... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tuntut Minta Maaf, LPI Berencana Datangi Rumah Joshua

Foto: Joshua Suherman. (Malang Today)

KIBLAT.NET, Jakarta- Panglima Laskar Pembela Islam (LPI), Maman Suryadi mengatakan bahwa pihaknya memiliki rencana untuk mendatangi rumah Joshua agar meminta maaf kepada umat Islam. Namun, LPI masih menunggu arahan dari para pimpinan FPI.

“Mungkin rencana sih ada (mendatangi rumah Joshua.red), tapi kita mau melihat nanti arahan dari pimpinan bagaimana nanti kita akan bersikap,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (11/01/2018).

“Kita tentunya pimpinan, kita punya orang tua, gitu kan. Jadi kita menunggu arahan dulu dari DPP. Kalau memang arahannya kita datangin untuk dia minta maaf kepada umat Islam,” sambungnya.

Selain itu, ia juga menekankan agar kepolisian menyikapi laporan yang ditujukan ke para komika. Ia meminta agar kepolisian tidak pilih kasih dalam menyikapi masalah.

“Saya berharap dari kepolisian untuk menyikapi semua dalam hal-hal penistaan atau penghinaan terhadap suatu agama ya diproses. Karena kan sudah jelas pasal dan undang-undangnya juga. Saya berharap teman-teman di luar itu berkacalah pada kasus Ahok. Kita juga tidak akan tinggal diam. Umat Islam tidak akan tinggal diam,” tuturnya

Maman juga mengungkapkan bahwa di media sosial banyak berseliweran postingan yang menghina Islam dan ulama. Maka, ia meminta agar umat Islam turut mengcounter postingan demikian.

“Saya rasa kita juga harus punya ketegasan juga terhadap mereka-mereka ini yang membenci terhadap Islam,” tuturnya.

BACA JUGA  Kebijakan Suku Bunga BI Dikhawatirkan Pengaruhi Pelemahan Rupiah

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Antara Penyair Penghina Nabi dan Komedian Pengolok Islam

Beruntung bagi Ge Pamungkas dan Joshua Suherman karena mereka tidak berada di zaman Fathu Mekkah. Bisa saja mereka masuk dalam daftar yang orang yang tidak diberi amnesti oleh Nabi.

Kamis, 11/01/2018 18:29 0

Pakistan

Insiden Pembunuhan Zainab dan Tulisan Terakhir

Pada 4 Januari 2018, Zainab Amin bocah perempuan berusia tujuh tahun hilang. Ia terakhir terlihat di luar sekolah yang hanya berjarak beberapa menit dari rumah pamannya di Kasur, Punjab.

Kamis, 11/01/2018 18:19 0

Myanmar

UU Informasi Rahasia, Senjata Myanmar Bungkam Wartawan di Rakhine

UU Rahasia Resmi, aturan warisan kolonial Inggris menjadi pilihan untuk berhadapan dengan wartawan yang nekad menggali informasi seputar kekerasan terhadap Muslim Rohingnya.

Kamis, 11/01/2018 17:30 0

Myanmar

Beritakan Rohingya, Dua Wartawan Terancam 14 Tahun Penjara

Jaksa Myanmar mengajukan tuntutan terhadap dua wartawan Reuters yang meliput kekerasan di Rakhine di bawah Undang-Undang Rahasia Resmi.

Kamis, 11/01/2018 16:47 0

Editorial

Editorial: Pasti Tiba, Hari Pembalasan untuk Pengolok

Lagi-lagi umat Islam digegerkan oleh sindiran dan olok-olok berbau SARA. Di panggung komedi, Joshua Suherman dan Ge Pamungkas berusaha meraih tawa penontonnya dengan menyelipkan kata-kata nyinyir terhadap keyakinan yang dianut mayoritas rakyat Indonesia.

Kamis, 11/01/2018 16:00 0

News

ACT Dorong Masyarakat Indonesia Bantu Palestina

Presiden Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin mengimbau kepada masyarakat Indonesia supaya turut andil dalam membantu warga Palestina.

Kamis, 11/01/2018 13:14 0

Artikel

Membersamai Para Penuntut Ilmu di Kota Jeddah

Kami dibuat terkejut ketika hari pertama daurah, seorang yang datang dari Sudan menodongkan pertanyaan, “Apakah Anda dari Jami’ah Islamiyah?” Kami yang belum mengetahui apa itu Jami’ah Islamiyah sempat kebingungan.

Kamis, 11/01/2018 12:01 0

Opini

Remaja Brutal, Tanggung Jawab Siapa?

KIBLAT.NET – Definisi remaja menurut Wikipedia adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja...

Kamis, 11/01/2018 11:23 0

Myanmar

Militer Myanmar Akui Eksekusi 10 Muslim Rohingya, Begini Caranya

Warga Budha, yang disebutnya marah karena kerabatnya tewas akibat serangan warga Rohingya, ikut menyiksa 10 “tawanan” itu. Mereka menggali kuburan dan memaksa para tawanan masuk ke dalamnya. Sementara pengikut Budha menusuki tubuh mereka. Polisi kemudian mengeksekusi dengan puluhan peluru panas sesudah 10 warga Muslim itu masuk ke liang lahat.

Kamis, 11/01/2018 08:10 0

Iran

Kapal Perang Iran Tabrak Beton, 2 Awak Hilang

Enam awak kapal terjatuh ke laut ketika kapal menabrak. Empat di antaranya berhasil diselamatkan sementara dua sisanya hilang ditelan ombak.

Kamis, 11/01/2018 07:10 0

Close