... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Dalih Kemendag soal Polemik Impor Beras

Foto: RDP Komisi IV DPR RI bersama Kemendag, Bulog, Dirut BUMN dan PT. Persatuan Perdagangan Indonesia (PPI).,

KIBLAT.NET, Jakarta- Terkait impor beras 500 ribu ton Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita beralasan stok beras pemerintah dibawah satu (1) juta ton. Mengacu arahan Wakil Presiden Yusuf Kallah dalam Rakortas Rapat Koordinasi Terbatas pada tanggal 9 Januari 2018 impor beras dapat dilakukan jika cadangan beras Pemerintah atau stok beras BULOG di bawah 1 Juta ton.

“Berdasarkan dengan kondisi demikian, dimana stok beras pada BULOG dibawah 1 Juta ton dan adanya kenaikan harta yang melonjak berkisar antara 10%-19% di berbagai daerah, maka Kementerian Perdagangan mengambil kebijakan untuk melakukan impor beras,” katanya dalam RDP di Komisi VI, Kamis, (18/01/2018).

Dia menjelaskan jenis beras yang dijual di pasaran terdiri dari jenis beras medium dan jenis beras premium. Terkait dengan hal tersebut masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih jenis beras yang dikonsumsi sesuai dengan tingkat daya beli dan preferensi masing-masing. Dalam upaya untuk menambah stok beras nasional (Beras Premium) dan yang masuk waktu panen raya beras tahun 2018 serta mengingat harga beras melambung tinggi maka diambil kebijakan melakukan impor beras.

“Izin impor telah diterbitkan Perum BULOG sebesar 500 ribu ton, berlaku sampai dengan 28 Februari 2018 untuk keperluan Public Service Obligation (PSO) dan CBP untuk stabilisasi harga beras,” ujarnya.

Karena itu pemerintah tidak mau mengambil resiko kekurangan, mengingat pasokan panen raya diperkirakan baru akan terjadi pada bulan Maret 2018.  Sehingga, diperkirakan baru akan berdampak terhadap harga di bulan April 2018 dan menjelang puasa sampai dengan lebaran diharapkan harga beras dibandingkan kondisi saat ini.

BACA JUGA  Kepala BPJH: Kewajiban Sertifikat Halal Dilakukan Bertahap

“Untuk menjaga agar impor tersebut tidak berdampak buruk terhadap petani dalam negeri, BULOG juga ditugaskan untuk melakukan penyerapan gabah/beras petani saat panen raya dengan HPP yang sudah ditetapkan, sehingga ada jaminan harga dan jaminan Pasar untuk produk petani,” katanya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 01 Tahun 2018 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor Beras, Pemerintah awalnya melakukan penunjukan kepada PPI untuk melakukan importasi beras lainnya sebesar 500 ribu ton dalam rangka untuk meningkatkan suplai di pasar dan diharapkan dapat menstabilkan harga sesuai dengan Harga Eceran tertingi (HET) beras medium yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 9450 untuk Propinsi Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB dan Sulawesi, sebesar Rp. 9950/kg untuk Propinsi Sumatera lainnya, Kalimantan dan NTT. Sebesar Rp. 10.250/kg untuk Propinsi Maluku dan Papua.

“Tetapi dalam Rakortas pada tanggal 15 Januari 2018 Pemerintah mengalihkan penunjukan tersebut kepada Perum BULOG sesuai dengan Perpres 48 Tahun 2016, dimana Pemerintah menugaskan perum BULOG dalam menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan pada importasi tersebut dimaksudkan untuk memperkuat stok nasional sebesar minimal 1 juta ton mengingat ini stok PSO (Public Service Obligation) masih berada dibawah volume tersebut saat stok PSO tersebut terdiri dari stok Rencana Bansos Renstra dan beras komersial,” pungkasnya.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

[Wawancara Eksklusif] Ust. Zulkifli Muhammad Ali: Saya Mengingatkan Tanda Akhir Zaman

Bahkan, jemaah pengajian dan keluarganya pun baru mengetahui status tersebut menjelang keberangkatannya ke Jakarta, memenuhi panggilan Bareskrim Polri.

Kamis, 18/01/2018 18:09 0

Suriah

Tentara Bayaran Rusia Tewas dalam Pertempuran Idlib

Tikhonovis bukan satu-satunya tentara bayaran termuda yang tewas dalam pertempuran di Suriah. Sebelumnya, Tomic Alex (26), juga tewas di Syam. Tentara bayaran Rusia itu terkena mortar yang ditembakkan pejuang revolusi pada September 2017.

Kamis, 18/01/2018 17:27 0

Suriah

Ulama Suriah Ingatkan Sebab Kemenangan Tak Kunjung Diraih

Syaikh Abdurrazaq Al-Mahdi mengemukakan pandangannya terkait revolusi Suriah. Ia menilai ada empat sebab kemenangan tidak segera diraih oleh para pejuang revolusi.

Kamis, 18/01/2018 13:00 0

Amerika

AS Tangkap Mantan Agen CIA Asal Cina

Jerry Chun Shing Lee, yang berasal dari Hongkong ditangkap karena memiliki sebuah catatan tidak resmi yang berisi informasi tentang identitas mata-mata AS yang menyamar.

Kamis, 18/01/2018 12:30 0

Yaman

Saudi Suntik Bank Sentral Yaman Dua Miliar Dolar

Suntikan ini untuk membantu menstabilkan mata uang Yaman. Saat ini, mata uang Yaman kehilangan separuh dari harganya terhadap dolar AS.

Kamis, 18/01/2018 09:50 0

News

Impor Beras: Petani Rugi, Pengusaha dan Pemerintah Untung Besar

"Seharusnya pemerintah bisa mensejahterakan petani bukan justru memihak pada pelaku pedagang saja. Selama ini hasil padi petani masih banyak yang tidak laku dan mengalami keanjlokan harga, pasalnya minimnya alat pengering sehingga gabah basah," kata Saidah dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Kamis, 18/01/2018 08:42 0

News

Pengadilan Militer Mesir Vonis Seumur Hidup Syaikh Qardhawi

Pengadilan militer Mesir di Kairo Utara, Rabu (17/01), memvonis penjara seumur hidup terhadap Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS), Syaikh Yusuf Qardhawi. Dia dituduh terlibat kelompok yang bertentangan dengan undang-undang dan melawan kebebasan serta hak publik

Kamis, 18/01/2018 07:56 0

Video Kajian

Abu Rusydan: Hati Hati, Jangan Mudah Mengafirkan

Abu Rusydan: Hati Hati, Jangan Mudah Mengafirkan. Sampai pada suatu masa, ia tidak lagi bermakmum di belakang Abdullah Azzam, dan tidak pernah lagi dalam waktu lama. Lalu ditanya, mengapa engkau tidak lagi shalat berjamaah bersama saya? Jawabannya mengejutkan!

Kamis, 18/01/2018 07:35 0

Timur Tengah

Persatuan Ulama Muslim Desak Saudi dan UEA Lepaskan Ulama

Ittihad Al-‘Alami Li Ulama Muslim (International Union for Muslim Scholars atau disingkat IUMS), Rabu (17/01), mendesak pembeban ulama dan dai yang ditahan oleh pemerintah Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Desakan ini disampaikan setelah kabar dilarikannya Syaikh Salman Al-Audah dari penjara isolasi di Jeddah ke rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang memburuk.

Kamis, 18/01/2018 06:59 0

Asia

Israel dan India Jalin Kerja Sama Hadapi Islamis

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Selasa (16/01), bahwa dia telah membahas langkah-langkah memperkuat kerja sama keamanan dengan India untuk melawan umat Islam yang dihadapi kedua negara.

Rabu, 17/01/2018 17:03 0

Close