... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Mahfud MD kepada Menag: Hati-Hati Pak Menteri

Foto: Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan aturan mengenai pungutan zakat yang berasal dari pemotongan gaji ASN atau PNS yang beragama Islam. Menurutnya, pemotongan tersebut hanya dikhususkan bagi yang muslim. Sebab, hanya umat Islam yang memiliki kewajiban membayar zakat.

Atas hal tersebut, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD pun angkat bicara.”Kalau PNS mau mau bersedekah atau berinfaq dengan ikhlas itu tentu sangat bagus. Tapi itu jangan disebut zakat agar tak menyesatkan. Tapi kalau sedekah atau infaq yang ikhlas tentu tak bisa dipotong langsung melalui Perpres atau Peraturan Menteri,” ungkapnya melalui akun Twitter pada Rabu, (07/02/2018).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa zakat profesi itu istilah baru saja, bukan istilah naqliy. Tapi tetap penyetaraan nishabnya adalah zakat maal. “Misal, kalau MUI menyetarakan dengan 85 gram emas. Jadi tetap harus nishab dan haul. Kalau tidak nishab dan haul namanya zakat harta rikaz. Itu lain lagi. Beda lagi dengan zakat fithrah,” jelasnya.

“Misal, seorang PNS bergaji 10 jt/bulan itu blm tentu wajib zakat. Gajinya dipakai makan, transport, SPP kuliah anak, cicilan rumah, dll. Misalkan tiap bulan bisa nabung 3 juta maka juga belum wajib zakat sebab komulasi tabungannya 1 tahun hanya 36 jt, belimm nishab. Masa, mau dipotong zakat!?” sambungnya.

Inti dari zakat maal, jelas Mahfud, itu menjadi wajib jika mencapai nishab (sejumlah minimal tertentu) serta haul (sudah dimiliki selama setahun penuh).

“PNS golongan IIIA atau B saja rasanya lebih banyak yang belum memenuhi syarat itu. Hati2, Pak Menteri. Jangan sampai membebani. Dirinci lagi lah,” tukasnya.

Reporter: Afriza
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Mahalnya Ongkos Perang dan Mimpi Rekonsiliasi AS di Afghanistan

Empat puluh lima miliar dolar Amerika. Itulah ongkos yang harus dikeluarkan Amerika Serikat dalam perang di Afghanistan menurut Pentagon. Tanpa batas akhir, nominal itu diperkirakan akan terus naik yang diambil dari hasil pajak negara.

Rabu, 07/02/2018 17:37 0

Suriah

FSA Tahan Dua ‘Delegasi Oposisi’ di Perundingan Sochi

Faksi Free Syrian Army (FSA) di selatan menahan dua petinggi oposisi karena berpartisipasi dalam perundingan Sochi di Rusia.

Rabu, 07/02/2018 15:28 0

Rusia

Kembalinya Mayat Pilot Su-25 ke Rusia Sisakan Misteri

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa mayat Roman Filipov, pilot Su-25 yang tewas di Idlib telah dikembalikan melalui bantuan intelijen Turki.

Rabu, 07/02/2018 13:45 0

Opini

Ironi Papua, Kekayaan yang Tak Menyejahterakan

Sudah jamak diketahui Papua adalah tanah yang kaya. Proven deposit bahan tambang emas dan tembaga berjumlah 2,5 miliar ton, hanya di kawasan konsesi PT. Freeport Indonesia saja di Tembagapura, Kabupaten Mimika yang nilainya lebih dari US$ 100 miliar.

Rabu, 07/02/2018 11:11 0

Afghanistan

Di Kamp Umar, Taliban Berlatih Perang di Tengah Salju

Imarah Islam (Taliban) kembali merilis dokumentasi kegiatan di muaskar atau kamp pelatihan militer mereka melalui media sosial.

Rabu, 07/02/2018 10:27 0

Opini

Kartu Kuning untuk Negeriku

Dunia pendidikan melahirkan geliat perubahan dengan munculnya sosok pemuda berani nan kritis. Dialah Muhammad Zaadit Takwa, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) tahun 2017.

Rabu, 07/02/2018 09:47 0

Amerika

Hasil Audit Badan Logistik di Pentagon, 800 Juta Dolar Mengalir Tak Jelas

Audit internal terhadap sebuah badan penyedia layanan logistik pertahanan (DLA) di bawah Departemen Pertahanan AS terungkap adanya kehilangan dana atau anggaran sebesar US$ 800 juta (sekitar Rp 10,8 triliun) yang penggunannya tidak jelas. Dana yang menguap sebesar itu dikatakan berasal dari proyek-proyek konstruksi militer, dan tidak memiliki a

Rabu, 07/02/2018 07:11 0

Suriah

Serangan Udara Meningkat, Kondisi Idlib-Ghauta Makin Mencemaskan

Dua kawasan besar yang dikuasai oposisi menjadi incaran Rusia dan Suriah belakangan ini. Sedikitnya ada 29 korban tewas akibat serangan udara di Idlib dan Ghauta.

Selasa, 06/02/2018 18:15 0

Suriah

Begini Kronologi Jatuhnya Pesawat Sukhoi di Idlib Versi Rusia

Jatuhnya pesawat tempur jenis Sukhoi milik Rusia di tangan oposisi di Idlib merupakan pertama kalinya terjadi. Pesawat itu ditempak jatuh oleh pejuang dari Haiah Tahrir Al-Syam pada Sabtu (03/02/2018).

Selasa, 06/02/2018 16:09 0

Suriah

Pengungsi Suriah Terancam Dipulangkan Paksa ke Negara Asal

Pengungsi Suriah terancam dipulangkan ke negara asalnya menurut laporan lembaga-lembaga kemanusiaan terkemuka.

Selasa, 06/02/2018 14:41 0