... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Didesak Bentuk Tim Investigasi Kasus Orang Gila Teror Ulama

Foto: Pelaku penganiaya Kepala Operasi Brigade Persis.(tangan diborgol).

KIBLAT.NET, Bogor – Teror orang gila dengan korban ulama dan aktivis Islam akhir-akhir ini telah menimbulkan keresahan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) didesak untuk membentuk tim investigasi menyikapi kejadian itu.

Seperti diketahui seorang Ketua Brigade Persatuan Islam (Persis), Ustadz Prawoto kehilangan nyawanya, setelah dianiaya seornag pria yang disebut-sebut mengalami kelainan jiwa. Sebelumnya ulama NU sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Santiong, Cicalengka, KH Umar Basri mengalami luka-luka akibat serangan yang dilakukan aoleh orang gila. Kini dia harus menjalani perawatan usai kejadian itu.

Melihat fenomena itu, Mudir Tanfidziy Pondok Pesantren Az-Zikra Sentul Bogor Ustadz Ahmad Syuhada berpendapat bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus membentuk tim investigasi atas kasus ini. “Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah institusi yang sudah ditunggu-tunggu perannya oleh umat Islam. Apalagi ada sebuah kejadian yang begitu dekat jaraknya di Bandung itu, kemudian kejadian di beberapa tempat, semoga Majelis Ulama Indonesia punya kesadaran untuk membentuk tim investigasi,” aungkapnya saat ditemui Kiblat.net di Pondok Pesantren Az-Zikra, Rabu (07/02/2018).

“(Tim) investigasi yang bersifat independen. Harus dibentuk (dengan) bekerja sama ormas ormas Islam yang ada,” sambungnya.

Ustadz Syuhada menegaskan nyawa umat muslim sangatlah berharga. Islam sendiri pun mengajarkan kepada penganutnya secara syariat dan aqidah bahwa sebuah nyawa sangat berharga, sekalipun bukan orang muslim.

Dalam Islam sendiri pun tidak dibenarkan membunuh seorang manusia tanpa haq, tanpa alasan yang dibenarkan. “(dalam Islam) ada syariat untuk membunuh tapi harus ada alasan. Ada satu nyawa melayang atau proses pembunuhan tanpa hak, itu harus diusut pelakunya,” jelasnya.

BACA JUGA  HRW Desak Indonesia Selidiki Kerusuhan Wamena

“(Kasus ini) tidak bisa kita anggap remeh, karena sudah satu nyawa melayang. Jangankan nyawa, darah menetes karena sebuah luka itu tidak bisa diremehkan,” Ustadz Syuhada.

Repoter: Afriza DS
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Banjir Lagi, Jakarta Butuh Lebih Dari Sekadar Pemimpin Mumpuni

Banjir sudah menjadi langganan ibu kota. Setiap  pergantian pemimpin, masyarakat tak henti berharap solusi tuntas persoalan banjir. Pertanyaannya, apakah cukup sosok pemimpin mumpuni menyelesaikan banjir Jakarta?

Jum'at, 09/02/2018 17:54 0

Suara Pembaca

Radikalisme Islam, Bahayakah?

Pertanyaannya mengapa jika kata radikalisme disandingkan dengan Islam malah memiliki konotasi negatif?

Jum'at, 09/02/2018 16:12 0

Suriah

Koalisi AS Serang Milisi Assad, untuk Bela Rakyat Suriah?

Sedikitnya 100 milisi pro-rezim Suriah Bashar Assad tewas oleh serangan udara koalisi AS.

Jum'at, 09/02/2018 15:27 0

Investigasi

Penganiaya KH Umar Basri Ikut Shalat Subuh Lalu Teriak: Semuanya di Neraka!

Santri asal Majalengka itu melanjutkan, ketika para jamaah wiridan usai shalat pelaku justru bertingkah aneh dengan menendang kotak kayu tempat azan, sambil mengatakan: ieu mah pinerakaeun, nu di dieu mah pinerakaeun kabeh (ini mah neraka, yang di sini neraka semua).

Jum'at, 09/02/2018 15:25 0

Investigasi

Ada Upaya Adu Domba NU-Persis Usai Serangan Orang Gila di Bandung

"Katanya, penganiayaan Ketua Brigade Persis adalah bentuk balas dendam atas penganiayaan KH Umar Basri. Astagfirullah, sampai sejahat itu ingin mengadu-domba umat Islam," ujarnya.

Jum'at, 09/02/2018 14:45 0

Video Kajian

Al-Qur’an Turun Untuk Menyatukan Umat

KIBLAT.NET – Adakalanya seorang yang baru belajar bahasa Arab sedikit saja, ia merasa telah menguasai...

Jum'at, 09/02/2018 11:53 0

Palestina

Menteri Israel Ingin Ubah Masjid Al-Aqsha Jadi Kuil Yahudi

Lebih jauh, Ariel meminta pemerintah Israel untuk mennyatakan kedaulatan penuh atas wilayah Palestina.

Jum'at, 09/02/2018 11:41 0

Feature

Belilah Meski Engkau Tak Butuh, Cerita Inspiratif Seorang Jurnalis

Siang itu kendaraanku terhenti ketika melihat seorang kakek yang tengah beristirahat di pinggir jalan sambil memijit kakinya yang sudah tampak keriput dan rapuh.

Jum'at, 09/02/2018 11:10 0

Suriah

AS: Terjadi Enam Kali Serangan Kimia di Suriah

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa rezim Suriah telah menggunakan senjata kimia dan meningkatkan serangan menakutkan terhadap warga sipil . Rusia pun diminta menekan rezim Assad menghentikan serangan menggunakan senjata kimia.

Jum'at, 09/02/2018 09:41 0

Rusia

Rusia Kirim Jet Tempur Lebih Canggih ke Suriah

Rusia baru mengetahui pejuang revolusi memiliki rudal Stinger—misil portable anti pesawat yang ditembakkan dari atas pundak— setelah jet tempurnya Su-25 ditembak jatuh di Idlib. Gerakan Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) mengumumkan bertanggung jawab atas serangan itu.

Jum'at, 09/02/2018 07:44 0

Close