... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rezim Myanmar Hancurkan Masjid Bersejarah Muslim Rohingya

KIBLAT.NET, Arakan – Pemerintah Myanmar, Senin (23/01), menghancurkan sebuah masjid bersejarah di kota Maungdaw, ibukota Negara bagian Rakhine (Arakan), basis minoritas Muslim Rohingya. Kejahatan ini sebagai bagian dari kampanye sistematis untuk menghapus monument-monumen sejarah kehadiran Islam di wilayah tersebut, yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Kantor berita “Arakan” menyebutkan bahwa masjid yang berada di desa “Darge” itu merupakan masjid bersejarah yang sudah berusia puluhan tahun. Rezim Budha meratakannya dengan tanah. Bangunan masjid itu sudah dari bata dan tanah, tak seperti masjid-masjid di Arakan lainnya yang mayoritas masih mengguakan atap jerami dan dinding bambu.

Aktivis Rohingya mengatakan bahwa masjid tersebut dibangun oleh kakek ketiganya. Dia menunjukkan, usia masjid itu tak kurang dari 100 tahun. Artinya, masjid itu berdiri sebelum Inggris menjajah Myanmar.

Rezim Myanmar sudah banyak menghancurkan masjid-masjid bersejarah, tak jarang usianya sudah ratusan tahun, dalam kampanye militer terakhir di Arakan. Hal itu untuk menghapus jejak-jejak kehadiran Islam di Negara itu.

Kampanye militer Myanmar yang diluncurkan sejak 25 Agustus 2017 mengakibatkan 826.000 warga Muslim Rohingya mengungsi ke Bangladesh, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Tak hanya itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mendokumentasikan pemerkosaan massal yang dilakukan tentara kepada Muslimah Rohingya. Bayi dan anak-anak kecil yang terberdosa dibantai. Rumah-rumah warga dibakar. PBB menyebut, itu kejahatan kemanusiaa.

BACA JUGA  Sedikitnya 10 Muslim Rohingya Ditembaki Helikopter Myanmar

Sumber: alkhaleejonline.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Impor Beras Zalimi Petani

Komunitas Anak Muhammadiyah (KAM) menyayangkan sikap pemerintah yang berencana melakukan impor beras. Hal itu ditegaskan oleh Koordinator KAM, Amirullah Hidayat.

Selasa, 23/01/2018 21:55 0

Indonesia

Pansus Bantah Ada Fraksi Setuju Minol Dijual Bebas di Warung

Terkait isu minuman berakohol dijual bebas di warung-warung, Ketua Pansus RUU Minuman Beralkohol, Arwani Thomafi akhirnya bicara.

Selasa, 23/01/2018 21:00 0

Indonesia

Dahnil Anzar: Kasus Novel Jangan Seperti Siyono

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak berharap agar penanganan kasus ini tak seperti Siyono dan Munir.

Selasa, 23/01/2018 20:12 0

Opini

Ketika Khalid Tak Sengaja Menista

Rasulullah SAW masih memarahinya ketika Khalid bin Walid ra “keceplosan” mencela Abdurrahman bin Auf ra

Selasa, 23/01/2018 19:40 0

Indonesia

Ini Alasan Kenapa RUU Larangan Minol Tak Kunjung Digolkan

RUU Larangan Minuman Beralkohol tak kunjung rampung. Hal itu diakui oleh ketua Pansus RUU Larangan Minol, mengingat Pansus ini sudah dibentuk sejak 2015 lalu.

Selasa, 23/01/2018 19:17 0

Indonesia

Guru Besar IPB: Revisi KUHP Harus Perluas Pasal LGBT

"Kami meminta pencabulan sesama jenis oleh siapapun dikatakan ilegal, baik di tempat terbuka atau tempat tertutup"

Selasa, 23/01/2018 18:14 0

Indonesia

Ustadz Fathuddin Ja’far Diperiksa terkait Ceramah Maheer At-Thuwailibi

Ustadz Fathuddin Ja'far hari ini dipanggil oleh pihak kepolisian. Ustadz Ja'far diperiksa bukan karena terjerat kasus tertentu. Namun diperiksa sebagai saksi atas ceramah Maheer At-Thuwalibi.

Selasa, 23/01/2018 17:32 0

Indonesia

AILA: Upaya Melegalkan LGBT Bukan Isapan Jempol

Rita mengatakan hal itu adalah pertarungan ideologis. Ia berharap semoga anggota dewan yang memiliki wewenang menentukan isi KUHP masih sadar bahwa ideologi negara ini berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa.

Selasa, 23/01/2018 17:00 0

Indonesia

Fahira Idris Ajak Masyarakat Kawal RUU terkait Miras dan LGBT

“Jika benar nanti undang-undang membolehkan miras dijual di warung-warung yang bisa kita lakukan selain melawan secara konstitusional adalah ‘menghukum’ mereka yang mendukung,” kata Fahira Idris melalui rilisnya pada Senin (23/01/2018) malam.

Selasa, 23/01/2018 16:16 0

Video Kajian

Ust. Bachtiar Nasir: Memilih Pemimpin dalam Pilkada 2018

KIBLAT.NET – Syuro atau musyawarah adalah pendekatan Islam dalam menentukan pemimpin dan kandidat yang layak...

Selasa, 23/01/2018 16:10 0

Close