... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tragedi Kapal Mavi Marmara Diharap Tak Menimpa ACT

Foto: Kapal Mavi Marmara yang diserang Israel pada Mei 2010.

KIBLAT.NET, Jakarta– Wakil Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Insan Nurrohman berharap, pengiriman bantuan logistik oleh pihak ACT ke Palestina yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2018 mendatang berjalan dengan lancar dan tidak terkendala apapun. Dirinya pun menginginkan agar tragedi Kapal Mavi Marmara yang terjadi beberapa tahun silam tak menimpa pihaknya.

“Intinya tetap mohon doa dari kawan-kawan sekalian, semoga Allah SWT memudahkan kegiatan ini semua,” ujar Insan Nurrohman saat konferensi pers di gedung ACT, Jakarta Selatan pada Rabu (10/01/2018).

“(ACT) ini murni misi kemanusiaan, dan menggunakan jalur formal. Beda dengan Mavi Marmara. Mitra yang kita ajak sudah terbiasa melakukan misi kemanusiaan,” tambahnya.

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), sebagaimana dikabarkan akan segara mengirim kembali bantuan ke Palestina. Bantuan kali ini yang akan segera disalurkan berupa beras sebanyak 10.000 ton. Tak hanya beras, bahan pangan lain seperti gula dan tepung juga turut dikirim.

Dikesempatan yang sama, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga memaparkan, alasan pihaknya harus membatu warga Palestina. “Bantuan pangan menjadi prioritas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Pasalnya, pangan menjadi kebutuhan pokok yang dibutuhkan mendesak oleh warga Palestina,” jelasnya.

Untuk diketahui, pada tanggal 31 Mei 2010, Pasukan Komando Israel secara biadab membantai armada kapal Mavi Marmara yang mengangkut 10 ribu ton bantuan kemanusiaan ke Gaza. Pembantaian terhadap awak kapal yang tak berdaya itu dilakukan di perairan internasional. Sebanyak 19 orang tewas dan 36 orang lainnya terluka, sebagian besar warga Turki. 679 penumpang armada tersebut berasal dari 50 negara.

BACA JUGA  11 Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Diberangkatkan 17 Juli

Reporter: Afriza DS
Editor: Jon Muhammad

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Antara Penyair Penghina Nabi dan Komedian Pengolok Islam

Beruntung bagi Ge Pamungkas dan Joshua Suherman karena mereka tidak berada di zaman Fathu Mekkah. Bisa saja mereka masuk dalam daftar yang orang yang tidak diberi amnesti oleh Nabi.

Kamis, 11/01/2018 18:29 0

Pakistan

Insiden Pembunuhan Zainab dan Tulisan Terakhir

Pada 4 Januari 2018, Zainab Amin bocah perempuan berusia tujuh tahun hilang. Ia terakhir terlihat di luar sekolah yang hanya berjarak beberapa menit dari rumah pamannya di Kasur, Punjab.

Kamis, 11/01/2018 18:19 0

Myanmar

UU Informasi Rahasia, Senjata Myanmar Bungkam Wartawan di Rakhine

UU Rahasia Resmi, aturan warisan kolonial Inggris menjadi pilihan untuk berhadapan dengan wartawan yang nekad menggali informasi seputar kekerasan terhadap Muslim Rohingnya.

Kamis, 11/01/2018 17:30 0

Myanmar

Beritakan Rohingya, Dua Wartawan Terancam 14 Tahun Penjara

Jaksa Myanmar mengajukan tuntutan terhadap dua wartawan Reuters yang meliput kekerasan di Rakhine di bawah Undang-Undang Rahasia Resmi.

Kamis, 11/01/2018 16:47 0

Editorial

Editorial: Pasti Tiba, Hari Pembalasan untuk Pengolok

Lagi-lagi umat Islam digegerkan oleh sindiran dan olok-olok berbau SARA. Di panggung komedi, Joshua Suherman dan Ge Pamungkas berusaha meraih tawa penontonnya dengan menyelipkan kata-kata nyinyir terhadap keyakinan yang dianut mayoritas rakyat Indonesia.

Kamis, 11/01/2018 16:00 0

News

ACT Dorong Masyarakat Indonesia Bantu Palestina

Presiden Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin mengimbau kepada masyarakat Indonesia supaya turut andil dalam membantu warga Palestina.

Kamis, 11/01/2018 13:14 0

Artikel

Membersamai Para Penuntut Ilmu di Kota Jeddah

Kami dibuat terkejut ketika hari pertama daurah, seorang yang datang dari Sudan menodongkan pertanyaan, “Apakah Anda dari Jami’ah Islamiyah?” Kami yang belum mengetahui apa itu Jami’ah Islamiyah sempat kebingungan.

Kamis, 11/01/2018 12:01 0

Opini

Remaja Brutal, Tanggung Jawab Siapa?

KIBLAT.NET – Definisi remaja menurut Wikipedia adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja...

Kamis, 11/01/2018 11:23 0

Myanmar

Militer Myanmar Akui Eksekusi 10 Muslim Rohingya, Begini Caranya

Warga Budha, yang disebutnya marah karena kerabatnya tewas akibat serangan warga Rohingya, ikut menyiksa 10 “tawanan” itu. Mereka menggali kuburan dan memaksa para tawanan masuk ke dalamnya. Sementara pengikut Budha menusuki tubuh mereka. Polisi kemudian mengeksekusi dengan puluhan peluru panas sesudah 10 warga Muslim itu masuk ke liang lahat.

Kamis, 11/01/2018 08:10 0

Iran

Kapal Perang Iran Tabrak Beton, 2 Awak Hilang

Enam awak kapal terjatuh ke laut ketika kapal menabrak. Empat di antaranya berhasil diselamatkan sementara dua sisanya hilang ditelan ombak.

Kamis, 11/01/2018 07:10 0

Close