... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ada Motif Terselubung di Balik Kelangkaan Beras di Indonesia

Foto: Proses impor beras di pelabuhan (vietnamsupplychain)

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati mengungkapkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan kenaikan beras pada bulan Oktober, November dan Desember. Namun, atas informasi itu, pemerintah dianggap Enny tidak merespon dengan baik.

“Sekarang data itu kan jelas udah ada dari BPS, harga beras cenderung mengalami kenaikan nah ketika pasokan beras dari petani itu menurun tetapi tetap tidak ada respon sama sekali dan statemen dari Kementerian Pertanian selalu mengatakan bahwa Indonesia sudah memasuki masa Swasembada beras, bahkan berencana akan ekspor. Jadi sebenarnya statemen itu untuk siapa,” ungkap Enny saat dihubungi Kiblat.net, beberapa waktu lalu.

Baru baru ini, pemerintah akan mengimpor beras premium dari luar negeri, namun kebutuhan masyarakat sekarang ini adalah beras medium yang pas di kantong kebanyakan masyarakat. Impor ini ditenggarai karena kelangkaan beras dari belum panen nya para petani.

Enny mengungkapkan, sudah seharusnya sebelum kelangkaan pangan terjadi, pemerintah harus memiliki cadangan untuk pemerintah yang nantinya akan diedarkan di pasar supaya ketika petani belum panen dan ada dugaan kelangkaan pangan, tidak terjadi perburuan rente oleh para mafia.

“Nanti akan ada mafia kalau misalnya tidak ada cadangan di pemerintah. Karena ada pihak-pihak yang memanfaatkan langkanya beras karena petani belum panen. Pasokan yang ada di pasaran sudah berkurang dan di pasaran tinggal stok yang dimiliki pedagang besar,” ungkapnya.

BACA JUGA  HNW: Kita Perlu UU Perlindungan Tokoh Agama

Atas kelangkaan ini, maka para pedagang besar bisa saja seenaknya melakukan aksi perburuan rente maka pemerintah harus punya cadangan.

“Nah itulah yang disebut cadangan pemerintah yang dulu selalu dimandatkan kepada Bulog. Jika dulu penduduk Indonesia yang masih 250 Juta cadangan Bulog itu sekitar ada dua setengah sampai 3 juta ton, nah sekarang penduduk itu sudah ada 260 juta lebih, artinya cadangan pemerintah di bulog minimalnya di atas 3 juta ton. Dan ketika pemerintah atau Bulog hanya punya cadangan 900 ribu ton ya sudah pasti itu lahan empuk untuk tumbuh suburnya para pemburu rente tadi,” ungkapnya.

Cadangan itu pun disebut Enny jika produktifitas petani tidak bermasalah. Persoalan semacam ini pun, sebut Enny, adalah masalah manajemen yang sangat sederhana karena bagaimana mengelola dan memanage pemasokan dan pemerataan distribusi beras ke seluruh daerah di tanah air.

“Ini kan persoalan yang sebenarnya sederhana itu tetapi ini seolah-olah menjadi sangat kompleks. Karena persoalannya ada ketidakseriusan dan ada motif-motif yang terselubung dibalik kebutuhan pangan Indonesia,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Satu Terduga Pembunuh Syaikh Al-Tuwaijiri Tewas Ditikam

Salah satu pelaku penyerangan dan pembunuhan dai sekaligus ulama asal Arab Saudi, Syaikh Abdel Aziz bin Saleh Al-Tuwaijir, dilaporkan tewas pada Kamis (18/01). Seorang pemuda menikamnya saat dia dibawa ke ruang publik.

Jum'at, 19/01/2018 07:13 0

Afrika

Inna Lillah, Syaikh Al-Tuwaijiri Dibunuh saat Berdakwah di Pedalaman Afrika

“Dai tersebut terbunuh akibat dua tembakan di dada saat dibonceng sepeda motor oleh warga desa untuk diantar ke mobilnya,” kata sumber keamanan, Rabu (17/01), seperti dinukil Al-Jazeera dari AFP.

Jum'at, 19/01/2018 06:39 1

Suriah

Kampanye Militer Suriah di Idlib Sebabkan 210 Ribu Pengungsi Baru

Kampanye militer rezim Suriah yang didukung militer Rusia di Idlib beberapa pekan terakhir telah menyebabkan ratusan ribu pengungsi baru. Warga meninggalkan kampung halaman mereka untuk menghindari gempuran dan pertempuran

Jum'at, 19/01/2018 05:36 0

Video News

[Wawancara Eksklusif] Ust. Zulkifli Muhammad Ali: Saya Mengingatkan Tanda Akhir Zaman

Bahkan, jemaah pengajian dan keluarganya pun baru mengetahui status tersebut menjelang keberangkatannya ke Jakarta, memenuhi panggilan Bareskrim Polri.

Kamis, 18/01/2018 18:09 0

Suriah

Tentara Bayaran Rusia Tewas dalam Pertempuran Idlib

Tikhonovis bukan satu-satunya tentara bayaran termuda yang tewas dalam pertempuran di Suriah. Sebelumnya, Tomic Alex (26), juga tewas di Syam. Tentara bayaran Rusia itu terkena mortar yang ditembakkan pejuang revolusi pada September 2017.

Kamis, 18/01/2018 17:27 0

Suriah

Ulama Suriah Ingatkan Sebab Kemenangan Tak Kunjung Diraih

Syaikh Abdurrazaq Al-Mahdi mengemukakan pandangannya terkait revolusi Suriah. Ia menilai ada empat sebab kemenangan tidak segera diraih oleh para pejuang revolusi.

Kamis, 18/01/2018 13:00 0

Amerika

AS Tangkap Mantan Agen CIA Asal Cina

Jerry Chun Shing Lee, yang berasal dari Hongkong ditangkap karena memiliki sebuah catatan tidak resmi yang berisi informasi tentang identitas mata-mata AS yang menyamar.

Kamis, 18/01/2018 12:30 0

Yaman

Saudi Suntik Bank Sentral Yaman Dua Miliar Dolar

Suntikan ini untuk membantu menstabilkan mata uang Yaman. Saat ini, mata uang Yaman kehilangan separuh dari harganya terhadap dolar AS.

Kamis, 18/01/2018 09:50 0

News

Impor Beras: Petani Rugi, Pengusaha dan Pemerintah Untung Besar

"Seharusnya pemerintah bisa mensejahterakan petani bukan justru memihak pada pelaku pedagang saja. Selama ini hasil padi petani masih banyak yang tidak laku dan mengalami keanjlokan harga, pasalnya minimnya alat pengering sehingga gabah basah," kata Saidah dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Kamis, 18/01/2018 08:42 0

News

Pengadilan Militer Mesir Vonis Seumur Hidup Syaikh Qardhawi

Pengadilan militer Mesir di Kairo Utara, Rabu (17/01), memvonis penjara seumur hidup terhadap Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS), Syaikh Yusuf Qardhawi. Dia dituduh terlibat kelompok yang bertentangan dengan undang-undang dan melawan kebebasan serta hak publik

Kamis, 18/01/2018 07:56 0

Close