... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

CIIA: Bahrun Naim Tewas Ketika Ribat

Foto: Bahrun Naim, sosok yang dituding aparat kepolisian melakukan perencanaan bom Sarinah.

KIBLAT.NET, Jakarta – Peneliti terorisme dari The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya mengatakan kabar kematian Bahrun Naim masih belum jelas. Namun, ia menduga kuat bahwa pria asal Solo itu tewas ketika ribat.

“Kalau ditanya seratus persen saya gak bisa jawab begitu. Karena saya gak liat jenazahnya gitu,” ujarnya kepada Kiblat.net melalui sambungan telefon, Rabu (17/01/2018).

Terkait pernyataan bahwa kabar kematian Bahrun Naim untuk siasat agar tidak dikejar, Harits membantah hal itu.

“Dia bukan siapa-siapa. Kalau dia dituduh meninggal sebagai siasat dari pengejaran kepolisian, buat apa dia meninggal? Buat apa juga pulang ke Indonesia? Dan kalau mau mengejarو polisi aja yang datang ke Suriah kan selesai,” ucapnya.

Harits kemudian menegaskan Bahrun Naim bukan salah satu tokoh ISIS, terlebih pemimpin ISIS Asia Tenggara sebagaimana kerap disebut pihak aparat keamanan.

“Dia itu kombatan saja, sama seperti yang lainnya. Kalau kepolisian yang mengklaim itu hanya dugaan dan analisa, karena polisi bisa salah dan benar, juga untuk kepentingan,” katanya.

Reporter: Julian
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Tiga Cara Tazkiyatun Nafs

Tiga Cara Tazkiyatun Nafs. ni adalah bencana yang bermula dari hati yang telah kotor oleh kerak-kerak nafsu dunia. Lantas bagaimana cara kita menyucikan jiwa agar bersih dari noda? Apa langkah yang utama dan pertamanya, simak penjelasannya dalam kajian Ustadz Farid Ahmad Okbah, MA berikut ini!

Rabu, 17/01/2018 15:34 0

Yaman

Memprihatinkan, Begini Kondisi Anak-anak Yaman Menurut PBB

Lebih dari tiga juta anak telah lahir di Yaman sejak krisis meletus pada bulan Maret 2015. Demikian menurut Badan PBB yang mengurusi anak-anak, UNICEF, pada hari Selasa (16/01/2018).

Rabu, 17/01/2018 12:17 1

Asia

Pemerintah India Cabut Dana Subsidi Haji

Menteri Urusan Etni Minoritas, Mukhtar Abbas, mengklaim bahwa pemerintah berusaha membantu warga Muslim yang berjumlah 175 juta tanpa menggunakan agama untuk "mendukung" mereka secara politis.

Rabu, 17/01/2018 08:58 0

Afghanistan

Jenderal AS: Kabul Terkepung

“Untuk itu, saat ini mereka (tentara AS) harus melakukan perjalanan menggunakan helikopter, tidak melintasi jalan raya,” imbuhnya.

Rabu, 17/01/2018 08:12 0

Arab Saudi

Empat Bulan Huni Sel Isolasi, Syaikh Al-Audah Dievakuasi ke Rumah Sakit

Putra ulama Saudi Salman Al-Audah, Abdullah Al-Audah, mengabarkan bahwa ayahnya telah dipindahkan ke rumah sakit setelah ditahan di sel isolasi di penjara Zahban, Jeddah, selama empat bulan.

Rabu, 17/01/2018 07:50 0

Analisis

Visi 2030: Di Bawah Muhamad Bin Salman, Arab Saudi Semakin Liberal

Ketika panitia mengumumkan visa untuk berangkat ke Arab Saudi di menit terakhir jelang keberangkatan, ada beberapa hal yang saya khawatirkan. Pertama, terkait profesi saya sebagai jurnalis. Saudi merupakan negara di Timur Tengah yang mengekang kebebasan pers. Kedua, cuaca yang tidak bersahabat. Ketiga, kondisi terkini ekonomi Saudi yang akan berefek kepada daya beli (lebih tepatnya list titipan oleh-oleh dari Tanah Air) dan nilai tukar uang rupiah.

Rabu, 17/01/2018 02:14 0

Suriah

Sikapi 30 Ribu Pasukan AS di Suriah, Turki Siap Gempur Kurdi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Senin (15/01/2018) bahwa pasukan Turki siap kapan saja untuk menggelar operasi militer terbaru di perbatasan yang terkepung di area Afrin dan Manbij, Suriah.

Selasa, 16/01/2018 21:42 0

Iran

Protes Iran Berlanjut Hingga Ke Stadion Sepakbola

Teriakan matilah diktator muncul saat pertandingan Sabahan dan Thub Ahan di Stadion Naghsh-e Jahan, Isfahan

Selasa, 16/01/2018 19:43 0

Suriah

AS Siapkan 30 Ribu Pasukan Dukung Kurdi di Suriah, Turki Geram

Amerika Serikat menyatakan pada hari Ahad (14/01/2018) bahwa mereka akan bekerja sama dengan pihak pemberontak Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Force, SDF) yang dikelola oleh etnis Kurdi.

Selasa, 16/01/2018 17:46 1

Suriah

Ratusan Pasukan Assad Tewas di Ghauta Timur, Ini Rinciannya

Pejuang oposisi di Ghouta Timur merilis jumlah korban dari pasukan Bashar Assad sejak awal serangan rezim ke wilayah itu pada akhir 2017.

Selasa, 16/01/2018 16:12 0

Close