... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PBB Desak Myanmar Beri Akses Bantuan ke Pengungsi Rohingya

Foto: Kamp Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET, Rakhine – PBB meminta Myanmar, Rabu (24/01), untuk mengizinkan organisasi-organisasi bantuan memasuki kamp-kamp yang didirikan oleh puluhan ribu pengungsi Muslim Rohingya sebelum kembali ke rumah mereka. Permintaan ini untuk memastikan keamanan pengungsi Rohingya.

Komisaris Tinggi PBB untuk Myanmar (UNAMI) meminta rezim Myanmar memberikan akses kemanusiaan ke Arakan tanpa hambatan dan “menciptakan kondisi untuk solusi nyata dan abadi”. Pada saat yang sama, UNHCR mencatat bahwa lembaga-lembaga kemanusiaan terus dihalang-halangi oleh rezim Myanmar masuk wilayah yang dihuni Muslim Rohingya itu.

Seruan tersebut datang setelah kunjungan delegasi internasional untuk menasihati Myanmar terkait yang harus dilakukan ke kamp pengungsi Tung-pyo Littwe di luar kota Mongdao di dekat perbatasan dengan Bangladesh. Sebuah video di kamp menunjukkan rumah-rumah kayu di tanah berbatu yang dikelilingi pagar yang diatapi kawat berduri.

Sementara itu, Bangladesh menunda pemulangan pengungsi Rohingya karena persediaan dan verifikasi daftar orang yang boleh kembali belum selesai. PBB menambahkan bahwa pengungsi juga masih belum mendapat jaminan keamanan.

Sebelumnya, sejumlah aktivis Arakan menilai langkah pemerintah yang hanya membolehkan pengungsi Rohingya yang memiliki kartu warga Myanmar perlu dikritisi. Pasalnya, syarat tersebut tidak menyelesaikan masalah pengungsi tanpa tuntas.

Seperti diketahui, kata aktivis, rezim Myanmar sudah sejak lama tidak memperpanjang kartu kewarganegaraan Rohingya sebagai upaya menghapus etnis itu dari peta suku Myanmar.

BACA JUGA  Kelompok HAM Ungkap Cara Myanmar Hapus Kewarganegaraan Rohingya

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pelapor Alfian Tanjung Dicecar Pertanyaan soal Komunisme di Tubuh PDIP

Staf hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tanda Perdamean Nasution dihadirkan dalam persidangan Ustadz Alfian Tanjung (UAT).

Rabu, 24/01/2018 21:12 0

Indonesia

Harus Ada UU untuk Menanggulangi LGBT

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menegaskan bahwa masalah Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak bisa diselesaikan dengan pidana saja. Menurutnya, harus ada penanggulangan LGBT lewat undang-undang.

Rabu, 24/01/2018 19:33 0

Indonesia

Pelapor Akui Perkarakan Alfian Tanjung atas Perintah Sekjen PDI-P

Persidangan Alfian Tanjung hari ini, Rabu (24/01/2018) memasuki tahap pembuktian. Alfian dituduh telah melakukan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik melalui Twitter.

Rabu, 24/01/2018 19:14 0

Indonesia

Komisi III: LGBT Jadi Ancaman Bangsa, Patut Dipidana

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menegaskan bahwa promosi paham Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) sangat marak. Bahkan, ia memaparkan para aktivis LGBT berlindung di balik HAM.

Rabu, 24/01/2018 18:15 0

Indonesia

15 Pengungsi Suriah Tewas Membeku di Perbatasan Lebanon

Sedikitnya 15 orang termasuk laki-laki, perempuan, dan anak-anak tewas akibat kedinginan hingga tubuh mereka membeku saat mencoba menyeberangi perbatasan dari Suriah ke Lebanon.

Rabu, 24/01/2018 17:48 0

Indonesia

Menteri Ryamizard Bertemu Menhan AS Bahas Terorisme

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu pada Selasa (23/01/2018). Keduanya membahas mengenai stabilitas keamanan di kawasan Asia Pasifik.

Rabu, 24/01/2018 15:21 0

Indonesia

FPI: Pemerintah Harus Cegah LGBT Lewat Perppu

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kiai Shabri Lubis menilai masalah Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender (LGBT) saat ini sudah masuk dalam keadaan darurat.

Rabu, 24/01/2018 13:17 0

Indonesia

Soal Pernyataan Ketua MPR, Maneger: Publik Jadi Melek Pasal LGBT

Maneger mengatakan tidak banyak pejabat negara yang berani mengambil tanggung jawab merespon isu LGBT. Menurutnya, Zulkifli termasuk yang konsisten mensosialisasikan bahwa legalisasi LGBT itu bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, UU Perkawinan, dan moral bangsa.

Rabu, 24/01/2018 13:04 0

Opini

Aroma Pencitraan dalam Elegi Asmat

Santer diberitakan di sejumlah media bahwa 61 anak suku Asmat di Papua meninggal akibat campak dan gizi buruk sejak September 2017 hingga 11 Januari 2018.

Rabu, 24/01/2018 10:07 0

Indonesia

Prof Euis: Fraksi yang Tak Larang LGBT Berarti Melegalkan

"Sebetulnya apa yang dikatakan oleh Pak Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR itu ada betulnya, istilahnya melegalkan itu adalah jika tidak menyetujui RUU LGBT atau perluasan makna pencabulan sesama jenis dalam KUHP, kan berarti sama saja membiarkan itu dan sama saja dengan melegalkan, karena tidak ada larangan atau tidak ada aturannya," ungkap Euis saat dihubungi Kiblat.net, Selasa (23/01/2018).

Rabu, 24/01/2018 09:38 0

Close