... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Empat Warga AS Tewas dalam Serangan Taliban di Hotel Kabul

Foto: Hotel Intercontinental sesaat setelah pasukan keamanan berhasil melumpuhkan lima pejuang Taliban

KIBLAT.NET, Washington – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Rabu (24/01), mengonfirmasi sedikitnya empat warganya termasuk dari puluhan korban tewas akibat serangan Taliban ke Hotel Intercontinental di pusat ibu kota Kabul pada Sabtu lalu. Sedikitnya lima pejuang Taliban berhasil memasuki hotel tempat menginap warga asing itu dan menyandera pengunjungnya.

“Kami dapat memastikan bahwa empat warga AS terbunuh dan dua lainnya terluka. Kami mengucapkan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman korban dan berharap orang-orang yang terluka tersebut segera sembuh,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Naort dalam sebuah pernyataan, Rabu.

Lima pejuang Taliban, Sabtu malam, berhasil masuk ke Hotel Intercontinental di pusat ibukota Kabul. Serangan tersebut dimulai dengan sebuah ledakan yang memungkinkan pejuang Taliban masuk. Listrik hotel mati setelah ledakan. Kemudian kobaran api terlihat di lantai empat. Kelima pejuang itu lalu bertahan di lantai dua.

Penyerang dilaporkan menggunakan seragam militer sehingga bisa mudah mendekati hotel. Mereka berhasil menyelinap kendati keamanan di gerbang masuk dijaga super ketat.

Penjagaan itu sendiri diberlakukan setelah pejuang Taliban berhasil menggelar operasi serupa pada 2011. Sedikitnya sembilan anggota Taliban terlibat dalam operasi itu. Saat itu, Taliban menuntut militer asing pergi dari Afghanistan.

Meski sudah dijaga ketat, sekeliling hotel merupakan taman dan kebun yang rindang dengan pepohonan. Diyakini, pejuang Taliban berhasil menyusup ke hotel itu untuk kedua kalinya melalui taman.

BACA JUGA  PBB Kritik Pelarangan Burqa di Belanda

Seorang saksi yang berada di dalam hotel mengatakan kepada media bahwa Taliban hanya memburu warga asing dalam operasi itu. Ia menuturkan, salah seorang pejuang Taliban sempat menodongkan senjata kepadanya. Setelah diberitahu bahwa dia warga Afghanistan, anggota Taliban itu pun menurunkan senjata.

Korban tewas akibat operasi itu dilaporkan sebanyak 30 orang lebih. Mayoritas warga asing. Hotel Intercontinental milik perusahaan asing dan menjadi tempat menginap warga asing.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Inna Lillah, Pendiri IDC Tutup Usia

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, KH Muhammad Dachlan, pendiri Yayasan Infaq Dakwah Center (IDC) berpulang ke rahmatullah.

Kamis, 25/01/2018 08:35 0

Indonesia

Pelapor Alfian Tanjung Dicecar Pertanyaan soal Komunisme di Tubuh PDIP

Staf hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tanda Perdamean Nasution dihadirkan dalam persidangan Ustadz Alfian Tanjung (UAT).

Rabu, 24/01/2018 21:12 0

Indonesia

Harus Ada UU untuk Menanggulangi LGBT

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menegaskan bahwa masalah Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) tidak bisa diselesaikan dengan pidana saja. Menurutnya, harus ada penanggulangan LGBT lewat undang-undang.

Rabu, 24/01/2018 19:33 0

Indonesia

Pelapor Akui Perkarakan Alfian Tanjung atas Perintah Sekjen PDI-P

Persidangan Alfian Tanjung hari ini, Rabu (24/01/2018) memasuki tahap pembuktian. Alfian dituduh telah melakukan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik melalui Twitter.

Rabu, 24/01/2018 19:14 0

Indonesia

Komisi III: LGBT Jadi Ancaman Bangsa, Patut Dipidana

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menegaskan bahwa promosi paham Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) sangat marak. Bahkan, ia memaparkan para aktivis LGBT berlindung di balik HAM.

Rabu, 24/01/2018 18:15 0

Indonesia

15 Pengungsi Suriah Tewas Membeku di Perbatasan Lebanon

Sedikitnya 15 orang termasuk laki-laki, perempuan, dan anak-anak tewas akibat kedinginan hingga tubuh mereka membeku saat mencoba menyeberangi perbatasan dari Suriah ke Lebanon.

Rabu, 24/01/2018 17:48 0

Indonesia

Menteri Ryamizard Bertemu Menhan AS Bahas Terorisme

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu pada Selasa (23/01/2018). Keduanya membahas mengenai stabilitas keamanan di kawasan Asia Pasifik.

Rabu, 24/01/2018 15:21 0

Indonesia

FPI: Pemerintah Harus Cegah LGBT Lewat Perppu

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kiai Shabri Lubis menilai masalah Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender (LGBT) saat ini sudah masuk dalam keadaan darurat.

Rabu, 24/01/2018 13:17 0

Indonesia

Soal Pernyataan Ketua MPR, Maneger: Publik Jadi Melek Pasal LGBT

Maneger mengatakan tidak banyak pejabat negara yang berani mengambil tanggung jawab merespon isu LGBT. Menurutnya, Zulkifli termasuk yang konsisten mensosialisasikan bahwa legalisasi LGBT itu bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, UU Perkawinan, dan moral bangsa.

Rabu, 24/01/2018 13:04 0

Opini

Aroma Pencitraan dalam Elegi Asmat

Santer diberitakan di sejumlah media bahwa 61 anak suku Asmat di Papua meninggal akibat campak dan gizi buruk sejak September 2017 hingga 11 Januari 2018.

Rabu, 24/01/2018 10:07 0

Close