... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lawan Sentimen Anti-Muslim, Tahanan Guantanamo Gugat Trump

Foto: Tahanan Guantanamo disiksa dengan suara musik.

KIBLAT.NET, Guantanamo – Sebelas tahanan di penjara Teluk Guantanamo mengajukan gugatan kepada Presiden AS Donald Trump. Para tahanan menyatakan bahwa mereka ditahan secara ilegal karena beragama Islam.

Para tahanan mengutip cuitan dan komentar Trump terkait sentimen anti-Islam sebagai bukti, di antaranya ide larangan perjalanan untuk sejumlah negara mayoritas Muslim ke Amerika. Selain, pernyataan Trump bahwa tidak ada tahanan Guantanamo yang akan dilepaskan.

“Penentangan presiden terhadap pelepasan tahanan dari Guantanamo menunjukkan prakarsa kebijakan sembarangan lainnya -yang telah diputuskan oleh pengadilan- termasuk larangan berulang untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dari beberapa negara mayoritas Muslim,” demikian isi gugatan yang dikeluarkan pada Kamis (11/01/2018). “Sikapnya terhadap Guantanamo tidak memperhitungkan kehati-hatian.”

Gugatan tersebut, diajukan ke pengadilan federal di Washington pada peringatan 16 tahun pembentukan fasilitas Guantanamo. Gugatan menuntut agar para tahanan diberi hak habeas corpus untuk segera didakwa atau dilepaskan. Beberapa tahanan telah ditahan di sana sejak tahun 2002.

Para tahanan berpendapat bahwa pemerintahan Trump telah memberi isyarat bahwa mereka tidak akan dilepaskan. Suatu keputusan yang melanggar hukum AS dan internasional.

“Presiden Trump, berbeda dengan pendahulunya, telah menyatakan dan melaksanakan niatnya untuk menahan semua tahanan yang ada di Guantanamo, terlepas dari keadaan masing-masing,” kata mereka.

“Ini adalah demonstrasi antipati terhadap populasi tahanan, semua pria Muslim kelahiran asing, dan terhadap umat Islam secara lebih luas, dari jenis pengadilan telah ditolak dengan baik dalam beberapa bulan terakhir,” lanjut mereka.

BACA JUGA  Sore Ini Evakuasi di Palu Resmi Dihentikan, Warga Diminta Tak Lagi Lakukan Pencarian

Pada bulan Desember, seorang penyelidik hak asasi manusia independen PBB mengatakan bahwa dia mendapat informasi tentang seorang tahanan yang disiksa di fasilitas penahanan Teluk Guantanamo. Meskipun Washington telah melarang “teknik interogasi yang disempurnakan” hampir 10 tahun yang lalu.

Nils Melzer, pelapor khusus PBB untuk penyiksaan, mengatakan bahwa dia mendapat informasi tentang Ammar al-Baluchi yang dituduh melakukan konspirasi bersama dalam serangan 9/11 di Amerika Serikat. Al-Baluchi diperlakukan secara dilarang berdasarkan hukum internasional.

“Penyiksaan dan penganiayaannya dilaporkan terus berlanjut,” kata sebuah pernyataan dari kantor HAM PBB mengatakan. “Selain efek jangka panjang dari penyiksaan, kebisingan dan getaran masa lalu dilaporkan masih terus digunakan untuk menyiksa, sehingga mengakibatkan kekurangan tidur dan gangguan fisik dan mental yang terus berlanjut, dan tidak mendapat perhatian medis yang memadai,” katanya.

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat : Jangan Melihat Orang Dari Penampilanya – Ust. Eko Febriyanto

KIBLAT.NET – Banyak sekali kita temui di luar sana, banyak orang yang penampilan luarnya tidak...

Jum'at, 12/01/2018 15:58 0

Indonesia

Soal Lawakan Ge dan Joshua, Mamat Alkatiri: Jika Tak Paham Jangan Disampaikan

Komika asal Papua, Mamat Alkatiri memberikan komentar soal aksi stand up comedy Ge Pamungkas dan Joshua Suherman yang ramai diperbincangkan.

Jum'at, 12/01/2018 14:09 0

Indonesia

Ucapan “Assalamualaikum” Akun TNI AU Diprotes, Ini Reaksi Warganet

Berbeda dengan kebanyakan airmen yang menanggapi dengan menjawab salam dan tanggapan positif lainnya, akun yang dimiliki wanita bernama lengkap Rinatania Fajriani ini malah menyebut TNI terlibat dalam politik praktis karena menggunakan kata "Assalamualaikum" untuk menyapa.

Jum'at, 12/01/2018 11:45 0

Indonesia

Felix Siauw Jawab Argumen “Lawakan sebagai Kritik Sosial”

Ustadz Felix Siauw ikut menyoroti fenomena konten agama Islam yang dijadikan bahan lawakan. Ia menyebut lawakan dengan membawa nama Allah dan agama adalah lawakan rendahan, yang sejatinya untuk menyesatkan manusia.

Jum'at, 12/01/2018 11:07 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Kejatuhan Yerusalem 1967

Kampanye Zionis mengklaim bahwa Yerusalem adalah milik mereka, namun faktanya sangat sedikit situs suci Yahudi di sana. Bahkan jumlah mereka tak lebih dari 115 orang dalam sensus tahun 1752. Pada era Daulah Utsmaniyah tersebut, komunitas Yahudi tenggelam dalam kemiskinan dan menjadi kaum minoritas.

Jum'at, 12/01/2018 10:28 0

Indonesia

Kongres JITU IV Kukuhkan Pizaro Jadi Ketum Masa Bakti 2018-2021

"Kami menetapkan ketua umum JITU periode 2018-2021 kami amanahkan kepada saudara Pizaro," kata Ketua Dewan Syura JITU, Ubaidillah Salman di arena Kongres JITU, Cisarua, Bogor, Jumat (12/01/2018).

Jum'at, 12/01/2018 10:05 0

Indonesia

Ge Pamungkas dan Joshua Didesak Akui Kesalahan dan Terima Konsekuensi

Komeka G Pamungkas dan Joshua Suherman dituntut untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada umat Islam serta mengikuti proses hukum. Pasalnya, apa yang dibawakan keduanya dalam lawakan dipanggung dinilai melecehkan agama.

Jum'at, 12/01/2018 09:56 0

Video Kajian

Ust. Akhlis Marzuki, S.Pd.I : Ibadah Sesuai Al Quran & Sunnah

KIBLAT.NET – Janganlah kita beribadah tanda dasar landasan Al Quran dan sunnah. Kenapa ? Yuk,...

Jum'at, 12/01/2018 09:36 0

Indonesia

JITU Gelar Kongres Keempat, Tingkatkan Profesionalitas Jurnalis

"Termasuk pengukuhan kode etik JITU yang dianggap banyak pihak sebagai kode etik yang representatif terkait jurnalistik Islam," ujar Agus dalam keterangan pers yang diterima Kiblat.net, Jumat pagi.

Jum'at, 12/01/2018 08:40 0

Indonesia

Fahira Idris: Lawakan G Pamungkas dan Joshua Kebablasan

“Saya baru sempat lihat videonya kemarin. Saya mau tegaskan bahwa menjadikan agama dan ayat suci bahan tertawaan tak membuat Anda berdua terlihat lucu apalagi pintar,” tegas Fahira Idris melalui akun twitternya, Kamis, (11/1/18).

Jum'at, 12/01/2018 08:15 0

Close