... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakistan Kecam Serangan Drone AS di Kurram

Foto: Drone AS, MQ-1 Predator

KIBLAT.NET, Islamabad – Kementerian Luar Negeri Pakistan mengecam serangan pesawat tak berawak (drone) AS yang menergetkan seorang komandan Jaringan Haqqani di wilayah kesukuan Kurram.

Serangan di daerah Spin Tal Dappah Mamozai di Kurram pada Selasa (23/01/2018) ini, menjadi operasi drone terbesar kedua AS di negara itu. Media Pakistan mencatat, sosok komandan yang terbunuh adalah Ahsan alias Khoray, selain anggota Jaringan Haqqani lainnya.

Pemerintah Pakistan tak jarang mengkritik serangan udara AS yang membunuh anggota Taliban, termasuk pemimpin Jaringan Haqqani. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan di situsnya, Kemenlu Pakistan menyatakan militer AS menyerang sebuah kamp pengungsi untuk warga Afghanistan.

“Pakistan mengecam serangan pesawat tak berawak di Kurram Agency yang dilakukan oleh Misi Dukungan Tegas (RSM) pagi ini, yang menargetkan sebuah kamp pengungsi Afghanistan,” kata Kementerian.

“Tindakan sepihak seperti itu, sangat merugikan semangat kerja sama kedua negara dalam memerangi terorisme,” tambahnya.

Pemerintah Pakistan sendiri telah mengecam banyak serangan drone AS di masa lalu. Pakistan menyebutnya sebagai sebuah pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorialnya.

Tuntutan paling kontroversial terhadap serangan AS, Kemenlu Pakistan mengeluarkan sebuah pernyataan resmi yang menentang serangan yang membunuh mantan Amir Taliban Mullah Mansour di provinsi Baluchistan pada 21 Mei 2015.

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

BMH Gelar Program Sehat Peduli Gizi Serentak di 28 Provinsi

BMH gelar program sehat peduli gizi serentak di 28 provinsi

Kamis, 25/01/2018 13:22 0

Video News

Editorial: Ilusi Swasembada Beras

KIBLAT.NET – Editorial: Ilusi Swasembada Beras. Pergantian tahun ditandai dengan meroketnya harga komoditas beras. Keterbatasan...

Kamis, 25/01/2018 13:18 0

Indonesia

Terungkap, Berita Tak Terkonfirmasi Dijadikan Bukti Kasus Alfian Tanjung

Kader PDIP Gunakan Berita Tak Terkonfirmasi Jadi Bukti Kasus Alfian Tanjung

Kamis, 25/01/2018 12:52 0

Artikel

Kurdi dalam Persimpangan Kepentingan AS dan Turki di Suriah

Kurdi dalam Persimpangan Kepentingan AS dan Turki di Suriah. Konflik di perbatasan Turki Suriah kembali memanas, dipicu oleh rencana Amerika untuk melatih 30 ribu militan Kurdi. Bagaimana sejatinya kepentingan Turki dan AS di Suriah, apa pula tuntutan Kurdi di wilayah tersebut?

Kamis, 25/01/2018 12:18 0

Indonesia

Dunia Belum Sepakat tentang Definisi Teroris

"Memang belum ada kesepakatan dunia apakah itu teroris, termasuk di Palestina siapa yang menjadi teroris. Amerika sengaja membuat teroris memang untuk menyasar umat Islam," ujarnya pada Selasa (23/01/2018). 

Kamis, 25/01/2018 11:12 0

Indonesia

Inna Lillah, Pendiri IDC Tutup Usia

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, KH Muhammad Dachlan, pendiri Yayasan Infaq Dakwah Center (IDC) berpulang ke rahmatullah.

Kamis, 25/01/2018 08:35 0

Indonesia

Pelapor Alfian Tanjung Dicecar Pertanyaan soal Komunisme di Tubuh PDIP

Staf hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tanda Perdamean Nasution dihadirkan dalam persidangan Ustadz Alfian Tanjung (UAT).

Rabu, 24/01/2018 21:12 0

Indonesia

Harus Ada UU untuk Menanggulangi LGBT

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menegaskan bahwa masalah Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak bisa diselesaikan dengan pidana saja. Menurutnya, harus ada penanggulangan LGBT lewat undang-undang.

Rabu, 24/01/2018 19:33 0

Indonesia

Pelapor Akui Perkarakan Alfian Tanjung atas Perintah Sekjen PDI-P

Persidangan Alfian Tanjung hari ini, Rabu (24/01/2018) memasuki tahap pembuktian. Alfian dituduh telah melakukan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik melalui Twitter.

Rabu, 24/01/2018 19:14 0

Indonesia

Komisi III: LGBT Jadi Ancaman Bangsa, Patut Dipidana

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menegaskan bahwa promosi paham Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) sangat marak. Bahkan, ia memaparkan para aktivis LGBT berlindung di balik HAM.

Rabu, 24/01/2018 18:15 0

Close