... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kampanye Militer Suriah di Idlib Sebabkan 210 Ribu Pengungsi Baru

Foto: Pengungsi baru Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Kampanye militer rezim Suriah yang didukung militer Rusia di Idlib beberapa pekan terakhir telah menyebabkan ratusan ribu pengungsi baru. Warga meninggalkan kampung halaman mereka untuk menghindari gempuran dan pertempuran.

PBB mengonfirmasi, Kamis (18/01), total warga yang mengungsi sebanyak 210 ribu. Sekretaris Jenderal PBB, Stephen Dujarric, pun meminta semua pihak untuk terlibat konflik di dalam dan di luar Suriah untuk mencegah kekerasan lebih lanjut dan memungkinkan organisasi kemanusiaan untuk membawa bantuan.

Dujarric menunjukkan bahwa “kekerasan yang meningkat” di Aleppo, Damaskus, Deraa, Deir al-Zour, Ghouta timur, pedesaan Damaskus, Hama, al-Hasakah, Idlib dan Raqqa mengakibatkan pembunuhan dan melukai ratusan warga sipil, termasuk banyak wanita dan anak-anak.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan mitra-mitra NGO untuk mengatasi pengungsi baru yang menjejali barat laut Suriah. Wilayah itu menjadi tujuan pengungsi dari Idlib, Hama dan Aleppo, yang menyaksikan gempuran dan pertempuran sengit dalam tiga pekan terakhir.

“Total pengungsi baru sekitar 212.140 pria, wanita dan anak-anak dari Idlib,” ungkapnya.

Mayoritas dari mereka mengungsi lebih dari satu kali. Mereka tinggal di wilayah-wilayah terbuka di daerah tengah, barat dan utara provinsi Idlib. Sebagian tinggal di daerah persukuan yang padat penduduk.

Beberapa hari lalu, PBB mengungkapkan kekhawatirannya terhadap nasib puluhan ribu pengungsi di Idlib selatan dan pedesaan Hama. Jumlah mereka terus meningkat dan Suriah saat ini menghadapi musim dingin.

BACA JUGA  Uji Coba Sistem Rudal Baru S-500, Rusia Gunakan Wilayah Suriah

“Dengan dimulainya musim dingin, tempat penampungan yang aman adalah salah satu masalah terbesar, karena banyak keluarga melarikan diri ke wilayah dan masyarakat penuh dengan sumber daya yang sudah habis,” kata Dujarric.

Kamp baru

Dalam konteks yang terkait, Bulan Sabit Merah Turki dilaporkan terus mendirikan kamp-kamp baru untuk menampung gelombang baru pengungsi Suriah, khususnya dari Idlib. Kamp ini diperkirakan mampu menampung sebanyak 4.000 orang.

Perdana Menteri Turki Ben Ali Yildirm mengatakan pekan lalu bahwa kampanye militer yang digulirkan rezim di pedesaan Idlib telah menyebabkan gelombang baru pengungsi.

Al-Jazeera melaporkan, suhu dingin yang saat ini melanda Suriah menambah penderitaan pengungsi. Bantuan makanan juga masih belum mencukupi.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ini Dalih Kemendag soal Polemik Impor Beras

Mengacu arahan Wakil Presiden Yusuf Kallah dalam Rakortas Rapat Koordinasi Terbatas pada tanggal 9 Januari 2018 impor beras dapat dilakukan jika cadangan beras Pemerintah atau stok beras BULOG di bawah 1 Juta ton.

Kamis, 18/01/2018 20:30 0

Indonesia

5 Bulan Dipenjara Arab Saudi, Syaikh Salman Al Audah Jatuh Sakit

Ulama Arab Saudi, Syaikh Salman Al Audah dirawat di rumah sakit setelah hampir 5 bulan berada dalam penjara. Kabar ini tersiar melalui lembaga kemanusiaan Amnesty Internasional mengutip keterangan keluarga pada Kamis (18/01/2018).

Kamis, 18/01/2018 20:01 0

Indonesia

WALHI: Reklamasi Timbulkan Kerusakan Lingkungan

Polemik reklamasi memang tak kunjung usai. Banyak ahli mengatakan bahwa reklamasi tidak bagus bagi lingkungan. Tak hanya di ibu kota, reklamasi juga terjadi di beberapa daerah seperti Sulawesi Selatan dan Bali.

Kamis, 18/01/2018 19:35 0

Indonesia

Fahri: Bicara LGBT Boleh Kok Bicara Akhir Zaman Ditangkap

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah turut berkomentar terkait pentersangkaan Ustadz Zulkifli Muhamad Ali. Fahri mempertanyakan mengapa masyarakat boleh membicarakan LGBT dan Komunisme, tapi dilarang membicarakan masalah akhir zaman.

Kamis, 18/01/2018 19:13 0

Indonesia

DPR RI Cecar Kemendag Soal Rencana Impor Beras

Komisi VI DPR RI yang membidangi pertanian dan pangan mempertanyakan hal itu melalui Rapat Dengar Pendapat dengan menghadirkan Kemendag, Bulog, Dirut BUMN dan PT. Persatuan Perdagangan Indonesia (PPI).

Kamis, 18/01/2018 18:30 0

Video News

[Wawancara Eksklusif] Ust. Zulkifli Muhammad Ali: Saya Mengingatkan Tanda Akhir Zaman

Bahkan, jemaah pengajian dan keluarganya pun baru mengetahui status tersebut menjelang keberangkatannya ke Jakarta, memenuhi panggilan Bareskrim Polri.

Kamis, 18/01/2018 18:09 0

Indonesia

Ketika Tema Akhir Zaman Dianggap Narasi Terorisme

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah punya pandangan lain soal ditetapkannya status tersangka terhadap Ustadz Zulkifli. Ia menjelaskan bahwa polisi mengangap ceramah akhir zaman adalah narasi terorisme.

Kamis, 18/01/2018 17:33 0

Indonesia

Polisi Harus Jelaskan Kasus Ustadz Zulkifli Secara Rinci

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution memberikan tanggapan soal penetapan ustadz Zulkifli sebagai tersangka ujaran kebencian/ SARA.

Kamis, 18/01/2018 17:22 0

Indonesia

Soal Kelangkaan Beras, Pemerintah Harusnya Bisa Berhitung

Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati mengungkapkan bahwa masalah kelangkaan pangan sudah menjadi masalah klasik selama puluhan tahun.

Kamis, 18/01/2018 16:58 0

Indonesia

Harga Daging Ayam Meroket, Pedagang Bakal Gelar Aksi Protes

Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahi terus merangkak naik semenjak akhir Desember 2017. Kenaikan bahkan mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kilonya.

Kamis, 18/01/2018 16:17 0

Close