... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dibolehkan Pulang, Ini Penjelasan Ustadz Zulkifli Ali

KIBLAT.NET, Jakarta – Da’i nasional, Ustadz Zulkifli Muhammad Ali (UZMA), telah memenuhi panggilan polisi di Cyber Bareskrim Polri, Jakarta pusat pada Kamis (18/01/2018). Setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam, pihak kepolisian mengijinkan Ustadz yang kerap dijuluki ‘Ustadz Akan Zaman’ tersebut untuk kembali menjalankan tugasnya.

“Dengan izin Allah Subhanahu Wata’ala,” ungkapnya saat dimintai keterangan terkait status tersangkanya, Kamis (18/01/2018).

“Kita tunggu nanti, saya belum bisa menjawab itu sekarang,” sambungnya.

Ia melanjutkan, saat akhir pemeriksaan, pimpinan kepolisian sejatinya telah mengizinkan supaya kembali berdakwah.

“Sudah disampaikan oleh pimpinan, silahkan kembali berdakwah,” kata UZMA.

Saat ditanya mengenai banyaknya para ulama yang dikriminalisasi di Indonesia, ia menjawab bahwasanya hal itu wajar saja terjadi. “Ini adalah akhir zaman,” ujarnya.

Lalu ia menjelaskan bahwasanya di akhir zaman, umat Islam diberbagai dunia akan mengalami kesengsaraan tanpa terkecuali sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Saw dalam hadits. Sehingga wajar, banyaknya umat Muslim yang dizalimi.

Terakhir, UZMA berharap pemerintah maupun aparat agar lebih dekat kepada para ulama. Sehingga kedepannya tidak ada kejadian yang tak diinginkan terulang kembali.

“Pemerintah kita mestinya kembali duduk rapat dengan ulama,” pungkasnya.

Sebagian diketahui, Ustadz Zulkifli Muhammad Ali telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri atas kasus ujaran kebencian.

Ustadz Zulkifli dikenakan pasal 16 jo 4 Huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2).

BACA JUGA  Geger Cadar di Panggung Al-Quran

Tak hanya itu, ia juga dikenakan Undang-Undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang_Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Reporter: Afriza
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Dibolehkan Pulang, Ini Penjelasan Ustadz Zulkifli Ali”

  1. indrajack

    Allah Akbar…lanjutkan ustad

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Satu Terduga Pembunuh Syaikh Al-Tuwaijiri Tewas Ditikam

Salah satu pelaku penyerangan dan pembunuhan dai sekaligus ulama asal Arab Saudi, Syaikh Abdel Aziz bin Saleh Al-Tuwaijir, dilaporkan tewas pada Kamis (18/01). Seorang pemuda menikamnya saat dia dibawa ke ruang publik.

Jum'at, 19/01/2018 07:13 0

Afrika

Inna Lillah, Syaikh Al-Tuwaijiri Dibunuh saat Berdakwah di Pedalaman Afrika

“Dai tersebut terbunuh akibat dua tembakan di dada saat dibonceng sepeda motor oleh warga desa untuk diantar ke mobilnya,” kata sumber keamanan, Rabu (17/01), seperti dinukil Al-Jazeera dari AFP.

Jum'at, 19/01/2018 06:39 1

Suriah

Kampanye Militer Suriah di Idlib Sebabkan 210 Ribu Pengungsi Baru

Kampanye militer rezim Suriah yang didukung militer Rusia di Idlib beberapa pekan terakhir telah menyebabkan ratusan ribu pengungsi baru. Warga meninggalkan kampung halaman mereka untuk menghindari gempuran dan pertempuran

Jum'at, 19/01/2018 05:36 0

Video News

[Wawancara Eksklusif] Ust. Zulkifli Muhammad Ali: Saya Mengingatkan Tanda Akhir Zaman

Bahkan, jemaah pengajian dan keluarganya pun baru mengetahui status tersebut menjelang keberangkatannya ke Jakarta, memenuhi panggilan Bareskrim Polri.

Kamis, 18/01/2018 18:09 0

Suriah

Tentara Bayaran Rusia Tewas dalam Pertempuran Idlib

Tikhonovis bukan satu-satunya tentara bayaran termuda yang tewas dalam pertempuran di Suriah. Sebelumnya, Tomic Alex (26), juga tewas di Syam. Tentara bayaran Rusia itu terkena mortar yang ditembakkan pejuang revolusi pada September 2017.

Kamis, 18/01/2018 17:27 0

Suriah

Ulama Suriah Ingatkan Sebab Kemenangan Tak Kunjung Diraih

Syaikh Abdurrazaq Al-Mahdi mengemukakan pandangannya terkait revolusi Suriah. Ia menilai ada empat sebab kemenangan tidak segera diraih oleh para pejuang revolusi.

Kamis, 18/01/2018 13:00 0

Amerika

AS Tangkap Mantan Agen CIA Asal Cina

Jerry Chun Shing Lee, yang berasal dari Hongkong ditangkap karena memiliki sebuah catatan tidak resmi yang berisi informasi tentang identitas mata-mata AS yang menyamar.

Kamis, 18/01/2018 12:30 0

Yaman

Saudi Suntik Bank Sentral Yaman Dua Miliar Dolar

Suntikan ini untuk membantu menstabilkan mata uang Yaman. Saat ini, mata uang Yaman kehilangan separuh dari harganya terhadap dolar AS.

Kamis, 18/01/2018 09:50 0

News

Impor Beras: Petani Rugi, Pengusaha dan Pemerintah Untung Besar

"Seharusnya pemerintah bisa mensejahterakan petani bukan justru memihak pada pelaku pedagang saja. Selama ini hasil padi petani masih banyak yang tidak laku dan mengalami keanjlokan harga, pasalnya minimnya alat pengering sehingga gabah basah," kata Saidah dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Kamis, 18/01/2018 08:42 0

News

Pengadilan Militer Mesir Vonis Seumur Hidup Syaikh Qardhawi

Pengadilan militer Mesir di Kairo Utara, Rabu (17/01), memvonis penjara seumur hidup terhadap Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS), Syaikh Yusuf Qardhawi. Dia dituduh terlibat kelompok yang bertentangan dengan undang-undang dan melawan kebebasan serta hak publik

Kamis, 18/01/2018 07:56 0

Close