... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Guru Besar IPB: Revisi KUHP Harus Perluas Pasal LGBT

Foto: Guru Besar Departemen Ilmu Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. DR. Ir. Euis Sunarti, M.Si.

KIBLAT.NET, Jakarta – Guru Besar bidang Ketahanan Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB) Euis Sunarti menekankan pasal kesusilaan, termasuk pasal LGBT, harus diperbarui. Pasalnya, sudah sejak 72 tahun lalu pasal kesusilaan dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana tidak diubah.

Melihat perkembangan zaman yang semakin mengkhawatirkan, sekelompok ibu-ibu rumah tangga mengajukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi demi perluasan makna di dalam KUHP tersebut beberapa waktu lalu. Namun, permohonan Ibu-ibu rumah tangga ini ditolak dengan melemparkan wewenang pelebaran makna pasal kesusilaan kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

“Jadi proses masuknya perluasan isu LGBT, perzinaan, pencabulan sesama jenis ini sebetulnya sudah ada di dalam KUHP yang lama. Ada pasal yang mengatur itu diantaranya adalah pasal 284 tentang Perzinahan, pasal 285 tentang Perkosaan dan pasal 292 tentang pencabulan sesama jenis namun, makna dari pasal itu tidak mencakup semuanya,” ungkap Euis saat dihubungi Kiblat.net, Selasa (23/01/2018).

Point-point yang diajukan dalam Judicial Review, sebut Euis jika pasal yang sudah ada mengatur zina itu hanya kepada orang yang salah satunya terikat perkawinan, lalu soal perkosaan, yang dibahas KUHP yang lalu hanyalah terhadap perempuan saja. Terakhir, terkait pencabulan sesama jenis, KUHP yang ada hanya mengatur pidana terhadap pelaku pencabulan dengan korban anak di bawah umur yaitu dibawah 18 tahun. Karenanya, demi perluasan makna pidana di atas, ibu-ibu rumah tangga ini memasukkan perluasan norma ke Mahkamah Konstitusi.

BACA JUGA  Qidam Tewas Ditembak, Polisi Klaim Sudah Jalankan SOP

“Sekarang di dalam revisi undang-undang KUHP, seharusnya ada perluasan makna dari apa yang sudah kami usulkan ke MK. Untuk perzinahan, dilakukan perluasan makna bukan hanya kepada yang sudah terikat kepada perkawinan tetapi juga kepada yang tidak dalam perkawinan seperti duda dan janda jika berzina maka bisa dikenai pidana, atau ada sepasang remaja yang berpacaran lalu berzina, itu juga bisa dikenai pidana. Perluasan ini sudah dimasukkan kedalam draft KUHP yang baru,” ungkapnya.

Lalu terkait pasal perkosaan, kami mengusulkan korban bukan perempuan, tetapi laki-laki juga bisa jadi korban perkosaan. Untuk LGBT atau pencabulan sesama jenis, Euis mengungkapkan, perluasan makna yang diharapkan adalah semua jenis pencabulan sesama jenis dimasukkan kedalam pidana, baik terhadap anak-anak, sesama anak dibawah umur, atau bahkan sesama orang dewasa, semua diharapkan terkena pidana.

“Terkhusus untuk LGBT ini memang draf Rancangan KUHP per tanggal 11 Januari masih sama dengan yang dulu ada, artinya belum ada perubahan. Tentang perluasan makna yang diajukan itu belum dimasukkan oleh DPR,” ungkapnya.

Namun, menurut informasi yang Euis dapatkan di DPR, pada tanggal 15 Januari lalu, sudah ada beberapa fraksi-fraksi DPR yang akan menyetujui perluasan makna dalam pasal pencabulan sesama jenis, namun mereka menyaratkan sesuatu di dalam perluasan makna pencabulan itu.

“Memang sudah mulai mendekat fraksi-fraksi yang akan menyetujui larangan cabul sesama jenis tapi dengan syarat yaitu jika pencabulan dikenakan pidana jika dilakukan di depan umum atau di tempat terbuka dan pencabulan untuk propaganda,” ungkapnya.

BACA JUGA  Tolak RUU HIP, KNBN Solo Raya Sampaikan Piagam Surakarta ke DPRD

Euis mengatakan, jika perluasan makna pencabulan sesama jenis yang disetujui oleh sebagian fraksi mendapatkan syarat seperti di atas, maka pencabulan sesama jenis yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi tidak akan dipidana.

“Padahal kami meminta pencabulan sesama jenis oleh siapapun dikatakan ilegal, baik di tempat terbuka atau tempat tertutup. Itu yang kita minta kepada DPR karena ini sangat prinsip, dan untuk masalah LGBT ini belum di akomodasi” ungkapnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Bachtiar Nasir: Memilih Pemimpin dalam Pilkada 2018

KIBLAT.NET – Syuro atau musyawarah adalah pendekatan Islam dalam menentukan pemimpin dan kandidat yang layak...

Selasa, 23/01/2018 16:10 0

Suriah

Silang Pendapat Qatar dan Mesir soal Operasi Turki di Afrin

Kementerian Luar Negeri Qatar memberi dukungan kepada Turki atas operasi militer yang berlangsung di Afrin, Suriah. Qatar memandang bahwa operasi itu didorong lantaran masalah keamanan yang sah.

Selasa, 23/01/2018 15:08 0

Turki

Erdogan: Turki Tidak Berniat Kuasai Wilayah Suriah

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki tidak mengincar wilayah Suriah. Ia mengklarifikasi bahwa operasi yang sedang berlangsung di Afrin akan berakhir begitu tujuan tercapai.

Selasa, 23/01/2018 14:11 0

Suriah

Pejuang Suriah Kembali Amankan Abu Dzuhur

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), Senin (22/01), menggelar serangan balik untuk mempertahankan bandara militer Abu Dzuhur di pedesaan Idlib

Selasa, 23/01/2018 09:12 0

Philipina

Filipina Klaim Tahan Ahli Kimia Hamas

Pihak berwenang Filipina, Senin (22/01), mengaku menahan anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) berkewarganegaraan Iraq. Terduga anggota Hamas itu ditahan karena izin tinggalnya di Negara itu kadaluarsa.

Selasa, 23/01/2018 07:21 0

Suriah

Militer Turki dan FSA Mulai Operasi Darat di Afrin

Tentara Turki dan Tentara Suriah Bebas (FSA), Senin (22/01), memulai serangan darat dari kota A'zaz di utara Aleppo ke kota Afrin, kota yang dikontrol milisi Kurdi YPG. Dilaporkan operasi itu langsung membebaskan sejumlah wilayah.

Selasa, 23/01/2018 06:28 0

Rusia

Menlu Rusia Tuduh AS Bentuk Badan Pemerintahan Alternatif di Suriah

Untuk kedua kalinya selama sepekan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membuat pernyataan menuding AS sedang mengambil langkah-langkah yang berisiko memecah belah Suriah. Lavrov menyebut AS tengah berupaya membentuk “badan-badan alternatif pemerintahan” di Suriah.

Selasa, 23/01/2018 05:53 0

Amerika

AS Sebut Operasi Militer Turki ke Afrin Upaya Destabilisasi

Sehari sebelum Turki menggelar operasi militer ke kota Afrin pada Sabtu (20/01), Departemen Luar Negeri AS merilis pernyataan yang berisi peringatan bahwa serangan Turki terhadap kelompok Kurdi YPG di bagian utara Suriah merupakan tindakan destabilisasi yang serius.

Selasa, 23/01/2018 05:27 0

Amerika

Mattis: Turki Mengabari Kami Sebelum Serang Afrin

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat James Mattis, Ahad (21/01), menegaskan bahwa Turki telah memberitahu Amerika Serikat sebelum meluncurkan serangan udara menargetkan milisi Kurdi dukungan Washington di kota Afrin, Aleppo. AS pun terus berkomunikasi dengan Turki mengenai bagaimana ke depan.

Senin, 22/01/2018 22:00 0

Foto

(Foto) Ribuan Warga Payakumbuh Sambut Kedatangan Ustadz Zulkifli

Sekitar pukul 15.00 WIB, Ustadz Zulkifli tiba di Kota Payakumbuh, Sumatra Barat. Kepulangannya setelah pemanggilan dari Bareskrim Polri ini disambut ribuan warga Payakumbuh.

Senin, 22/01/2018 20:24 0

Close