... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kepala Brigade Persis Meninggal Usai Dianiaya, Umat Diimbau Waspada

Foto: Komandan Brigade Persis Prawoto dianiaya orang gila. (Hidayatullah)

KIBLAT.NET, Bandung – Organisasi Persatuan Islam (Persis) membenarkan kabar meninggalnya HR. Prawoto pada Kamis (01/02/2018). Kepala Operasi Brigade Persis Pusat itu meninggal akibat dianiaya orang diduga sakit jiwa.

“Persis bagian informasi menyatakan bahwa benar berita ustadz Prawoto sudah gugur sebagai syuhada karena penganiayaan yang dilakukan oleh orang yang sakit jiwa menggunakan linggis,” kata ustadz Dudi Muttaqien melalui video singkat.

Putra almarhum KH. EZ Muttaqien itu mengungkapkan, kejadian serupa juga menimpa KH. Umar Basri. Pengasuh Ponpes Santiong Cicalengka itu juga dianiaya orang diduga sakit jiwa hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

“Kita waspada jangan sampai hal seperti penghilangan para ustadz dan para ulama ini terjadi terus menerus, sehingga suatu saat umat Islam akan kehilangan ulamanya dan Islam akan menjadi ajaran yang salah,” ungkapnya.

HR. Prawoto (40) sendiri dianiaya oleh Asep Maftuh (45). Peristiwa maut itu terjadi di dekat kediamannya di Blok Sawah, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Setelah kejadian, Prawoto sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong. Pada pukul 16.00 WIB ia pun mengembuskan napas terakhirnya.

“Mudah-mudahan Ustadz Prawoto diterima sebagai syuhada dan mendapat pahala yang luar biasa. Lebih dari itu kita semua harus waspada dan merapatkan barisan, membiasakan diri sampai Allah mencintai kita,” kata ustadz Dudi.

BACA JUGA  Fraksi PKS Canangkan Gerakan Bagi Masker dan Disinfektan Gratis di Rumah Ibadah

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Kepala Brigade Persis Meninggal Usai Dianiaya, Umat Diimbau Waspada”

  1. Penganiayaan adalah perbuatan menyakiti orang lain yang mengenai badannya, tetapi tidak sampai menghilangkan nyawanya, melukai atau penganiayaan (jinayah terhadap selain jiwa) bisa sengaja, semi sengaja, dan kesalahan.

    Tindak pidana ini diatur dalam Pasal 354 KUHP. Perbuatan berat atau dapat disebut juga menjadikan berat pada tubuh orang lain. Haruslah dilakukan dengan sengaja oleh orang yang menganiayanya.Unsur-unsur penganiayaan berat, antara lain: Kesalahan (kesengajaan), Perbuatannya (melukai secara berat), Obyeknya (tubuh orang lain), Akibatnya (luka berat).

    Seperti pada kasus yang berhasil di ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pan‎dowo tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian terhadap salah satu pemimpin Persatuan Indonesia yaitu Ustaz Prawoto (40) oleh Asep Maptuh (45). Pelaku yang berkali-kali memukuli almarhum dengan menggunakan potongan pipa besi. Tak selang lama setelah kejadian akhirnya berhasil diamankan pelaku yang diduga mengalami gangguan jiwa dan kini tengah diobservasi di Rumah Sakit Jiwa Cisarua.

    Mudah-mudahan pak polisi berhasil mengungkap penyebab pelaku penganiayaan apakah benar pelaku mengalami gangguan jiwa atau ada unsur kesengajaan dalam melakukan tindak pidana.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Muncul di Publik, Pemimpin Al-Qaidah Kritisi Perjalanan Revolusi Arab

Pemimpin Al-Qaidah dr. Aiman Al-Zawahiri dalam rilis terbaru pesan audionya menyinggung masalah kegagalan revolusi Arab atau yang dikenal sebagai Arab Spring.

Jum'at, 02/02/2018 05:50 0

Myanmar

Rumah Aung San Suu Kyi Dilempari Bom

Tempat tinggal pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi di Yangon dilempari bom oleh orang tak dikenal.

Kamis, 01/02/2018 22:17 0

Myanmar

Lima Kuburan Massal Rohingya Ditemukan, Ungkap Ratusan Korban Pembantaian Myanmar

Sebuah penyelidikan eksklusif mengungkapkan sejumlah warga Rohingya di Myanmar telah dibantai dan dikubur di 5 kuburan massal.

Kamis, 01/02/2018 20:24 0

Palestina

AS Masukkan Ismail Haniyeh dalam Daftar Teroris, Begini Respon Hamas

Hamas secara tegas menolak keputusan Amerika Serikat yang menempatkan Ismail Haniyeh dalam daftar teroris global.

Kamis, 01/02/2018 18:47 0

Amerika

Trump: Negara Penentang Keputusan AS atas Yerusalem adalah Musuh

Presiden AS Donald Trump menggambarkan negara-negara yang menentang langkahnya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sebagai "musuh Amerika".

Kamis, 01/02/2018 17:30 0

Myanmar

ARSA: Kelompok Perdagangan Manusia Menyamar Jadi Kami di Bangladesh

Gerilyawan Rohingya itu mengungkapkan bahwa Myanmar telah menempatkan sejumlah orang yang menyamar sebagai anggota ARSA di Bangladesh.

Kamis, 01/02/2018 17:05 0

Video Kajian

Gus Hamid: Memilih Pemimpin Muslim Saja, Tidak Cukup

KIBLAT.NET – Gus Hamid: Memilih Pemimpin Muslim Saja, Tidak Cukup. Adanya pemimpin bagi umat Islam...

Kamis, 01/02/2018 16:17 0

Fikih

Shalat Gerhana Sendirian, Bolehkah?

Para ulama sepakat bahwa shalat gerhana hukumnya sunnah. Boleh dilaksanakan secara sendirian di rumah atau di tempat-tempat yang lain. Menurut Mazhab Syafi’i dan Hanbali, tidak ada perbedaan antara gerhana bulan dan matahari. Kedua-duanya disunnahkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Sementara dalam mazhab Hanafiah dan Malikiah menyatakan tidak disunnahkan berjamaah dalam shalat gerhana bulan.

Rabu, 31/01/2018 16:31 0

Tazkiyah

Mana yang Lebih Tua, Rasulullah atau Al-Abbas bin Abdul Muthalib

Sebagian orang pernah menanyakan kepada Al-Abbas bin Abdul Muthalib, salah seorang paman Nabi perihal siapa di antara keduanya yang lebih tua, apakah dia sendiri ataukah Rasulullah Muhammad.

Rabu, 31/01/2018 15:30 0

Amerika

Trump Teken Perintah Eksekutif Tolak Penutupan Penjara Guantanamo

Trump menjelaskan niatnya selama kampanye 2016 untuk membiarkan penjara itu tetap terbuka. Perintah ini memungkinkan sekretaris pertahanan dapat memasukkan seseorang yang dianggap bersalah dan ditangkap oleh AS ke dalam penjara yang terletak di Kuba itu.

Rabu, 31/01/2018 12:24 0

Close