... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Ancaman ARSA untuk Kelompok Penyamar di Bangladesh

Foto: Tentara Pemnyelamat Rohingya Arakan (ARSA), sebuah gerakan perlawanan kaum Muslim Rohingya.

KIBLAT.NET, Rakhine – Arakan Rohingya Salvatiom Army (ARSA) geram setelah mengetahui adanya kelompok yang memanfaatkan namanya di Bangladesh. Terlebih, setelah mengetahui bahwa namanya digunakan oleh pelaku sindikat perdagangan manusia. ARSA berjanji akan membongkar kelompok tersebut.

“Kami keras memperingatkan kelompok-kelompok yang beroperasi dengan menyamar sebagai ARSA untuk tidak melakukannya. Jika tidak, kami tidak punya pilihan selain mengungkap nama kelompok dan pemimpin mereka di depan umum,” ungkap ARSA pada

Menurut keterangan tertulis ARSA pada Rabu (31/01/2018) di akun Twitternya, Myanmar telah menempatkan sejumlah orang yang menyamar sebagai anggota ARSA di Bangladesh. Namun, belum diketahui secara pasti siapa oknum yang dimaksud oleh ARSA tersebut.

“ARSA pada prinsipnya, secara ketat tidak mengijinkan anggota kami untuk menyerang warga sipil, tempat ibadah dan properti mereka terlepas dari latar belakang agama dan etnis mereka,” tegas ARSA.

Menurut penjelasan ARSA, mereka yang menyamar bertugas untuk merusak citra ARSA baik di kalangan pengungsi maupun pemerintah Bangladesh. Selain itu, Bangladesh yang menampung banyak pengungsi Rohingya cukup dihormati oleh ARSA. Gerilyawan Rohingya itu menegaskan bahwa tak ada satupun serangan maupun tindakan yang dilakukan dalam kamp pengungsi di Bangladesh.

“ARSA juga menjamin bahwa kami tidak melakukan serangan apapun di kamp pengungsian Rohingya di Bangladesh karena kami menghormati kedaulatan Bangladesh yang membantu warga Rohingya atas dasar kemanusiaan,” tutupnya.

BACA JUGA  IZI: Amil Zakat Harus Bermental Kuat

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

AS Masukkan Ismail Haniyeh dalam Daftar Teroris, Begini Respon Hamas

Hamas secara tegas menolak keputusan Amerika Serikat yang menempatkan Ismail Haniyeh dalam daftar teroris global.

Kamis, 01/02/2018 18:47 0

Amerika

Trump: Negara Penentang Keputusan AS atas Yerusalem adalah Musuh

Presiden AS Donald Trump menggambarkan negara-negara yang menentang langkahnya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel sebagai "musuh Amerika".

Kamis, 01/02/2018 17:30 0

Myanmar

ARSA: Kelompok Perdagangan Manusia Menyamar Jadi Kami di Bangladesh

Gerilyawan Rohingya itu mengungkapkan bahwa Myanmar telah menempatkan sejumlah orang yang menyamar sebagai anggota ARSA di Bangladesh.

Kamis, 01/02/2018 17:05 0

Video Kajian

Gus Hamid: Memilih Pemimpin Muslim Saja, Tidak Cukup

KIBLAT.NET – Gus Hamid: Memilih Pemimpin Muslim Saja, Tidak Cukup. Adanya pemimpin bagi umat Islam...

Kamis, 01/02/2018 16:17 0

Fikih

Shalat Gerhana Sendirian, Bolehkah?

Para ulama sepakat bahwa shalat gerhana hukumnya sunnah. Boleh dilaksanakan secara sendirian di rumah atau di tempat-tempat yang lain. Menurut Mazhab Syafi’i dan Hanbali, tidak ada perbedaan antara gerhana bulan dan matahari. Kedua-duanya disunnahkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Sementara dalam mazhab Hanafiah dan Malikiah menyatakan tidak disunnahkan berjamaah dalam shalat gerhana bulan.

Rabu, 31/01/2018 16:31 0

Tazkiyah

Mana yang Lebih Tua, Rasulullah atau Al-Abbas bin Abdul Muthalib

Sebagian orang pernah menanyakan kepada Al-Abbas bin Abdul Muthalib, salah seorang paman Nabi perihal siapa di antara keduanya yang lebih tua, apakah dia sendiri ataukah Rasulullah Muhammad.

Rabu, 31/01/2018 15:30 0

Amerika

Trump Teken Perintah Eksekutif Tolak Penutupan Penjara Guantanamo

Trump menjelaskan niatnya selama kampanye 2016 untuk membiarkan penjara itu tetap terbuka. Perintah ini memungkinkan sekretaris pertahanan dapat memasukkan seseorang yang dianggap bersalah dan ditangkap oleh AS ke dalam penjara yang terletak di Kuba itu.

Rabu, 31/01/2018 12:24 0

Rusia

Pidato di Sochi, Menlu Rusia Diteriaki Delegasi Oposisi

Anggota faksi oposisi Suriah yang menghadiri perundingan Sochi di Rusia meneriaki Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ketika berpidato. Ia mengecam Rusia yang mendukung rezim Suriah Bashar Assad.

Rabu, 31/01/2018 10:22 0

Rusia

Hasil Konferensi Sochi Abaikan Tuntutan Oposisi Suriah

Kongres Perdamaian Suriah di Sochi, Rusia, Selasa (30/01), menyimpulkan pernyataan yang menyerukan pemilihan secara demokrasi namun mengabaikan tuntutan utama oposisi

Rabu, 31/01/2018 08:58 0

Rusia

Tiba di Sochi, Sekelompok Oposisi Suriah Balik Sebelum Turun Pesawat

Sekelompok oposisi Suriah yang bertolak ke Konferensi Dialog Nasional Suriah di Sochi, Rusa, Selasa (30/01), akhirnya balik sebelum turun dari pesawat. Rombongan berjumlah 120 tokoh politik oposisi Suriah itu terbang dari Turki.

Rabu, 31/01/2018 07:22 0

Close