... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

DPR RI Cecar Kemendag Soal Rencana Impor Beras

Foto: RDP Komisi IV DPR RI bersama Kemendag, Bulog, Dirut BUMN dan PT. Persatuan Perdagangan Indonesia (PPI).,

KIBLAT.NET, Jakarta- Kebijakan impor beras oleh Kementerian Perdagangan menjelang masa panen raya menuai kontra dari berbagai pihak. Komisi VI DPR RI yang membidangi pertanian dan pangan mempertanyakan hal itu melalui Rapat Dengar Pendapat dengan menghadirkan Kemendag, Bulog, Dirut BUMN dan PT. Persatuan Perdagangan Indonesia (PPI).

Dalam RDP Komisi VI, pimpinan rapat Ketua Komisi VI DPR RI Ir H Teguh Juwarno mengatakan, Komisi VI hendak mendengar penjelasan kondisi stok beras hingga muncul kebijakan impor beras. Padahal data Kementerian Pertanian stok mengalami surplus. Artinya ada ketidak validan data.

“Kita juga ingin dengar mengapa impor dilakukan saat menjelang panen raya, apakah petani akan dirugikan dengan impor ini? Kita juga ingin tahu mengapa Kemendag menunjuk PT.PPI untuk mengimpornya bukan melalui Bulog saat kebijakan awal,” katanya dalam membuka RDP di ruang Komisi VI, Senayan, Kamis, (18/1/2018).

Menjawab hal itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan konsumsi beras Indonesia untuk tahun 2017 berkisar 17 kilogram per kapita per tahun, dengan jumlah penduduk Indonesia sekitar 262 juta jiwa maka jumlah kebutuhan beras untuk tahun 2017 sebesar 30,65 juta ton. Dengan asumsi konsumsi beras nasional tetap untuk tahun 2018 dan terdapat penambahan penduduk sebesar 10%. Maka, kebutuhan konsumsi beras nasional menjadi sebesar 33,8 juta ton.

“Sampai dengan tanggal 17 Januari 2018 stok beras Pso (Publie Service obigotion) Perum BULOG sebesar 854.947 ton (termasuk CBP 134.646 ton). Rata-rata penyaluran oP mulai tanggal 31 Desember – 17Januari 2018 sebesar 8.902 ton/hari, maka rencana penyaluran 18 Januari – 31 Maret 2018 sebesar 462.918 ton, sehingga perkiraan sisa stok pada 31 Maret 2018 sebesar 142.029 ton,” ungkapnya dalam RDP.

BACA JUGA  Peserta Kecewa Acara Muslim United Pindah Tempat

Dia menjelaskan importasi beras yang direncanakan oleh Kementerian Perdagangan diakukan dalam rangka memenuhi stok beras sebelum adanya panen raya yang mulai pada bulan Maret 2018. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kekosongan stok yang dapat mengakibatkan melambungnya harga beras di berbagai daerah.

“Berdasarkan pantauan harga yang dilakukan oleh Disperindag Kabupaten/Kota, harga beras medium sejak awal Desember 2017 terus menunjukkan kenaikan,” ujarnya.

Hal itu dikarenakan berkurangnya pasokan beras medium di pasar rakyat. Rata-rata harga beras medium nasional berada di tingkat Rp. 10969WKe, harga yang ada saat ini melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 9.450 untuk wilayah Jawa, Lampung, Bali, NTB dan Sulawesi dan sebesar Rp 9950/kg untuk wilayah Sumatera.

Lainnya, Kalimantan dan NTT dan sebesar Rp 1025/kg untuk Propinsi Maluku dan Papua. Dari 7 region, hanya region Maluku dan Papua yang harganya berada di bawah HET. Sedangkan 6 region lain masih di atas HET dengan kisaran gap 5,5%-16,7%, terbesar di region Jawa-Lampung-Sumsel.

“Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas harga beras yang dapat merugikan masyarakat. Kita telah melakukan beberapa upaya untuk menanggulangi hal tersebut diantaranya, melakukan operasi Pasar dan Pemantauan Stok Beras di berbagai wilayah untuk menghindari adanya penimbunan beras yang dilakukan oleh spekulan. Tetapi upaya itu belum dapat menekan kenaikan harga beras,” ujarnya.

BACA JUGA  Ketua Nasyiatul Aisyiyah Himbau Penegak Hukum Segera Tangani Fenomena Crosshijaber

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Syafi’i I

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

[Wawancara Eksklusif] Ust. Zulkifli Muhammad Ali: Saya Mengingatkan Tanda Akhir Zaman

Bahkan, jemaah pengajian dan keluarganya pun baru mengetahui status tersebut menjelang keberangkatannya ke Jakarta, memenuhi panggilan Bareskrim Polri.

Kamis, 18/01/2018 18:09 0

Suriah

Tentara Bayaran Rusia Tewas dalam Pertempuran Idlib

Tikhonovis bukan satu-satunya tentara bayaran termuda yang tewas dalam pertempuran di Suriah. Sebelumnya, Tomic Alex (26), juga tewas di Syam. Tentara bayaran Rusia itu terkena mortar yang ditembakkan pejuang revolusi pada September 2017.

Kamis, 18/01/2018 17:27 0

Suriah

Ulama Suriah Ingatkan Sebab Kemenangan Tak Kunjung Diraih

Syaikh Abdurrazaq Al-Mahdi mengemukakan pandangannya terkait revolusi Suriah. Ia menilai ada empat sebab kemenangan tidak segera diraih oleh para pejuang revolusi.

Kamis, 18/01/2018 13:00 0

Amerika

AS Tangkap Mantan Agen CIA Asal Cina

Jerry Chun Shing Lee, yang berasal dari Hongkong ditangkap karena memiliki sebuah catatan tidak resmi yang berisi informasi tentang identitas mata-mata AS yang menyamar.

Kamis, 18/01/2018 12:30 0

Yaman

Saudi Suntik Bank Sentral Yaman Dua Miliar Dolar

Suntikan ini untuk membantu menstabilkan mata uang Yaman. Saat ini, mata uang Yaman kehilangan separuh dari harganya terhadap dolar AS.

Kamis, 18/01/2018 09:50 0

News

Impor Beras: Petani Rugi, Pengusaha dan Pemerintah Untung Besar

"Seharusnya pemerintah bisa mensejahterakan petani bukan justru memihak pada pelaku pedagang saja. Selama ini hasil padi petani masih banyak yang tidak laku dan mengalami keanjlokan harga, pasalnya minimnya alat pengering sehingga gabah basah," kata Saidah dalam diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Kamis, 18/01/2018 08:42 0

News

Pengadilan Militer Mesir Vonis Seumur Hidup Syaikh Qardhawi

Pengadilan militer Mesir di Kairo Utara, Rabu (17/01), memvonis penjara seumur hidup terhadap Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS), Syaikh Yusuf Qardhawi. Dia dituduh terlibat kelompok yang bertentangan dengan undang-undang dan melawan kebebasan serta hak publik

Kamis, 18/01/2018 07:56 0

Video Kajian

Abu Rusydan: Hati Hati, Jangan Mudah Mengafirkan

Abu Rusydan: Hati Hati, Jangan Mudah Mengafirkan. Sampai pada suatu masa, ia tidak lagi bermakmum di belakang Abdullah Azzam, dan tidak pernah lagi dalam waktu lama. Lalu ditanya, mengapa engkau tidak lagi shalat berjamaah bersama saya? Jawabannya mengejutkan!

Kamis, 18/01/2018 07:35 0

Timur Tengah

Persatuan Ulama Muslim Desak Saudi dan UEA Lepaskan Ulama

Ittihad Al-‘Alami Li Ulama Muslim (International Union for Muslim Scholars atau disingkat IUMS), Rabu (17/01), mendesak pembeban ulama dan dai yang ditahan oleh pemerintah Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Desakan ini disampaikan setelah kabar dilarikannya Syaikh Salman Al-Audah dari penjara isolasi di Jeddah ke rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang memburuk.

Kamis, 18/01/2018 06:59 0

Asia

Israel dan India Jalin Kerja Sama Hadapi Islamis

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, Selasa (16/01), bahwa dia telah membahas langkah-langkah memperkuat kerja sama keamanan dengan India untuk melawan umat Islam yang dihadapi kedua negara.

Rabu, 17/01/2018 17:03 0

Close