... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Lawakan Ge dan Joshua, Mamat Alkatiri: Jika Tak Paham Jangan Disampaikan

Foto: Mamat Alkatiri, komika asal Papua.

KIBLAT.NET, Jakarta – Komika asal Papua, Mamat Alkatiri memberikan komentar soal aksi stand up comedy Ge Pamungkas dan Joshua Suherman yang ramai diperbincangkan. Ia mengklaim bahwa kedua komika tersebut tidak menghina agama.

“Menurut saya apa yang disampaikan Ge dan Joshua itu tidak dalam konteks menyerang agama, tapi lebih kepada melihat manusianya, ini lebih kepada sesuatu sosial daripada agama. Saya tidak percaya Ge dan Joshua resah terhadap suatu agama, dan bahkan kalo dicermati baik-baik memang tidak. Tapi resah kepada manusianya,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (12/01/2018).

Meski demikian, ia menekankan bahwa seorang seniman, dalam hal ini komika harus bertanggungjawab atas apa yang ia sampaikan di panggung. Maka, komika harus menguasai sepenuhnya materi yang dia bawakan.

“Jika tidak paham akan sesuatu mending jangan disampaikan, karena seniman itu bertanggung jawab sepenuhnya atas dirinya sendiri, terutama stand up comedian, karena apapun opini kita kita harus bertanggung jawab atas itu,” terangnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa agama menjadi isu yang sensitif di Indonesia. Sebab, masyarakat sangat mudah tersinggung dengan perkara tersebut.

“Tema agama memang sensitif di Indonesia, terutama dalam keadaan sekarang yang orang mudah tersinggung dan cepat sekali menghakimi sesuatu yang berasal dari medsos tanpa dicermati baik-baik,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, komika Ge Pamungkas dipolisikan karena dinilai menghina agama. Yaitu mempertanyakan cinta Allah kepada hambanya. Dalam hal ini pun, Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain mengatakan bahwa kedua komika tersebut melecehkan agama Islam.

“Sepertinya kami orang Islam ini dipancing terus supaya melakukan gerakan yang di luar hukum. Dengan adanya insiden penistaan agama ini, lagi. Nanti orang Islam akan disudutkan, ini kan seperti ada unsur kesengajaan,” ucap Tengku

Sementara itu, pelawak senior Opi Kumis menegaskan bahwa seorang komedian juga harus mengerti agama. Sebab, dengan bekal agama yang cukup bisa membatasi lawakannya.

“Sebagai komedian harus cerdas, belajar agama agar mengerti batas-batas yang harus kita lontarkan dalam lucuan. Kan, banyak teknik dalam melucu. Kalau menurut gue sih, emang orangnya yang kurang pinterlah, kurang cerdas,” ujar pria dengan nama asli Muchtar Lutfi ini.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tunisia

Aksi Protes Kenaikan Pajak Meluas di Tunisia

Pemerintah Tunisia mengerahkan lebih dari 2.000 tentara pekan ini untuk membantu mengatasi aksi demonstrasi yang meluas oleh warga yang memprotes kenaikan pajak.

Jum'at, 12/01/2018 13:48 0

Suriah

Kendaraan Tempur Turki Terlihat dalam Serangan Balik Pejuang Idlib

Penggunaan militer Turki oleh faksi oposisi Suriah ini merupakan pertama kalinya dalam konfrontasi militer di wilayah Idlib.

Jum'at, 12/01/2018 12:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Kejatuhan Yerusalem 1967

Kampanye Zionis mengklaim bahwa Yerusalem adalah milik mereka, namun faktanya sangat sedikit situs suci Yahudi di sana. Bahkan jumlah mereka tak lebih dari 115 orang dalam sensus tahun 1752. Pada era Daulah Utsmaniyah tersebut, komunitas Yahudi tenggelam dalam kemiskinan dan menjadi kaum minoritas.

Jum'at, 12/01/2018 10:28 0

Afghanistan

Menyusup Hingga Jadi Komandan, Pejuang Taliban Sukses Tewaskan Tentara AS

keduanya berhasil menyusup sehingga dipercaya menjadi komandan tempur di barisan musuh.

Jum'at, 12/01/2018 09:41 0

Video Kajian

Ust. Akhlis Marzuki, S.Pd.I : Ibadah Sesuai Al Quran & Sunnah

KIBLAT.NET – Janganlah kita beribadah tanda dasar landasan Al Quran dan sunnah. Kenapa ? Yuk,...

Jum'at, 12/01/2018 09:36 0

Amerika

Islam Diramalkan Menjadi Agama Terbesar Kedua di AS pada 2040

Sebuah lembaga penelitian AS baru-baru ini meramalkan bahwa umat Islam akan menjadi kelompok agama terbesar kedua di Amerika Serikat pada tahun 2040

Jum'at, 12/01/2018 07:54 0

Suriah

Mujahidin di Pedesaan Idlib Luncurkan Serangan Balik

Mujahidin Suriah, Rabu malam (10/01), meluncurkan serangan balasan terhadap militer Suriah dan milisi sekutunya yang bergerak ke bandara militer Abu Dzuhur di pedesaan Idlib. Serangan ini membuat militer tak meraih kemajuan sedikitnya

Jum'at, 12/01/2018 07:11 0

Artikel

Antara Penyair Penghina Nabi dan Komedian Pengolok Islam

Beruntung bagi Ge Pamungkas dan Joshua Suherman karena mereka tidak berada di zaman Fathu Mekkah. Bisa saja mereka masuk dalam daftar yang orang yang tidak diberi amnesti oleh Nabi.

Kamis, 11/01/2018 18:29 0

Pakistan

Insiden Pembunuhan Zainab dan Tulisan Terakhir

Pada 4 Januari 2018, Zainab Amin bocah perempuan berusia tujuh tahun hilang. Ia terakhir terlihat di luar sekolah yang hanya berjarak beberapa menit dari rumah pamannya di Kasur, Punjab.

Kamis, 11/01/2018 18:19 0

Myanmar

UU Informasi Rahasia, Senjata Myanmar Bungkam Wartawan di Rakhine

UU Rahasia Resmi, aturan warisan kolonial Inggris menjadi pilihan untuk berhadapan dengan wartawan yang nekad menggali informasi seputar kekerasan terhadap Muslim Rohingnya.

Kamis, 11/01/2018 17:30 0