... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ACT Dorong Masyarakat Indonesia Bantu Palestina

Foto: Presiden ACT, Ahyudin

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin mengimbau kepada masyarakat Indonesia supaya turut andil dalam membantu warga Palestina. Hal tersebut dikatakannya dalam konferensi pers terkait pengiriman bantuan ACT ke Palestina berupa 10.000 ton beras.

“Bangsa Indonesia harus punya peran, serta turut andil dalam membantu tragedi kemanusiaan di Palestina ini,” ujar Ahyudin di kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT), Jakarta Selatan pada Rabu (10/01/2018).

Aksi Cepat Tanggap (ACT) berharap, bantuan masyarakat Indonesia bisa meringankan kesengsaraan yang dialami kaum muslimin di Palestina. Karena sekitar 200.000 keluarga di Palestina saat ini memerlukan bantuan.

“Pasang surut tindakan represif sepihak Israel baik langsung maupun tidak melalui lobi Zionisme, dari tahun ke tahun semakin memperburuk kondisi warga Palestina. Berpuluh tahun, meski berada di tanah airnya sendiri, mereka (Palestina) hidup dalam serba keterbatasan,” ujarnya.

Ahyudin melanjutkan, Palestina adalah salah satu bangsa yang mengakui dan mendukung penuh kemerdekaan Indonesia dahulu. “Yang berupaya sedemikian rupa agar bangsa Indonesia merdeka ketika itu adalah Palestina. Merdekanya bangsa (Indonesia) ini salah satunya berkat support atau dukungan dari mereka,” ucapnya.

Sehingga, sudah menjadi suatu keharusan bagi masyarakat Indonesia untuk membela serta mendukung penuh Palestina agar lepas dari segala bentuk kezaliman yang menimpa mereka saat ini.

Reporter: Afriza
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Sarankan Joshua Minta Maaf

"Sebelum terlambat, yang bersangkutan segera meminta maaf dan menyatakan penyesalan secara terbuka ke publik atas ucapan dugaan penistaan agama tersebut"

Kamis, 11/01/2018 13:00 0

Indonesia

YLBHI: Proyek Menggila, Kelompok Bisnis Bajak Politik Indonesia

Koordinator YLBHI, Arif Yogi mengatakan rezim Joko Widodo semakin memperkuat kekuasaannya. Hal itu dinilai dari beberapa ciri, antara lain kekerasan justru semakin meningkat, terjadi penghalangan kebebasan berekspresi dan menyampaikan berpendapat.

Kamis, 11/01/2018 12:05 1

Artikel

Membersamai Para Penuntut Ilmu di Kota Jeddah

Kami dibuat terkejut ketika hari pertama daurah, seorang yang datang dari Sudan menodongkan pertanyaan, “Apakah Anda dari Jami’ah Islamiyah?” Kami yang belum mengetahui apa itu Jami’ah Islamiyah sempat kebingungan.

Kamis, 11/01/2018 12:01 0

Opini

Remaja Brutal, Tanggung Jawab Siapa?

KIBLAT.NET – Definisi remaja menurut Wikipedia adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja...

Kamis, 11/01/2018 11:23 0

Indonesia

Cegah Paham Syiah, Annas Kabupaten Pangkep Terbentuk

Terbentuknya Annas pangkep, kata Husnan, untuk mencegah dan meminimalisir paham Syiah di Kabupaten Pangkep yang dapat membahayakan generasi.

Kamis, 11/01/2018 09:11 0

Indonesia

Diperlakukan Berbeda, Pengacara Alfian Tanjung Keluhkan Ketatnya Penahanan

Kunjungan kuasa hukum Alfian Tanjung makin dipersulit. Para advokat hanya diperbolehkan untuk menjenguk kliennya pada hari Selasa dan Jumat saja.

Rabu, 10/01/2018 21:58 0

Indonesia

Dark Web, Pusat Kejahatan Dunia Maya yang Sulit Dimonitor

Salah bila masih ada anggapan bahwa tidak bisa 'berselancar' di dunia maya tanpa dideteksi pemerintah.

Rabu, 10/01/2018 21:29 0

Indonesia

Perang di Era Digital Jadi Tantangan Baru bagi Intelijen

Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Ngasiman Djoyonegoro menilai bahwa di era digital ini aneka bentuk kejahatan terus berdatangan.

Rabu, 10/01/2018 21:15 0

Indonesia

Adu Persepsi Locus Delicti Perkara Alfian Tanjung

Adu Persepsi locus delicti Perkara Alfian Tanjung

Rabu, 10/01/2018 21:10 0

Indonesia

Polisi Dinilai Lambat, Umat Diminta Tetap di Koridor Hukum

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Tengku Zulkarnain meminta umat Islam tetap tenang menyikapi guyonan Joshua Suherman dan Ge Pamungkas tentang Islam.

Rabu, 10/01/2018 19:53 1