... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Saudi Cekal Kerabat Syaikh Salman Al-Audah

Foto: Syaikh Salman al-Audah

KIBLAT.NET, Riyadh – Organisasi pemantau HAM Internasional, Human Right Watch (HRW), Ahad (07/01), melaporkan bahwa Kerajaan Arab Saudi mencekal sebanyak 17 kerabat Syaikh Salman Al-Audah. Ulama tersebut sendiri telah ditahan sejak empat bulan lalu.

Dalam pernyataannya kepada media, HRW mengatakan bahwa informasi itu disampaikan langsung oleh salah satu kerabat Syaikh. Pencekalan ini baru diketahui ketika kerabat Syaikh Al-Audah hendak bepergian ke luar negeri. Petugas pemeriksa paspor mengatakan, tidak boleh bepergian karena alasan tertentu.

Syaikh Al-Audah yang merupakan tokoh Gerakan Kebangkitan ditangkap pada pertengahan September sebagai bagian dari kampanye penangkapan, yang menurut pihak berwenang demi stabilitas negara.

Terkait pencekalan ini, Kepala HRW bagian Timur Tengah, Sarah Leah Whitson mengatakan bahwa Upaya Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mereformasi ekonomi dan masyarakat di Arab Saudi harus digagalkan jika sistem peradilan melanggar aturan hukum melalui penangkapan dan sanksi. Tidak ada pembenaran untuk menghukum kerabat tahanan tanpa menunjukkan bukti sekecil apapun atau tuduhan melakukan pelanggaran.

Whitson menekankan bahwa pihak berwenang Saudi juga belum menyampaikan delik yang dituduhkan kepada Syaikh Al-Audah. Syaikh tidak boleh ditemui. Pihak berwenang hanya membolehkan berbicara kepadanya melalui sambungan telepon, dan itu pun hanya 13 menit.

Kerabat Syaikh Al-Audah menyampaikan bahwa keluarganya itu ditempatkan di sel isolasi padahal belum ada dakwaan.

BACA JUGA  Bin Salman: Jika Dibutuhkan, Arab Saudi Akan Terlibat Opsi Militer di Suriah

Syaikh Al-Audah diduga kuat ditangkap karena cuitannya di Twitter yang mendoakan kelembutan hati antara pemerintah Saudi dan Qatar, yang memanas. Cuitan itu dinilai tidak mendukung pemerintah memblokade Doha.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto Ikut Tanda Tangan Tolak LGBT

Puluhan pemuda dan remaja tergabung dalam Gerakan Penyelamat Generasi bangsa, melakukan Kampanye Aksi 1000 Tanda Tangan Tolak LGBT "Selamatkan Generasi dari Ancaman Virus Lesbian-Gay-Bisexual & Transgander (LGBT)" di anjungan Pantai Losari Makassar, Ahad (07/01/2018).

Ahad, 07/01/2018 19:18 0

Indonesia

Bersihkan Sampah, Ribuan Muslim Bali Padati Pantai Kuta

Ribuan masyarakat Muslim Bali yang tergabung dalam Komunitas Muslim Peduli Bali (KMPB) terjun membersihkan sampah di empat titik pantai di Kabupaten Badung, Bali.

Ahad, 07/01/2018 16:36 2

Indonesia

Kembali Bergerilya, ARSA Serang Militer Myanmar

Setelah sekian lama tak tersiar kabarnya, ARSA kembali bergerilya dan melakukan perlawanan terhadap militer Myanmar di bagian utara Maungdaw, Rakhine.

Ahad, 07/01/2018 14:48 0

Indonesia

Trump Blokade Palestina, PKPU Kirim 2.000 Paket Makanan ke Gaza

PKPU Human Initiative (HI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama mitra lokal mendistribusikan sekitar 2.000 paket makanan ke Rumah Sakit (RS) Dar Al Shifa serta RS Indonesia yang berada di Gaza Utara, Palestina.

Ahad, 07/01/2018 12:51 0

Indonesia

Gubernur Anies Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menghadiri acara Reuni Akbar Pesantren Islam Al-Irsyad yang digelar di asrama haji Pondok Gede, Bekasi.

Ahad, 07/01/2018 08:43 0

Indonesia

Aa Gym di Hadapan Kemenag: Evaluasi Diri dengan Menyempurnakan Akhlak

Kementerian Agama menggelar zikir dan doa untuk bangsa dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bakti ke-72. Pendiri Ponpes Darut Tauhid, Abdullah Gymnastiar ikut hadir dalam acara ini.

Ahad, 07/01/2018 07:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: 72 Bidadari

Salah satu metode agama dalam mendorong pengikutnya atau anggotanya untuk menaati norma-norma aturannya di antaranya yaitu dengan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment).

Ahad, 07/01/2018 07:00 0

Indonesia

Politik di Indonesia Dinilai Berlebihan

Gejaolak yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini dinilai karena politik menentukan apa saja

Sabtu, 06/01/2018 23:54 0

Indonesia

Mahasiswa Diharapkan Makin Bersatu di Tahun 2018

"Melihat fenomena politik hari ini seharusnya menjadikan mahasiswa semakin bersatu untuk gerakan mahasiswa dan membangun visi bersama untuk Indonesia"

Sabtu, 06/01/2018 21:51 0

Indonesia

Komisi III: BSSN untuk Bungkam Penyuara Kebenaran

"Pertanyaannya, untuk apa? Kewenangan ini diarahkan untuk siapa?"

Sabtu, 06/01/2018 08:20 0

Close