... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Syaikh Hasan Bukhori Jelaskan Penerapan Ilmu Maqasidus Syariah

Foto: Ulama Mekkah, Syaikh Hasan Bukhori tengah mengisi kajian maqashidus syariah di Jeddah.

KIBLAT.NET, Jeddah – Para peserta Daurah Ilmiah Internasional ke 14 di Jeddah pada Senin, (08/01) tampak lebih antusias dari biasanya. Pasalnya, sejak Ahad hingga Senin, daurah diisi oleh ulama yang tengah naik daun di Kota Suci Mekkah Al-Mukarromah, Syaikh Dr. Hasan bin Abdul Hamid Bukhori.

Syaikh Hasan Bukhori merupakan anggota Haiah Tadris di Universitas Ummul Quro Mekkah. Ia mengisi kajian bertajuk Tathbiiqat ala Maqashidus Syariah (Implementasi Tujuan Syariah).

Baca juga: MADINA Kirim 16 Delegasi Ikuti Daurah Internasional di Jeddah

Dalam penjelasannya, Syaikh menerangkan bahwa ilmu maqashidus syariah merupakan salah satu ilmu yang mulia dan termasuk puncak tertinggi dalam ilmu syariah. “Ilmu maqashidus syariah merupakan ilmunya para ulama,” ujar Syaikh Hasan Bukhori dalam kajian di Masjid Firdaus, Bani Malik, Jeddah.

Dalam ilmu maqasidus syariah dikenal pembagian ke dalam tiga kategori. Di antaranya ialah daruriyat (primer), haajiyat (sekunder) dan tahsiniyat (tersier). Pada daruriyat terbagi ke dalam lima bagian dan disebutkan berdasarkan urutan dari mulai yang terpenting, yakni penjagaan terhadap agama, penjagaan terhadap jiwa, penjagaan terhadap akal, penjagaan terhadap keturunan/nasab, dan penjagaan terhadap harta.

“Ketika syariat menjaga kelima hal yang daruriyat ini bisa dilihat dari dua sisi. Pertama dari sisi keberadaannya (min jaanibil wujud), dan kedua dari sisi ketiadaannya (min jaanibil adam),” jelas Syaikh Hasan.

BACA JUGA  Saudi Tolak Serahkan Warganya yang Dituduh Terlibat Pembunuhan Khashoggi

Baca juga: Ulama Madinah Tuntaskan Perbedaan Aqidah Ahlusunnah dan Murjiah

Syaikh mencontohkan, dalam penjagaan terhadap agama. Allah SWT mengirimkan para nabi dan rasul untuk menjaga keberlangsungan agama. Dari sisi keberadaannya untuk menjaga ibadah kepada Allah SWT. Untuk menjaga adanya iqomatus syariah, juga untuk menjaga kepentingan umat muslim baik secara lahir maupun batin.

“Setelah Rasul SAW wafat, muncul generasi khulafaur rasyidin. Yang mereka memiliki tujuan untuk menjaga eksistensi tegaknya syariat secara sempurna. Itu penjagaan yang ditinjau dari sisi keberadaannya,” tukasnya.

Sementara dari sisi ketiadaannya, Syaikh menjelaskan adanya pelarangan menjual patung atau mengabadikan orang-orang shalih dalam bentuk lukisan atau ukiran. Pasalnya, hal itu bisa menimbulkan hilangnya penghambaan kepada Allah SWT, sehingga berpaling menjadi penyembahan kepada patung-patung atau berhala.

Secara garis besar, ilmu maqashidus syariah ini merupakan inti dari syariat. Karena muara dari seluruh aturan yang ditetapkan Allah SWT ialah ilmu maqasidus syariah ini untuk menjaga seluruh ketetapan baik yang bersifat kulliyat (global) maupun juziyyat (parsial).

Ilmu maqashid ini sebenarnya sudah dicuplik oleh sebagian ulama besar seperti dalam Kitab Al-Burhan yang ditulis oleh Al-Juwaini, juga Kitab Al-Mustashfa karangan Al-Ghazali, dalam kitabnya Ibn Taimiyyah. Namun As-Syatibi menjadikan ilmu tersebut menjadi satu kesatuan dalam Kitab Al-Muwafaqat. Oleh karena itu, ketika membahas ilmu maqashidus syariah, karya As-Syatibi selalu menjadi rujukan utama.

BACA JUGA  Saudi Tolak Serahkan Warganya yang Dituduh Terlibat Pembunuhan Khashoggi

 

Penulis/Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Mengapa Minum Air Kencing Unta Dicela?

KIBLAT.NET – Beberapa waktu lalu beredar video Ustadz Bahtiar Nasir (UBN) meminum air kencing unta....

Selasa, 09/01/2018 03:41 0

Indonesia

Najiskah Air Kencing Unta? Ini Penjelasan Ahli Fiqh

Pakar ilmu fiqh, DR Zain An-Najah menegaskan bahwa air kencing unta belum tentu najis. Sebab, ternyata para ulama sendiri masih berpeda pendapat.

Senin, 08/01/2018 21:39 0

Indonesia

BK DPD RI Benarkan Sanksi Pemberhentian Sementara Arya Wedakarna

Sanksi berupa surat pemberhentian sementara terhadap anggota DPD dapil Bali, Arya Wedakarna memang benar adanya

Senin, 08/01/2018 21:18 0

Indonesia

Didakwa Pasal UU ITE, Jonru Ajukan Eksepsi

Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Antonius Simbolon pun menyetujui permohonan tersebut dan menyatakan sidang diskors hingga pekan depan.

Senin, 08/01/2018 20:10 0

Indonesia

An Nashr Institute: Pembentukan BSSN Buang-buang Anggaran

Lembaga negara BSSN dinilai hanya bentuk pemekaran birokrasi

Senin, 08/01/2018 19:44 0

Indonesia

Teriakan Takbir Menggema di Sidang Perdana Jonru

Pegiat media sosial, Jon Riah Ukur alias Jonru, hari ini Senin (08/01/2018) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jakarta Timur.

Senin, 08/01/2018 17:33 0

Video Kajian

Abu Rusydan: Arti Kekuatan Untuk Mendukung Pemikiran

KIBLAT.NET – Abu Rusydan: Arti Kekuatan Untuk Mendukung Pemikiran. Kajian Ustadz Abu Rusydan ini adalah...

Senin, 08/01/2018 16:25 0

Indonesia

Fadli Zon: Tugas BSSN Tidak Jelas

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan bahwa Indonesia rentang mengalami serangan siber. Dalam kurun waktu 2017, ada dua ratus juta serangan siber.

Senin, 08/01/2018 15:47 0

Indonesia

Tugas BSSN Bukan Mengurusi Hoax

Keberadaan BSSN telah dirancang sejak 2015 dan fungsinya bukan untuk mengurusi hoax atau konten negatif di internet

Senin, 08/01/2018 15:08 0

Indonesia

BSSN Berpotensi Ditarik-ulur Sesuai Kepentingan Kekuasaan

Ia menilai, BSSN harus bisa mengantisipasi serta mengatasi serangan ransomware seperti ‘Wannacry’ yang sempat bikin heboh tahun 2017 lalu.

Senin, 08/01/2018 14:45 0

Close