... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

4.000 Keluarga di Ghouta Timur Tinggal di Bunker Bawah Tanah

Foto: Warga sipil Suriah di Ghouta Timur menyelamatkan diri dari pemboman rezim Bashar Assad

KIBLAT.NET, Damaskus – Pemboman tanpa henti yang dilakukan rezim Assad di Ghouta Timur memaksa ribuan warga tinggal di bunker bawah tanah.

Sebuah LSM internasional, CARE menyatakan serangan membabi buta yang dilakukan rezim Assad membuat pihaknya kesulitan untuk menyalurkan bantuan yang ada.

“Mitra kami mengalami kesulitan bergerak, jadi bagaimana mereka bisa menjangkau orang-orang yang membutuhkan,” kata juru bicara CARE, Joelle Bassoul pada Jum’at (09/02/2018).

Selain menghambat bantuan, penyerangan yang dilakukan rezim Assad ini juga memaksa para relawan untuk menggunakan bunker untuk berlindung.

Bahkan menurut data Save The Children, lebih dari 4.000 keluarga sipil di Ghouta Timur tinggal di ruang bawah tanah untuk menghindari pemboman.

Melihat kondisi itu, Bassoul memperingatkan bahwa tanpa gencatan senjata, serangan rezim ini akan terus menjadi bencana bagi warga sipil. “Jika tidak ada gencatan senjata, jika ini tidak ada yang tersisa, kita tidak bisa membayangkan skala bencana kemanusiaan,” pungkasnya.

Reporter: Dio Alifullah
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI Didesak Bentuk Tim Investigasi Kasus Orang Gila Teror Ulama

MUI diminta membentuk tim investigasi bersama elemen ormas Islam menyusul terjadinya teror orang gila terhadap ulama dan aktivis Islam

Jum'at, 09/02/2018 20:53 0

Indonesia

Polisi Cari Penyebar Kabar Hoax Pembacokan Ustadz di Bogor

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky berencana untuk memburu penyebar berita bahwa yang dibacok di daerah Banyu Asih, Cigudeg, Bogor merupakan seorang ustadz.

Jum'at, 09/02/2018 19:00 0

Opini

Banjir Lagi, Jakarta Butuh Lebih Dari Sekadar Pemimpin Mumpuni

Banjir sudah menjadi langganan ibu kota. SetiapĀ  pergantian pemimpin, masyarakat tak henti berharap solusi tuntas persoalan banjir. Pertanyaannya, apakah cukup sosok pemimpin mumpuni menyelesaikan banjir Jakarta?

Jum'at, 09/02/2018 17:54 0

Indonesia

Orang Gila Berkeliaran Bawa Sajam, Ponpes Az-Zikra Akui Ada Keganjilan

Menurut Mudir Tanfidziy Pondok Pesantren Az-Zikra Sentul Bogor Ustadz Ahmad Syuhada, kejadian semacam ini sangatlah ganjil apabila dinalar secara akal sehat.

Jum'at, 09/02/2018 17:09 0

Indonesia

Korban Pembacokan Orang Gila di Bogor Bukan Ustadz

Ia juga mengungkapkan bahwa sebab pembacokan karena masalah harga durian. Selain itu, Dicky juga menyebut bahwa pembacok mengalami gangguan kejiwaan dan masih kerabat korban.

Jum'at, 09/02/2018 16:50 0

Indonesia

Pemerintah Zalim Jika Sembarangan Potong Zakat dari Gaji PNS

Zakit terkait erat dengan nisahb, jadi pemerintah zalim jika sembarangan potong zakat dari gaji PNS

Jum'at, 09/02/2018 16:25 0

Suara Pembaca

Radikalisme Islam, Bahayakah?

Pertanyaannya mengapa jika kata radikalisme disandingkan dengan Islam malah memiliki konotasi negatif?

Jum'at, 09/02/2018 16:12 0

Investigasi

Penganiaya KH Umar Basri Ikut Shalat Subuh Lalu Teriak: Semuanya di Neraka!

Santri asal Majalengka itu melanjutkan, ketika para jamaah wiridan usai shalat pelaku justru bertingkah aneh dengan menendang kotak kayu tempat azan, sambil mengatakan: ieu mah pinerakaeun, nu di dieu mah pinerakaeun kabeh (ini mah neraka, yang di sini neraka semua).

Jum'at, 09/02/2018 15:25 0

Investigasi

Ada Upaya Adu Domba NU-Persis Usai Serangan Orang Gila di Bandung

"Katanya, penganiayaan Ketua Brigade Persis adalah bentuk balas dendam atas penganiayaan KH Umar Basri. Astagfirullah, sampai sejahat itu ingin mengadu-domba umat Islam," ujarnya.

Jum'at, 09/02/2018 14:45 0

Video Kajian

Al-Qur’an Turun Untuk Menyatukan Umat

KIBLAT.NET – Adakalanya seorang yang baru belajar bahasa Arab sedikit saja, ia merasa telah menguasai...

Jum'at, 09/02/2018 11:53 0

Close