... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ramai Calon dari TNI-Polri dalam Pilkada, Netralitas Dipertanyakan

Foto: Koordinator Kontras, Yati Andriyani.

KIBLAT.NET, Jakarta – Tahun politik 2018 diramaikan dengan ajang Pilkada serentak di berbagai wilayah Indonesia. Ajang pesta demokrasi tersebut dirusak citranya oleh ketidaknetralan institusi negara utamanya Polri dan TNI, dengan pencalonan para perwira dan jenderal dari kedua institusi yang masih aktif.

Melihat fenomena tersebut, Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Yati Andriyani menilai terjadi kemunduran demokrasi dalam Pilkada tahun ini.

“Kami mempertegas di tahun 2018 ini adanya kemunduran demokrasi dan supermasi. Secara tegas UU Pilkada dan UU TNI dan Polri melarang anggota aktifnya ikut serta dalam Pilkada dan Pemilu, namun kini banyak dilanggar mereka sendiri bahkan cenderung dibanggakan,” ujarnya mewakili KontraS, YLBHI, Imparsial, PERLUDEM dan Elsam.

Fenomena kontestasi anggota TNI-Polri aktif dalam Pilkada 2018 menyimpan sejumlah masalah dan pekerjaan rumah terkait netralitas kedua institusi tersebut. Termasuk agenda demokrasi dan reformasi dalam sektor keamanan dan profesionalisme Polri dan TNI.

“Setidaknya terdapat empat nama jenderal aktif yang mencalonkan diri pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Dua diantaranya telah melanggar, calon di Medan dan di Pilkada Jawa barat. Mereka memanfaatkan instansinya untuk kampanye politik pasif,” ungkap Yati.

Fenomena ini, kata Yati, harus dilihat dan dipantau secara kritis agar agenda tersebut tidak dirusak dan untuk memastikan tidak adanya ‘permainan’ maupun tindakan yang bernuansa politik. Termasuk evaluasi secara kritis kepada parpol yang terkesan gagal mengusung kader dari internal parpol.

BACA JUGA  Setelah Dilaporkan, Kabid Humas Polda Sulteng Sebut Almarhum Qidam Bukan Teroris

“Melihat banyaknya anggota TNI atau Polri mencalonkan diri keikutsertaan dalam Pilkada. Potensi penyalahgunaan wewenang rawan terjadi, sebab jiwa berkuasa semasa (berada) di instansi bisa saja digunakan dalam kompetisi ini,” pungkasnya.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Lawan Israel, Brigade Al-Qassam Umumkan Operasi Nablus

Brigade Izzudin Al-Qassam, sayap bersenjata Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengumumkan Operasi Nablus untuk merespon berbagai tindakan Israel terhadap rakyat dan tanah Palestina.

Rabu, 10/01/2018 11:09 0

Iran

Protes Iran: 3700 Demonstran Ditangkap, 5 Tewas Disiksa

Anggota parlemen Iran, Mahmud Shadiqi, Selasa (09/01), mengatakan bahwa sebanyak 3.700 orang telah ditangkap dalam gelombang protes terakhir anti pemerintah di negara itu.

Rabu, 10/01/2018 09:37 0

Afrika

Bocoran Dokumen AS Sebut Al-Qaidah Afrika Semakin Kuat

Sebuah bocoran dokumen militer yang disusun oleh Lembaga Kajian Perang AS menyebutkan bahwa Organisasi Al-Qaidah tengah menyusun kekuatan besar di wilayah Sahara Maroko. Organisasi tersebut membangun pangkalan militer langsung dan beraliansi dengan gerakan-gerakan jihadis lainnya untuk memperkuat jaringan.

Rabu, 10/01/2018 08:15 0

Palestina

Penduduk Palestina Akan Lampaui Jumlah Warga Israel

Pusat Penelitian dan Konsultasi Al-Zaytouna, yang berbasis di Beirut Lebanon, mengumumkan hasil Laporan Strategis Palestina untuk tahun 2016-2017 dan prospek ke depan.

Rabu, 10/01/2018 06:33 0

Tazkiyah

Kerikil Peredam Murka

Asma ingin meredakan kemarahan kakeknya dan menjadikannya rela dengan apa yang dikerjakan ayahnya. Ia berdiri dan mengambil kerikil-kerikil kecil yang ada di sekitar rumahya

Selasa, 09/01/2018 15:05 0

Konsultasi

Bagaimana Pandangan Ilmiah Soal Air Kencing Unta?

Banyak yang membolehkannya karena ada dalil dari hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Pertanyaanya, apakah benar status hadis tersebut shahih? lalu bagaimana penjelasan ilmiahnya? 

Selasa, 09/01/2018 10:07 0

Arab Saudi

Syaikh Hasan Bukhori Jelaskan Penerapan Ilmu Maqasidus Syariah

Syaikh menerangkan bahwa ilmu maqashidus syariah merupakan salah satu ilmu yang mulia dan termasuk puncak tertinggi dalam ilmu syariah. “Ilmu maqashidus syariah merupakan ilmunya para ulama,” ujar Syaikh Hasan Bukhori dalam kajian di Masjid Firdaus, Bani Malik, Jeddah.

Selasa, 09/01/2018 03:55 0

Video Kajian

Mengapa Minum Air Kencing Unta Dicela?

KIBLAT.NET – Beberapa waktu lalu beredar video Ustadz Bahtiar Nasir (UBN) meminum air kencing unta....

Selasa, 09/01/2018 03:41 0

Palestina

Israel Larang 20 LSM Penentang Penjajahan Masuk Palestina

Israel melarang 20 LSM dari berbagai negara masuk Palestina karena mendukung kampanye yang menentang penjajahan Israel terhadap Palestina, serta mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS).

Senin, 08/01/2018 16:40 0

Video Kajian

Abu Rusydan: Arti Kekuatan Untuk Mendukung Pemikiran

KIBLAT.NET – Abu Rusydan: Arti Kekuatan Untuk Mendukung Pemikiran. Kajian Ustadz Abu Rusydan ini adalah...

Senin, 08/01/2018 16:25 0

Close