... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

UU Informasi Rahasia, Senjata Myanmar Bungkam Wartawan di Rakhine

Foto: Kwa Soo Oo wartawan Reuters melambaikan tangan kepada putrinya di luar pengadilan Rabu (10/01/2018)

KIBLAT.NET, Yangon- Pemerintah Myanmar tampaknya memiliki ‘senjata’ untuk menutup saluran informasi seputar kekerasan di Rakhine. UU Rahasia Resmi, aturan warisan kolonial Inggris menjadi pilihan untuk berhadapan dengan wartawan yang nekad menggali informasi seputar kekerasan terhadap Muslim Rohingnya.

Dengan undang-undang itu, ancaman maksimum 14 tahun penjara kini mengintai dua wartawan Reuters, Wa Long dan Kyaw Soe OO pada 12 Desember 2017. Sepulang meliput di Rakhine, dua jurnalis itu ditangkap. Rakhine merupakan kampung halaman bagi lebih dari 650.000 Muslim Rohingya yang melarikan diri akibat kekerasan yang dilakukan oleh militer Myanmar.

Mereka ditangkap setelah mereka diundang untuk menemui petugas polisi dan menyerahkan gulungan dokumen saat makan malam. Namun, saat hendak beranjak dari restoran tempat keempat orang itu bertemu, rupanya tujuh orang polisi telah menanti di depan pintu.

Kementerian Informasi Myanmar berdalih bahwa penangkapan tersebut karena keduanya mendapatkan informasi yang dilarang negara. Menurut keterangan keluarga, keduanya tengah mengerjakan hasil liputan tentang operasi militer di negara bagian Rakhine.

“Kedua wartawan tersebut memperoleh informasi secara tidak sah dengan maksud untuk membaginya dengan media asing,” ungkap Kementerian Informasi Myanmar seperti dikutip dari Al Jazeera.

“Situasi kebebasan pers di Myanmar jauh lebih buruk sejak krisis Rohingya dimulai,” kata Daniel Bastard, aktivis media dari Reporter Without Border di Asia-Pasifik.

BACA JUGA  Myanmar Tak Serius Pulangkan Pengungsi Rohingya

Sikap militer Myanmar dituduh melakukan tindakan pelanggaran hak asasi manusia di Rakhine utara. Laporan grafis tentang pemerkosaan, pembunuhan, dan penyiksaan telah menarik kutukan internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan “genosida” tidak dapat dikesampingkan.

“Kasus kedua jurnalis Reuters sangat penting dalam hal ini, mereka melaporkan sebuah desa yang telah diserang oleh militer sehingga pihak berwenang melakukan apapun yang mereka bisa untuk menutupnya,” kata Bastard.

Pada hari Rabu, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo berbaris memasuki ruang sidang yang dihadiri juga oleh perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Eropa, dan banyak pemerintahan Barat lainnya. Dalam penampilan yang berlangsung tidak lebih dari 12 menit, pasangan ini secara resmi dikenai hukuman di bawah Pasal 3.1c Undang-Undang Rahasia Resmi Tahun 1928.

“Kami memandang ini sebagai serangan yang sepenuhnya tidak beralasan dan terang-terangan terhadap kebebasan pers,” kata Stephen J Adler, presiden dan pemimpin redaksi Reuters.

Dalam perjalanan keluar dari ruang sidang, Wa Lone diberi kabar bahwa istrinya tengah menantikan kelahiran anaknya. Jika terbukti bersalah atas hukum ‘kejam’ itu, ia baru akan bisa memeluk buah hatinya yang berusia 14 tahun, setelah bebas dari penjara.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Editorial

Editorial: Pasti Tiba, Hari Pembalasan untuk Pengolok

Lagi-lagi umat Islam digegerkan oleh sindiran dan olok-olok berbau SARA. Di panggung komedi, Joshua Suherman dan Ge Pamungkas berusaha meraih tawa penontonnya dengan menyelipkan kata-kata nyinyir terhadap keyakinan yang dianut mayoritas rakyat Indonesia.

Kamis, 11/01/2018 16:00 0

Indonesia

Buntut Lawakan Singgung Islam, Joshua Bisa Diancam 4 Tahun Penjara

Joshua bisa dikenakan UU ITE Pasal 27 ayat 3 pasal 28 ayat 2 UU No 19 Tahun 2016 atas perubahan UU No 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 156a KUHP dengan ancaman empat tahun penjara

Kamis, 11/01/2018 15:15 4

Indonesia

Komentari Pembakaran Kapal Asing, Nasionalisme JK dan Luhut Dipertanyakan

Nasionalisme JK dan Luhut dipertanyakan setelah meminta Menteri KKP Susi Pudjiastuti menghentikan pembakaran kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia

Kamis, 11/01/2018 14:24 0

Indonesia

Selain Melakukan Tindak Pidana, Joshua Juga Dinilai Melanggar HAM

"Seseorang harus bisa merasa dan menghormati perasaan dan apalagi perasaan keagamaan orang lain. Penghormatan terhadap identitas keagamaan orang lain adalah kasta tertinggi dalam HAM. Kasus tersebut diduga kuat melanggar HAM," jelasnya.

Kamis, 11/01/2018 13:50 0

Indonesia

Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Sarankan Joshua Minta Maaf

"Sebelum terlambat, yang bersangkutan segera meminta maaf dan menyatakan penyesalan secara terbuka ke publik atas ucapan dugaan penistaan agama tersebut"

Kamis, 11/01/2018 13:00 0

Indonesia

YLBHI: Proyek Menggila, Kelompok Bisnis Bajak Politik Indonesia

Koordinator YLBHI, Arif Yogi mengatakan rezim Joko Widodo semakin memperkuat kekuasaannya. Hal itu dinilai dari beberapa ciri, antara lain kekerasan justru semakin meningkat, terjadi penghalangan kebebasan berekspresi dan menyampaikan berpendapat.

Kamis, 11/01/2018 12:05 1

Artikel

Membersamai Para Penuntut Ilmu di Kota Jeddah

Kami dibuat terkejut ketika hari pertama daurah, seorang yang datang dari Sudan menodongkan pertanyaan, “Apakah Anda dari Jami’ah Islamiyah?” Kami yang belum mengetahui apa itu Jami’ah Islamiyah sempat kebingungan.

Kamis, 11/01/2018 12:01 0

Opini

Remaja Brutal, Tanggung Jawab Siapa?

KIBLAT.NET – Definisi remaja menurut Wikipedia adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja...

Kamis, 11/01/2018 11:23 0

Indonesia

Cegah Paham Syiah, Annas Kabupaten Pangkep Terbentuk

Terbentuknya Annas pangkep, kata Husnan, untuk mencegah dan meminimalisir paham Syiah di Kabupaten Pangkep yang dapat membahayakan generasi.

Kamis, 11/01/2018 09:11 0

Indonesia

Diperlakukan Berbeda, Pengacara Alfian Tanjung Keluhkan Ketatnya Penahanan

Kunjungan kuasa hukum Alfian Tanjung makin dipersulit. Para advokat hanya diperbolehkan untuk menjenguk kliennya pada hari Selasa dan Jumat saja.

Rabu, 10/01/2018 21:58 0

Close