... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Turki: Operasi Kami di Suriah Berakhir Ketika Pengungsi Bisa Pulang

Foto: Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

KIBLAT.NET, Ankara – Juru bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Ibrahim Kalin, Selasa (23/01), mengatakan bahwa operasi militer di Suriah akan berakhir jika pengungsi di Turki bisa pulang ke kampung halaman mereka.

“Operasi militer Turki di Suriah akan selesai ketika sebanyak 3,5 juta pengungsi Suriah di Turki bisa kembali pulang ke Negara mereka dengan selamat,” kata Kallin di acara puncak pertemuan keamanan di Ankara yang dipimpin Erdogan, Selasa.

Dia menambahkan bahwa operasi bantuan kemanusiaan untuk warga sipil di Afrin masih berlanjut.

Presiden Erdogan sebelumnya menolak menentukan waktu berakhir operasi dengan sandi “Cabang Zaitun” untuk memerangi milisi Kurdi PKK di Afrin, Suriah. AS telah meminta Turki untuk menentukan batas waktu operasi.

“AS juga tidak menentukan batas waktu misinya di Afghanistan dan Iraq,” kata Erdogan menjawab permintaan AS.

Erdogan mengatakan bahwa pihaknya akan menarik segera pasukan dari Afrin jika misi dan tujuan sudah tercapai.

Turki memulai operasi militer di Afrin, Sabtu lalu, dengan didukung sebanyak 25.000 elemen pejuang Free Syrian Army (FSA). Ankara melakukan diplomasi politik untuk menenangkan internasional, khususnya Negara-negara yang bermain dalam konflik Suriah.

Afrin merupakan bagian dari wilayah pinggiran Aleppo, yang dekat dengan perbatasan Turki. Kota-kota di sekeliling Afrin yang nyambung dengan wilayah Turki sudah di bawah kendali pasukan oposisi dukungan Turki. Operasi ini sebagai bagian upaya Turki mengamankan perbatasan dan membuat zona aman bagi pengungsi Suriah di perbatasan.

BACA JUGA  Dapat Lampu Hijau dari AS, Turki Siap Gempur Milisi Kurdi YPG di Suriah

Sumber: Reuters, Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Impor Beras Zalimi Petani

Komunitas Anak Muhammadiyah (KAM) menyayangkan sikap pemerintah yang berencana melakukan impor beras. Hal itu ditegaskan oleh Koordinator KAM, Amirullah Hidayat.

Selasa, 23/01/2018 21:55 0

Indonesia

Pansus Bantah Ada Fraksi Setuju Minol Dijual Bebas di Warung

Terkait isu minuman berakohol dijual bebas di warung-warung, Ketua Pansus RUU Minuman Beralkohol, Arwani Thomafi akhirnya bicara.

Selasa, 23/01/2018 21:00 0

Indonesia

Dahnil Anzar: Kasus Novel Jangan Seperti Siyono

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak berharap agar penanganan kasus ini tak seperti Siyono dan Munir.

Selasa, 23/01/2018 20:12 0

Opini

Ketika Khalid Tak Sengaja Menista

Rasulullah SAW masih memarahinya ketika Khalid bin Walid ra “keceplosan” mencela Abdurrahman bin Auf ra

Selasa, 23/01/2018 19:40 0

Indonesia

Ini Alasan Kenapa RUU Larangan Minol Tak Kunjung Digolkan

RUU Larangan Minuman Beralkohol tak kunjung rampung. Hal itu diakui oleh ketua Pansus RUU Larangan Minol, mengingat Pansus ini sudah dibentuk sejak 2015 lalu.

Selasa, 23/01/2018 19:17 0

Indonesia

Guru Besar IPB: Revisi KUHP Harus Perluas Pasal LGBT

"Kami meminta pencabulan sesama jenis oleh siapapun dikatakan ilegal, baik di tempat terbuka atau tempat tertutup"

Selasa, 23/01/2018 18:14 0

Indonesia

Ustadz Fathuddin Ja’far Diperiksa terkait Ceramah Maheer At-Thuwailibi

Ustadz Fathuddin Ja'far hari ini dipanggil oleh pihak kepolisian. Ustadz Ja'far diperiksa bukan karena terjerat kasus tertentu. Namun diperiksa sebagai saksi atas ceramah Maheer At-Thuwalibi.

Selasa, 23/01/2018 17:32 0

Indonesia

AILA: Upaya Melegalkan LGBT Bukan Isapan Jempol

Rita mengatakan hal itu adalah pertarungan ideologis. Ia berharap semoga anggota dewan yang memiliki wewenang menentukan isi KUHP masih sadar bahwa ideologi negara ini berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa.

Selasa, 23/01/2018 17:00 0

Indonesia

Fahira Idris Ajak Masyarakat Kawal RUU terkait Miras dan LGBT

“Jika benar nanti undang-undang membolehkan miras dijual di warung-warung yang bisa kita lakukan selain melawan secara konstitusional adalah ‘menghukum’ mereka yang mendukung,” kata Fahira Idris melalui rilisnya pada Senin (23/01/2018) malam.

Selasa, 23/01/2018 16:16 0

Video Kajian

Ust. Bachtiar Nasir: Memilih Pemimpin dalam Pilkada 2018

KIBLAT.NET – Syuro atau musyawarah adalah pendekatan Islam dalam menentukan pemimpin dan kandidat yang layak...

Selasa, 23/01/2018 16:10 0

Close