... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Eksepsi Ditolak, Pengacara: Alfian Tanjung Belum Terbukti Bersalah

Foto: Alfian Tanjung menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/12/2017).

KIBLAT.NET, Jakarta – Alfian Tanjung dijadwalkan akan menjalani tahapan persidangan pembuktian perkara pencemaran nama baik dan ujaran kebencian, setelah Majelis Hakim PN Jakarta Pusat menolak eksepsinya, Rabu (17/01/2018) lalu.

Sidang pembuktian perkara Alfian Tanjung dijadwalkan akan digelar Rabu (24/01/2018), setelah nota keberatan tak dikabulkan hakim. Koordinator Tim Advokasi Ustad Alfian Tanjung (TAAT) Abdullah Al Katiri, S.H. mengungkapkan dalam eksepsinya setidaknya ada 11 keberatan yang disampaikan. Namun, tidak satu pun yang diterima Majelis Hakim.

“Terlepas pro kontra apa yang menjadi pertimbangannya, menurut PH putusan Majelis Hakim tidak beralasan dan tidak berdasar tetapi PH mau tidak mau menerima putusan tersebut pada agenda putusan sela yang lalu,” ungkap Al Katiri melalui pernyataan tertulis, Selasa (23/01/2018).

Al Katiri menjelaskan, bahwa eksepsi yang ditolak Majelis hanyalah keberatan mengenai aspek formil sarat sahnya surat dakwaan sebagaimana diatur dalam Pasal 143 KUHAP, bukan keberatan mengenai pokok perkara apakah Alfian bersalah atau tidak.

Pokok perkara baru akan diperiksa pada agenda pemeriksaan saksi-saksi, Ahli dan terdakwa pada hari rabu (24/1) dan seterusnya, terang Al katiri. Karenanya, sampai agenda putusan nanti, Alfian saat ini belum terbukti bersalah atau tidak.

“Kami dan masyarakat Indonesia yang simpati terhadap Ustad Alfian meyakini Ustad tidak bersalah, apalagi delik yang dijadikan perkara hanyalah tweet yang tidak substantif. Nuansa penegakkan hukum atas Ustad Alfian lebih kental nuansa politiknya, karena yang melaporkan beliau adalah DPP PDIP sebagai suatu partai, bukan perorangan. Sedangkan pasal yang disangkakan kepada Ustad Alfian adalah Pasal 27 Ayat (3) UU ITE, Pasal 310, 311 KUHP yang mana Pasal tersebut adalah delik aduan individual atau perorangan yang bersifat absolut,” ungkap Al Katiri.

BACA JUGA  Kemendagri Klaim Pilkada Serentak Jadi Stimulus Ekonomi

Ia menyebut, bahwa Pasal 27 Ayat (3) UU ITE, Pasal 310, 311 KUHP yang mana Pasal tersebut adalah delik aduan individual atau perorangan yang bersifat absolut adalah salah satu poin Eksepsi dan yang lain tentang penerapan Pasal 27 dan 28 UU RI No.19 Tahun 2016 tidak ada dasar hukumnya, karena UU RI No.19 tahun 2016 tidak mengatur Pasal 27 dan 28, dan kesemua itu kami masukkan di dalam eksepsi kami namun tidak diterima oleh Majelis Hakim.

TAAT disebutnya telah jauh-jauh hari menyiapkan strategi pembelaan dari berbagai aspek yang bertujuan membela Ust. Alfian dapat bebas dari segala dakwaan dan tuntutan hukum. Kami berharap kepada masyarakat untuk mendukung kami dan Ust. Alfian membela para Ulama, karena saat inilah perlawanan terhadap kezholiman yang lewat hukum seperti kasus ini.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pejuang Suriah Kembali Amankan Abu Dzuhur

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), Senin (22/01), menggelar serangan balik untuk mempertahankan bandara militer Abu Dzuhur di pedesaan Idlib

Selasa, 23/01/2018 09:12 0

Philipina

Filipina Klaim Tahan Ahli Kimia Hamas

Pihak berwenang Filipina, Senin (22/01), mengaku menahan anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) berkewarganegaraan Iraq. Terduga anggota Hamas itu ditahan karena izin tinggalnya di Negara itu kadaluarsa.

Selasa, 23/01/2018 07:21 0

Suriah

Militer Turki dan FSA Mulai Operasi Darat di Afrin

Tentara Turki dan Tentara Suriah Bebas (FSA), Senin (22/01), memulai serangan darat dari kota A'zaz di utara Aleppo ke kota Afrin, kota yang dikontrol milisi Kurdi YPG. Dilaporkan operasi itu langsung membebaskan sejumlah wilayah.

Selasa, 23/01/2018 06:28 0

Rusia

Menlu Rusia Tuduh AS Bentuk Badan Pemerintahan Alternatif di Suriah

Untuk kedua kalinya selama sepekan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membuat pernyataan menuding AS sedang mengambil langkah-langkah yang berisiko memecah belah Suriah. Lavrov menyebut AS tengah berupaya membentuk “badan-badan alternatif pemerintahan” di Suriah.

Selasa, 23/01/2018 05:53 0

Amerika

AS Sebut Operasi Militer Turki ke Afrin Upaya Destabilisasi

Sehari sebelum Turki menggelar operasi militer ke kota Afrin pada Sabtu (20/01), Departemen Luar Negeri AS merilis pernyataan yang berisi peringatan bahwa serangan Turki terhadap kelompok Kurdi YPG di bagian utara Suriah merupakan tindakan destabilisasi yang serius.

Selasa, 23/01/2018 05:27 0

Amerika

Mattis: Turki Mengabari Kami Sebelum Serang Afrin

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat James Mattis, Ahad (21/01), menegaskan bahwa Turki telah memberitahu Amerika Serikat sebelum meluncurkan serangan udara menargetkan milisi Kurdi dukungan Washington di kota Afrin, Aleppo. AS pun terus berkomunikasi dengan Turki mengenai bagaimana ke depan.

Senin, 22/01/2018 22:00 0

Foto

(Foto) Ribuan Warga Payakumbuh Sambut Kedatangan Ustadz Zulkifli

Sekitar pukul 15.00 WIB, Ustadz Zulkifli tiba di Kota Payakumbuh, Sumatra Barat. Kepulangannya setelah pemanggilan dari Bareskrim Polri ini disambut ribuan warga Payakumbuh.

Senin, 22/01/2018 20:24 0

Asia

Bangladesh Tunda Pemulangan Pengungsi Rohingya ke Myanmar

Rencana pemulangan pengungsi Rohingya ke Myanmar mengalami penundaan. Bangladesh mengatakan, verifikasi daftar orang yang akan dikirim kembali tidak lengkap.

Senin, 22/01/2018 17:38 0

Philipina

Bom Meledak di Thailand Selatan, 3 Tewas

Sebuah bom meledak di sebuah pasar di provinsi selatan Yala, Thailan pada Senin (22/01/2018). Ledakan ini menewaskan tiga orang dan melukai 22 orang lainnya.

Senin, 22/01/2018 17:00 0

Palestina

Mossad Bunuh Setidaknya 3.000 Orang, Targetnya Anggota Hamas

Sebuah buku yang ditulis oleh peneliti Israel dan wartawan Ronen Bergman mengungkapkan bahwa dinas intelijen Israel Mossad membunuh setidaknya 3.000 orang.

Senin, 22/01/2018 13:07 0

Close