... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Galeri

Apakah Mati dalam Khusnul Khatimah Bisa Disiapkan?

KIBLAT.NET – Apakah Mati dalam Khusnul Khatimah Bisa Disiapkan? Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Sementara itu, bagi manusia, ada perhitungan setelah kematian. Kematian atau ajal sendiri tidak mengenal waktu kapan akan datang menjemput.

Kita sebagai muslim setiap hari beramal untuk mempersiapkan kematian yang baik (khusnul khatimah). Karena perjalanan hidup sangat ditentukan oleh akhirnya. Pertanyaan yang logis adalah, apakah akhir yang baik itu bisa dipersiapkan? Adakah amal-amal yang bisa kita bangun setiap hari untuk memperbesar kemungkinan mati dalam khusnul khatimah? Simak penjelasan Ustadz Akhlis Marzuki berikut ini!

Redaktur: Salem

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Apakah Mati dalam Khusnul Khatimah Bisa Disiapkan?”

  1. frederik

    Inna sholaati wa mahyaaya wa mamati lillaahirobil ‘alamin….

    Kalo mati dalam (niat) bela negara dan bukannya Agama, apakah bisa disebut khusnul khotimah ?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ini Tujuan Kapolri Tito Kunjungi Ormas Islam Pasca Pidatonya Viral

Ia mengaku sempat khawatir hubungannya dengan masyarakat terganggu akibat video potongan pidatonya yang viral, sehingga dianggap mendiskreditkan ormas Islam (selain NU dan Muhammadiyah).

Kamis, 08/02/2018 11:07 2

Amerika

AS Ingin Taliban Duduk di Meja Perundingan

Wakil Menteri Luar Negeri AS, John Sullivan, mengatakan pada Selasa (06/02) bahwa negaranya masih berharap untuk mendorong Taliban ke meja perundingan dalam rangka membicarakan solusi politik konflik di Afghanistan.

Kamis, 08/02/2018 09:23 0

News

Temui Ormas Islam di DDII, Tito Cerita Sering Shalat di Masjid Al-Furqan

"Saya sengaja silaturahmi kepada Majelis Ormas Islam di Dewan Dakwah. Saya pribadi jujur saja memang belum terlalu dekat dengan dewan dakwah, secara personal, semenjak menjadi kapolri belum pernah ke DDII, dan MOI, meskipun saya sudah beberapa di antaranya saya kenal," ungkap Kapolri, Rabu (07/02/2018).

Kamis, 08/02/2018 08:40 1

Indonesia

Mahfud MD kepada Menag: Hati-Hati Pak Menteri

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan aturan mengenai pungutan zakat yang berasal dari pemotongan gaji ASN atau PNS yang beragama Islam.

Kamis, 08/02/2018 07:34 0

Indonesia

Pasal Penghinaan Presiden Dapat Munculkan Ketidakpastian Hukum

"Presiden dan Wapres tidaklah boleh mendapatkan perlakuan privilege hukum secara diskriminatif berbeda dengan kedudukan rakyat," lanjutnya.

Kamis, 08/02/2018 07:21 0

Profil

Amatullah Al-Masriyyah, Muslimah dalam Tiga Medan Jihad

Setelah tumbuh dan berkembang di Afganistan, Muslimah yang bernama Amatullah Al-Mashriyyah ikut dengan suaminya ke Yaman. Namun dia dan keluarga kembali lagi ke Afganistan

Kamis, 08/02/2018 05:32 0

Indonesia

Temui MOI, Tito Karnavian Sampaikan Pembelaan Terkait Pidatonya

Setelah menjadi soroton umat Islam terkat video pidato Tito Karnavian di media sosial yang mengatakan, hanya NU dan Muhammadiyah pendiri NKRI. Kapolri Tito Karnavian mengunjungi Dewan Dakwah Islam Indonesia.

Rabu, 07/02/2018 22:25 0

Indonesia

Soal Videonya yang Viral, Ini Alasan Tito Karnavian

Kapolri Tito Karnavian berkunjung ke gedung DDII, Jalan Kramat Raya Senen, Jakarta Pusat pada Rabu (07/02/2018).

Rabu, 07/02/2018 21:56 0

Indonesia

Bachtiar Nasir: LGBT Itu Kreatif Tapi Jorok

Ustadz Bachtiar Nasir menganggap pelaku LGBT sebagai makhluk paling kreatif di dunia. Sayangnya, kreatifitas itu tak bernilai positif.

Rabu, 07/02/2018 17:39 0

Amerika

Mahalnya Ongkos Perang dan Mimpi Rekonsiliasi AS di Afghanistan

Empat puluh lima miliar dolar Amerika. Itulah ongkos yang harus dikeluarkan Amerika Serikat dalam perang di Afghanistan menurut Pentagon. Tanpa batas akhir, nominal itu diperkirakan akan terus naik yang diambil dari hasil pajak negara.

Rabu, 07/02/2018 17:37 0

Close