... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pakistan Tangguhkan Kerja Sama Militer dan Intelijen dengan AS

Foto: Militer Pakistan

KIBLAT.NET, Islamabad – Menteri Pertahanan Pakistan Dastjir Khan, Rabu (10/01), mengumumkan menangguhkan kerjasama militer dan intelijen dengan Amerika Serikat. Ketegangan Pakistan dan AS beberapa hari waktu terakhir semakin meningkat.

“Kami telah menangguhkan kerjasama skala besar dengan Amerika Serikat di bidang militer dan intelijen,” kata harian lokal Pakistan Today mengutip Dastjir Khan. Pengumuman ini disampaikan dalam pidato pada sebuah konferensi keamanan nasional Pakistan di ibukota Islamabad.

Khan menambahkan bahwa Amerika Serikat telah kalah dalam perang di Afghanistan kendati telah menghabiskan miliaran dolar. Dia menuduh Washington mencoba menjadikan Pakistan sebagai kambing hitam atas kekalahannya di negara tersebut.

Dia menekankan bahwa negaranya tidak mencari bayaran dalam pengorbanannya, namun hanya ingin diakui.

Pada bagiannya, kedutaan AS di Islamabad mengatakan bahwa pihaknya secara resmi belum diberi tahu soal penghentian kerja sama militer oleh pihak Pakistan.

Ketegangan antara Pakistan dan Amerika Serikat telah berkembang saat Presiden AS Donald Trump menuduh Islamabad menyediakan tempat yang aman bagi teroris yang melarikan diri dari Afghanistan, tuduhan yang disangkal Pakistan.

Departemen Luar Negeri AS sendiri telah mengumumkan pada Kamis, penangguhan bantuan keamanan kepada tentara Pakistan (senilai lebih dari $ 900 juta per tahun). Penghentian bantuan itu diumumkan dua hari setelah Washington memblokir bantuan keamanan lainnya sebesar $ 255 juta.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Heather Noiret mengatakan bahwa pemerintahan Trump akan terus menangguhkan bantuan sampai tentara Islamabad melakukan tindakan tegas melawan Taliban dan jaringan Haqqani Afghanistan, yang menargetkan tentara AS.

BACA JUGA  AS Hentikan Program Pelatihan Militer untuk Pakistan

“Kami telah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa tetangga kami, Pakistan, menyediakan tempat perlindungan bagi kelompok teroris dan juga mendanai kelompok teroris,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Pakistan Tangguhkan Kerja Sama Militer dan Intelijen dengan AS”

  1. edi suprapto

    Memang sudah seharusnya Pakistan ngak bekerja sama dengan kelompok yang memerangi saudaranya, duit yang diberikan hanya akan mempercepat mengantar ke neraka, apalagi orang afghanistan mau lepas dari penjajahan

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Diperlakukan Berbeda, Pengacara Alfian Tanjung Keluhkan Ketatnya Penahanan

Kunjungan kuasa hukum Alfian Tanjung makin dipersulit. Para advokat hanya diperbolehkan untuk menjenguk kliennya pada hari Selasa dan Jumat saja.

Rabu, 10/01/2018 21:58 0

Indonesia

Dark Web, Pusat Kejahatan Dunia Maya yang Sulit Dimonitor

Salah bila masih ada anggapan bahwa tidak bisa 'berselancar' di dunia maya tanpa dideteksi pemerintah.

Rabu, 10/01/2018 21:29 0

Indonesia

Perang di Era Digital Jadi Tantangan Baru bagi Intelijen

Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Ngasiman Djoyonegoro menilai bahwa di era digital ini aneka bentuk kejahatan terus berdatangan.

Rabu, 10/01/2018 21:15 0

Indonesia

Adu Persepsi Locus Delicti Perkara Alfian Tanjung

Adu Persepsi locus delicti Perkara Alfian Tanjung

Rabu, 10/01/2018 21:10 0

Indonesia

Polisi Dinilai Lambat, Umat Diminta Tetap di Koridor Hukum

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Tengku Zulkarnain meminta umat Islam tetap tenang menyikapi guyonan Joshua Suherman dan Ge Pamungkas tentang Islam.

Rabu, 10/01/2018 19:53 1

Indonesia

Kasus Joshua, Wasekjen MUI: Pendeta Jangan Diam Saja

"Untuk pendeta-pendeta silakan di nasehati umatnya jangan diam aja. Kalau Joshua kan Kristen, berikan komentar dalam masalah ini, jangan diam saja,"

Rabu, 10/01/2018 19:41 0

Indonesia

Videonya Minum Kencing Unta Viral, Ini Kata Bachtiar Nasir

Ustadz Bachtiar Nasir angkat suara terkait videonya yang viral tentang minum air kencing unta.

Rabu, 10/01/2018 18:52 0

Indonesia

ACT Akan Layarkan 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bantuan yang kali ini disalurkan berupa beras sebanyak 10.000 ton. Tak hanya beras, bahan pangan lainnya seperti gula dan tepung juga turut dikirim.

Rabu, 10/01/2018 17:35 0

Indonesia

Pasukan Assad Serang Idlib, Menlu Turki Beri Peringatan

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu memperingatkan langkah tersebut bisa mengancam proses penyelesaian politik di Suriah.

Rabu, 10/01/2018 17:04 0

Indonesia

Ketua GNPF Ulama: Pengolok Islam Tak Boleh Dibiarkan

Islam dijadikan bahan olokan oleh sejumlah komika dalam sebuah acara bertajuk stand up comedy. Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Ustadz Bachtiar Nasir menyesalkan hal itu.

Rabu, 10/01/2018 16:11 0

Close