... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cegah Paham Syiah, Annas Kabupaten Pangkep Terbentuk

Foto: Logo ANNAS

KIBLAT.NET, Makassar – Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Nasional Anti Syiah (Annas) Kabupaten Pangkep Muhammad Husnan mengatakan Annas Pangkep baru saja dibentuk dan dikukuhkan kepengurusannya oleh pengurus wilayah Annas Sulsel.

Terbentuknya Annas Pangkep, kata Husnan, untuk mencegah dan meminimalisir paham Syiah di Kabupaten Pangkep yang dapat membahayakan generasi.

“Setelah terbentuk satu bulan lalu, kita langsung kerja cepat untuk mensosialisasikan kepada masyarakat awam terkait bahaya paham syiah,” ujar Husna saat di temui di salah satu Warung Makan di Pangkep, Rabu (10/1/2017).

Di Pangkep, lanjut Husnan, indikasi paham syiah sudah ada, hanya saja penyebarannya masih senyap, sehingga kita butuh kerja ekstra untuk bisa mendeteksi penyebarannya. Karena sulit untuk mendeteksinya.

Kabupaten Pangkep, juga disebut Pangkajene dan Kepulauan, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibukotanya adalah Pangkajene. Kabupaten ini terjadiri dari daratan dan pulau.

Sumber: Harian Amanah
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Militer Myanmar Akui Eksekusi 10 Muslim Rohingya, Begini Caranya

Warga Budha, yang disebutnya marah karena kerabatnya tewas akibat serangan warga Rohingya, ikut menyiksa 10 “tawanan” itu. Mereka menggali kuburan dan memaksa para tawanan masuk ke dalamnya. Sementara pengikut Budha menusuki tubuh mereka. Polisi kemudian mengeksekusi dengan puluhan peluru panas sesudah 10 warga Muslim itu masuk ke liang lahat.

Kamis, 11/01/2018 08:10 0

Iran

Kapal Perang Iran Tabrak Beton, 2 Awak Hilang

Enam awak kapal terjatuh ke laut ketika kapal menabrak. Empat di antaranya berhasil diselamatkan sementara dua sisanya hilang ditelan ombak.

Kamis, 11/01/2018 07:10 0

Pakistan

Pakistan Tangguhkan Kerja Sama Militer dan Intelijen dengan AS

"Kami telah mengatakan selama bertahun-tahun bahwa tetangga kami, Pakistan, menyediakan tempat perlindungan bagi kelompok teroris dan juga mendanai kelompok teroris," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri.

Kamis, 11/01/2018 06:26 1

Turki

Respon Serangan Assad di Idlib, Turki Panggil Dubes Iran dan Rusia

Kementerian Luar Negeri Turki telah memanggil duta besar Rusia dan Iran merespon serangan rezim Bashar Al Assad di Idlib.

Rabu, 10/01/2018 21:01 0

Amerika

Foto: Begini Ganasnya Bencana Tanah Longsor di California

Tanah longsor menutupi permukaan daerah Santa Barbara, California sejak Selasa petang (09/01/2018). Hujan lebat sejak beberapa lalu menjadi pemicu bencana alam ini.

Rabu, 10/01/2018 16:50 1

Turki

Turki kepada Rusia dan Iran: Apa Guna Perundingan Jika Warga Sipil Dibom?

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mendesak Iran dan Rusia untuk mewujudkan tugas sebagai penjamin negara di Suriah dan menghentikan pelanggaran rezim Assad melawan pejuang oposisi moderat di Idlib.

Rabu, 10/01/2018 15:27 0

Amerika

Pasca Kebakaran, California Dilanda Longsor: 13 Tewas

Jika bulan lalu, gempulan asap menutupi ruas-ruas jalan di California, kini justru dipenuhi pepohonan, bebatuan, lumpur dan puing-puing bangunan.

Rabu, 10/01/2018 14:48 1

Pakistan

AS Akan Bekukan Bantuan untuk Pakistan hingga 2 Miliar Dolar

Di tengah hubungan AS dengan Pakistan yang semakin memburuk, pekan lalu ada laporan pada hari Kamis (04/01/2017) bahwa bantuan Washington untuk Islamabad kemungkinan akan dipotong sebesar $ 255 juta hingga $ 400 juta.

Rabu, 10/01/2018 13:53 0

Palestina

Lawan Israel, Brigade Al-Qassam Umumkan Operasi Nablus

Brigade Izzudin Al-Qassam, sayap bersenjata Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengumumkan Operasi Nablus untuk merespon berbagai tindakan Israel terhadap rakyat dan tanah Palestina.

Rabu, 10/01/2018 11:09 0

Iran

Protes Iran: 3700 Demonstran Ditangkap, 5 Tewas Disiksa

Anggota parlemen Iran, Mahmud Shadiqi, Selasa (09/01), mengatakan bahwa sebanyak 3.700 orang telah ditangkap dalam gelombang protes terakhir anti pemerintah di negara itu.

Rabu, 10/01/2018 09:37 0

Close