak Tahajud Agar Karyanya Berkualitas

Pemimpin Majelis Az-Zikra, KH. Arifin Ilham berpesan jika jurnalis Muslim ingin karyanya berkualitas, maka harus membiasakan diri melakukan shalat tahajud dan membaca Al-Qur'an.

Ahad, 11/02/2018 09:44 0

Indonesia

Pengaruhi Orang Gila, Intelijen Gunakan Doktrin

Pengamat Intelijen dan Pertahanan, Jaka Setiawan, menilai ulama kerap dijadikan objek operasi intelijen karena memiliki peran yang cukup besar di Indonesia.

Ahad, 11/02/2018 08:43 0

Indonesia

Intelijen Diduga Dalangi Rentetan Insiden ‘Orang Gila’ Serang Ulama

Pengamat Intelijen dan Pertahanan, Jaka Setiawan, melihat fenomena orang gila serang ulama dan santri di beberapa tempat memilki pola.

Sabtu, 10/02/2018 17:22 1

Fikih

Gila dan Pura-pura Gila dalam Perspektif Fikih

Di dalam tulisannya Safar Ahmad Al-Hamdani menjelaskan kondisi-kondisi orang yang pura-pura gila. Ada kondisi pura-pura gila diperbolehkan dalam kajian fikih.

Sabtu, 10/02/2018 16:29 0

Close