... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Penyebab Kelangkaan Beras di Pasar Menurut Pedagang

Foto: Pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang

KIBLAT.NET, Jakarta- Harga beras terus meroket di pasaran. Penjual beras di Pasar Induk Beras Cipinang mengaku merasakan kelangkaan beras sejak Desember 2017.

Akibat kelangkaan beras ini, harga beras pun melonjak naik hingga 2 hingga 3,5 persen. Menurut keterangan penjual beras di salah satu toko di Pasar Induk Beras Cipinang, Alex (57), penyebab kelangkaan beras di Indonesia karena panen di daerah yang belum waktunya.

“Saya sudah puluhan tahun jualan beras, sejak zaman pak Soeharto. Dan baru ini mengalami kenaikan harga yang melonjak tinggi. Kemarin liburan tahun baru saya sempat berkunjung ke daerah Jawa Tengah dan mensurvei sawah serta petani di sana, dan nyatanya memang belum panen, sedangkan persediaan gabah dari panen sebelumnya sudah habis,” ungkap Alex saat ditemui Kiblat.net di depan toko Dewa Tunggal miliknya, Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (16/01/2018).

Gabah petani habis, ungkap Alex karena pada tahun 2017 lalu, ada gerakan satgas pangan di daerah-daerah yang memaksa para petani untuk mengeluarkan persediaan gabah dan diolah menjadi beras. Sehingga, menurutnya persediaan untuk menyongsong panen tahun ini sudah habis dahulu.

“Baru ini aja ada gerakan satgas pangan yang memaksa petani mengeluarkan persediaannya, sehingga habis sudah kita tidak punya simpanan,” ungkapnya.

Alex juga menyinggung rencana impor beras yang dilakukan pemerintah dalam waktu dekat. Menurutnya, impor beras sudah dilakukan sejak lama dan berkala. Menurut penuturannya, impor beras dari Vietnam dan Thailand dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan pangan seperti saat ini.

BACA JUGA  Asap Kebakaran Hutan Buat Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk

Alex menerangkan bahwa ada dua opsi penggunaan hasil Impor beras. Pertama, hasil impor bisa langsung dipasarkan bila memang panen raya tak kunjung tiba. Opsi kedua, bisa jadi simpanan pemerintah untuk kemudian dikeluarkan ketika terjadi kelangkaan pangan.

“Jadi Impor seharusnya tidak merugikan petani, karena ketika impor sudah tiba, sedangkan belum panen raya, maka beras impor disebar di pasar, sedangkan ketika panen raya tiba, pemerintah membeli hasil petani untuk dijadikan simpanan persediaan,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Sikapi 30 Ribu Pasukan AS di Suriah, Turki Siap Gempur Kurdi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Senin (15/01/2018) bahwa pasukan Turki siap kapan saja untuk menggelar operasi militer terbaru di perbatasan yang terkepung di area Afrin dan Manbij, Suriah.

Selasa, 16/01/2018 21:42 0

Iran

Protes Iran Berlanjut Hingga Ke Stadion Sepakbola

Teriakan matilah diktator muncul saat pertandingan Sabahan dan Thub Ahan di Stadion Naghsh-e Jahan, Isfahan

Selasa, 16/01/2018 19:43 0

Suriah

AS Siapkan 30 Ribu Pasukan Dukung Kurdi di Suriah, Turki Geram

Amerika Serikat menyatakan pada hari Ahad (14/01/2018) bahwa mereka akan bekerja sama dengan pihak pemberontak Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Force, SDF) yang dikelola oleh etnis Kurdi.

Selasa, 16/01/2018 17:46 1

Suriah

Ratusan Pasukan Assad Tewas di Ghauta Timur, Ini Rinciannya

Pejuang oposisi di Ghouta Timur merilis jumlah korban dari pasukan Bashar Assad sejak awal serangan rezim ke wilayah itu pada akhir 2017.

Selasa, 16/01/2018 16:12 0

Afghanistan

Ghani: Jika AS Tarik Dukungan, Rezim Kabul Runtuh dalam 3 Hari

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengatakan bahwa tentaranya hanya mampu bertahan selama enam bulan jika tanpa dukungan AS.

Selasa, 16/01/2018 09:27 0

Turki

Turki: AS Sedang “Bermain Api” di Suriah

Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, menggambarkan bahwa pengumuman Amerika Serikat membentuk kekuatan militer baru di Suriah di komando milisi Kurdi, tidak dapat diterima

Selasa, 16/01/2018 08:17 0

Palestina

Hamas Minta Bantuan Lebanon Selidiki Penyerang Kadernya

"Hamas berhubungan dengan pihak berwenang Lebanon untuk mengungkap penyebab di balik kejahatan teroris ini," kata Ali Barka, perwakilan Hamas di Lebanon.

Selasa, 16/01/2018 07:40 0

Amerika

Trump Berterimakasih kepada Emir Qatar karena Bantu Perangi “Terorisme”

Presiden AS dan Emir Qatar dalam sambungan itu lebih banyak membahas isu-isu yang dapat ditangani bersama dalam menjaga stabilitas yang lebih luas di kawasan.

Selasa, 16/01/2018 06:30 0

Suriah

Rudal Assad Sasar Kamp Pengungsi di Idlib

Tekanan pemerintah Turki tampaknya tak begitu dihiraukan oleh rezim Suriah, Bashar Al Assad. Serangan terhadap Idlib terus diluncurkan.

Senin, 15/01/2018 21:53 0

Suriah

Kapal Tempur Rusia Gempur Idlib dengan Rudal Balistik

Tak hanya pasukan udara, militer Rusia juga mengerahkan armada tempur laut untuk menggempur pejuang revolusi Idlib. Serangan dari laut itu menghantam sekitar Kota Abu Dzuhur di pedesaan Idlib timur dan Ad-Dier timur di pedesaan idlib selatan.

Senin, 15/01/2018 21:45 0

Close